Berita Terbaru
BAZNAS Lebak Perkuat Digitalisasi, Ikuti Rapat Kerja Teknis di Asrama Haji
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menunjukkan komitmennya dalam akselerasi digital pengelolaan zakat dengan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) IT 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari (26-27 November 2025) ini diikuti oleh para pimpinan dan amil pelaksana (operator SIMBA) dari BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Wakil Ketua IV BAZNAS Lebak, KH. Didin Abdulatif,S.Hi.,M.Pd yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia BAZNAS Lebak dalam mengoperasikan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan aplikasi digital lainnya.
"Di tengah tuntutan transparansi dan kemudahan layanan, pemanfaatan IT menjadi kunci. Kegiatan ini kami manfaatkan untuk meng-upgrade kemampuan teknis kami, terutama dalam integrasi data, pelaporan, dan pengamanan sistem," ujar Samsudin.
Fokus utama dari rapat teknis kali ini meliputi:
Penerapan SIMBA terbaru untuk integrasi data nasional yang lebih akuntabel.
Penguatan sistem keamanan siber dalam rangka menjaga amanah data Muzaki dan Mustahik.
Optimalisasi kanal digital untuk mempermudah masyarakat Lebak menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
BAZNAS Lebak berharap, hasil dari rapat teknis ini dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Lebak untuk menjadikan pengelolaan zakat semakin modern, transparan, dan berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan Mustahik.
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Lebak
Zakat Dana Pensiun: Panduan Hukum, Manfaat, dan Langkah Menghitungnya
Kewajiban Zakat Dana Pensiun dalam Pandangan Islam Zakat dana pensiun telah menjadi topik signifikan bagi pekerja muslim modern. Seiring dengan perkembangan sistem keuangan dan peningkatan penerima manfaat pensiun, pemahaman yang jelas mengenai hukum, manfaat, dan perhitungan zakat dana pensiun sangat penting. Artikel ini memberikan penjelasan menyeluruh mengenai aplikasi syariat zakat dana pensiun dan cara perhitungannya. Para ulama kontemporer telah membahas zakat dana pensiun karena biasanya dana itu diterima setelah seseorang pensiun dari bekerja. Konsensus ulama adalah bahwa zakat dana pensiun menjadi wajib saat nisab dan haul terpenuhi seperti pada zakat mal. Meskipun diterima setelah pensiun, zakat dana pensiun tetap menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Beberapa ulama menyamakan zakat dana pensiun dengan zakat penghasilan karena keduanya berasal dari upah atau hasil kerja seseorang. Zakat dana pensiun dapat dikeluarkan setiap kali penerima menerima pencairan bulanan dari lembaga dana pensiun atau setelah dana terkumpul selama satu tahun, menurut pendapat lain. Fatwa dari lembaga zakat seperti MUI dan lembaga zakat internasional menjelaskan bahwa zakat dana pensiun setara dengan zakat profesi. Zakat dana pensiun dinilai dari manfaat yang diterima penerima pensiun, bukan dari waktu pengumpulan dana saat masih bekerja, sehingga memiliki dasar syar'i yang kuat. Ulama menegaskan bahwa zakat dana pensiun tetap wajib meskipun diterima pada usia lanjut, selama bisa digunakan kapan saja setelah menjadi milik penuh. Ini menunjukkan pentingnya zakat dana pensiun dalam pengelolaan harta pensiun seorang muslim. Kesimpulannya, zakat dana pensiun wajib dikeluarkan jika memenuhi syarat kepemilikan, nisab, dan mempertahankan selama satu haul. Memahami hukum zakat dana pensiun adalah langkah penting agar harta pensiun tetap bersih dan penuh keberkahan. Manfaat Zakat Dana Pensiun untuk Penerima dan Muzaki Zakat dana pensiun memberikan manfaat besar bagi muzaki. Pada masa pensiun, harta yang diterima menjadi sumber utama kehidupan, sehingga menunaikan zakat dana pensiun akan memberikan keberkahan atas harta tersebut. Dengan membayar zakat dana pensiun, seorang muslim menjaga kebersihan harta dari yang tidak baik. Bagi mustahik, zakat dana pensiun merupakan wujud kepedulian yang sangat berarti. Meskipun diterima oleh pensiunan, zakat dana pensiun tetap dapat menjadi sumber bantuan bagi yang membutuhkan, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan modal usaha kecil. Zakat dana pensiun juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Dengan membayar zakat dana pensiun, para pensiunan secara tidak langsung membantu mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat, sehingga zakat dana pensiun menjadi penghubung antara sesama muslim. Secara spiritual, zakat dana pensiun membersihkan jiwa dari sifat kikir. Dengan membayar zakat dana pensiun, seseorang berlatih ikhlas dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT, menjaga hati tetap lembut dan penuh empati terhadap sesama. Zakat dana pensiun juga memperkuat lembaga zakat dalam menjalankan program pemberdayaan. Semakin banyak pensiunan yang membayar zakat dana pensiun, semakin banyak manfaat yang dapat disalurkan kepada masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Cara Menghitung Zakat Dana Pensiun Perhitungan zakat
BERITA21/11/2025 | Humas
Takut Dinilai saat Berusaha Berubah? Temukan Cara untuk Mendapat Dukungan dari Perspektif Islam
Ingin Berubah Tanpa Takut Dihakimi: Langkah-Langkah Kecil Menuju Peningkatan Diri Menginginkan perubahan menjadi pribadi yang lebih baik adalah hal yang lumrah, namun seringkali rasa takut akan dipandang negatif oleh orang lain menghambat langkah-langkah menuju perbaikan itu. Dalam perspektif Islam, perubahan itu bernilai besar di sisi Allah. Seperti yang dikatakan dalam Al-Qur'an (QS. Ar-Ra'd: 11), bahwa Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai mereka merubah diri sendiri. Takut dinilai oleh orang lain adalah hal yang manusiawi, namun jika berlebihan, hal itu bisa menjadi penghalang utama dalam proses hijrah. Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa setiap manusia pasti berbuat kesalahan, namun yang terbaik adalah yang bertaubat (HR. Tirmidzi). Oleh karena itu, tidak perlu menunggu kesempurnaan untuk mulai berubah, karena semua orang memulai dari nol. Fokus pada penilaian Allah, bukan penilaian manusia, adalah kunci dalam proses perubahan diri. Rasulullah SAW menyatakan bahwa Allah melihat hati dan amal seseorang, bukan rupa atau harta mereka (HR. Muslim). Jadi, jangan terpengaruh oleh penilaian manusia yang tidak menentukan apa pun di hadapan Allah. Dalam agama Islam, perubahan tidak harus besar, yang penting adalah konsistensi. Rasulullah SAW menyatakan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten meskipun kecil (HR. Bukhari). Mulailah dengan hal-hal sederhana seperti shalat tepat waktu, mengurangi dosa digital, membaca Al-Qur'an, menjaga lisan, dan memperbanyak istighfar. Komentar negatif dari orang lain seharusnya dianggap sebagai ujian, bukan penghalang. Allah menegaskan dalam Al-Ankabut: 2 bahwa manusia tidak akan dibiarkan berkata 'Kami beriman' tanpa diuji. Jadi, jadikan komentar negatif sebagai tanda bahwa kita sedang naik level dalam perbaikan diri. Engkau berhak menjadi versi terbaik dari dirimu. Ibnu Taimiyyah menyatakan bahwa keikhlasan adalah kekuatan terbesar seorang hamba. Jadi, ikhlaslah dalam setiap langkah perubahan untuk Allah, dan jangan biarkan omongan manusia menghalangi langkahmu. Takut dinilai dan dikomentari adalah hal yang wajar, namun jangan biarkan hal itu menghentikan langkahmu menuju perbaikan diri. Islam mendukung setiap individu yang ingin memperbaiki diri, meskipun dengan langkah-langkah kecil. Mulailah dari hal-hal sederhana, jaga niat tetap ikhlas, dan fokus pada penilaian Allah. Karena pada akhirnya, hanya penilaian-Nya yang benar-benar penting.
BERITA21/11/2025 | indri irmayanti
Wajib Memenuhi Persyaratan untuk Menunaikan Zakat
Zakat merupakan salah satu pilar utama dalam agama Islam yang mewajibkan individu yang mampu untuk memberikan sebagian harta kepada yang membutuhkan. Individu yang diwajibkan untuk menunaikan zakat disebut sebagai "Muzaki". Hal ini dilihat sebagai tanda ketaatan spiritual dan tanggung jawab sosial yang harus dipenuhi setelah mencapai batas tertentu. Syarat umum bagi individu yang wajib menunaikan zakat, juga dikenal sebagai syarat Muzaki, antara lain: 1. Zakat merupakan ibadah yang diwajibkan hanya bagi pemeluk agama Islam. 2. Mayoritas ulama sepakat bahwa kewajiban menunaikan zakat dibebankan kepada individu Muslim yang sudah baligh dan berakal. 3. Kewajiban zakat hanya berlaku bagi individu yang berstatus merdeka. Adapun jenis-jenis zakat yang wajib ditunaikan oleh Muzaki meliputi: 1. Zakat Fitrah: Wajib bagi setiap individu Muslim yang masih hidup hingga akhir Ramadan. 2. Zakat Maal (Harta): Wajib dikeluarkan dari berbagai jenis harta. Menjadi seorang Muzaki dianggap sebagai sebuah kehormatan dan bukti ketaatan finansial yang secara langsung memberikan dampak positif bagi delapan golongan penerima, yang dikenal sebagai Mustahik. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Islam. [Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs kami tentang Syarat Wajib Menunaikan Zakat.](/SyaratWajibMenunaikanZakat/)
BERITA21/11/2025 | Humas
BAZNAS TANGGAP BENCANA LEBAK SALURKAN BANTUAN UNTUK PESANTREN YANG TERBAKAR DI RANGKASBITUNG
Rangkasbitung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui unit Baznas Tanggap Bencana (BTB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan keagamaan. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Mubarokah yang mengalami kebakaran di Kampung Tenjolaut, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung.
Insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan salah satu bangunan pesantren, termasuk fasilitas belajar santri. Melihat kondisi tersebut, Baznas Lebak bergerak cepat memberikan bantuan berupa kebutuhan logistik dan perlengkapan darurat untuk mendukung para santri agar tetap bisa menjalani kegiatan belajar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan rasa keprihatinan sekaligus komitmen Baznas untuk mendampingi lembaga pendidikan terdampak bencana.
“Pesantren adalah benteng moral dan pusat pendidikan akhlak bagi generasi. Ketika musibah terjadi, maka hadirnya Baznas bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi memberikan penguatan agar pesantren tetap bangkit dan kuat,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarokah, Kiai Ajiji, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian Baznas.
“Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan hadirnya Baznas. Musibah ini cukup berat bagi kami, namun alhamdulillah melalui bantuan ini kami merasa tidak sendiri. Semoga menjadi keberkahan bagi para muzaki,” ujar Kiai Ajiji.
Sementara itu, Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Lebak, Hadi Priyatna, menegaskan bahwa BTB akan terus hadir dalam setiap kondisi kedaruratan.
“Kami bergerak cepat sejak laporan masuk. Prinsip kami adalah sigap, cepat, dan tepat sasaran. InsyaAllah BTB Baznas Lebak akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam kondisi bencana apa pun,” jelas Hadi.
Selain bantuan logistik awal, Baznas Lebak juga tengah melakukan asesmen lanjutan untuk kemungkinan dukungan pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan sarana belajar pesantren.
Baznas Lebak mengajak masyarakat untuk turut bersinergi dalam membantu pemulihan pesantren melalui jalur zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan profesional.
BERITA30/10/2025 | Humas Baznas Lebak
Rumah Layak Huni dari Baznas Lebak, Hadirkan Senyuman untuk Mustahik
Lebak – Senyum haru dan bahagia terpancar dari wajah Pak Imam, seorang kakek lansia di Kampung Cibama, Desa Cirompang, Kecamatan Sobang. Ia kini bisa merasakan tinggal di rumah yang layak huni berkat program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) Kabupaten Lebak.
Program RLHB ini hadir untuk memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan bermartabat bagi para mustahik yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Ketua Baznas Lebak, KH. Wawan Gunawan, menegaskan bahwa RLHB merupakan bagian penting dari komitmen Baznas dalam pendistribusian zakat yang tepat sasaran. “Tujuan utama dari Rumah Layak Huni ini adalah memastikan bahwa mustahik, khususnya kaum dhuafa dan lansia, dapat hidup lebih layak. Kami tidak ingin ada masyarakat Lebak yang terus tinggal di rumah yang hampir roboh atau tidak layak huni. Zakat harus bisa menjawab kebutuhan mendasar umat, salah satunya tempat tinggal,” jelasnya.
Ia menambahkan, alasan pemilihan lansia seperti Pak Imam adalah karena kelompok ini termasuk yang paling rentan. Sebagai mustahik prioritas dalam program pengentasan kemiskinan. “Lansia sering kali tidak lagi mampu bekerja, sementara kebutuhan dasar tetap harus terpenuhi. Karena itu, Baznas Lebak memprioritaskan mereka agar bisa hidup lebih tenang dan nyaman di hari tua,” tambah KH. Wawan.
Lebih lanjut, ia menegaskan peran Baznas bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun kepercayaan umat. Terutama dalam kepercayaan muzzaki . “Peran kami adalah memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan muzakki benar-benar tersalurkan sesuai syariat dan membawa manfaat besar. Komitmen Baznas Lebak jelas: zakat harus berdampak, zakat harus menghadirkan perubahan, dan zakat harus mampu menghadirkan senyuman bagi mustahik,” tegasnya.
Pak Imam sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat senang sekali. Dulu rumah saya bocor, rapuh, dan tidak layak ditinggali. Sekarang, berkat bantuan Baznas, saya bisa tinggal di rumah yang kokoh dan nyaman. Semoga Allah membalas kebaikan para muzakki dan pengurus Baznas,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal serupa juga disampaikan Muhammad soleh, perwakilan dari Pemerintah Desa Cirompang. “Kami melihat langsung kondisi Pak Imam sebelum dibangunkan rumah. Sangat memprihatinkan. Dengan adanya RLHB ini, warga kami benar-benar terbantu. Kami apresiasi tinggi atas langkah nyata Baznas Lebak yang peduli pada masyarakat kecil,” tuturnya.
Program Rumah Layak Huni Baznas Lebak diharapkan terus berjalan dan diperluas ke berbagai kecamatan lain. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Baznas Lebak berkomitmen menghadirkan lebih banyak senyuman bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA24/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Sinergi Baznas Banten dan Baznas Lebak: Distribusi Z-Mart Dorong Ekonomi Umat
Lebak – Upaya pemberdayaan ekonomi umat terus diperkuat melalui program Z-Mart, sebuah gerakan ekonomi kerakyatan berbasis warung kecil yang digagas oleh Baznas. Kali ini, Baznas Provinsi Banten berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Lebak dalam mendistribusikan paket bantuan Z-Mart kepada para mustahik di Kabupaten Lebak.
Distribusi ini dilaksanakan 2 lokasi , atas nama Bu eha Kp. Pasir tariti Kel. Rangkasbitung Timur Kec. Rangkasibitung dan Bapak Halim di Kp. Barambang Desa Jatimulya Kec. Rangkasbitung.
Wakil Ketua II Baznas Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, menegaskan bahwa Z-Mart hadir sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga mustahik. “Program Z-Mart bukan sekadar memberi bantuan modal usaha, tapi membangun kemandirian. Kami ingin para mustahik naik kelas, dari penerima zakat menjadi muzakki di masa depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III Baznas Lebak, H. Eri Rahmat, menyampaikan bahwa sinergi ini akan terus beranjut , dalam program program pemberdayaan yang ada di baznas. “Baznas Lebak berkomitmen mendampingi para penerima manfaat Z-Mart. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga memberi bimbingan usaha, monitoring, serta memastikan warung yang dibantu bisa berkembang dan menjadi pusat ekonomi keluarga,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Bu Eha, mengaku sangat terbantu dengan adanya Z-Mart. “Alhamdulillah, saya merasa bersyukur sekali. Bantuan ini membuat warung kecil saya semakin lengkap. Semoga usaha saya bisa maju dan rezekinya berkah,” tuturnya dengan haru.
Senada, penerima lainnya, Pak Halim, menuturkan rasa bahagianya karena bantuan yang diberikan oleh baznas sangat membantu perekonomian keluarga juga meneruskan usahanya. “Saya sebelumnya sering kesulitan menambah barang dagangan. Dengan adanya Z-Mart, saya bisa menambah stok dan insyaAllah usaha jadi lebih lancar. Terima kasih Baznas,” katanya.
Program Z-Mart ini diharapkan dapat memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak. Dengan sinergi antara Baznas Provinsi Banten dan Baznas Lebak, langkah nyata pemberdayaan umat semakin kokoh dan berkelanjutan.
BERITA19/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Lebak Ikuti Evaluasi Semester I 2025 dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
Serang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak mengikuti kegiatan Evaluasi Semester I Tahun 2025 dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026 yang digelar Baznas Provinsi Banten. Di Hotel Lynn kota Serang pada 15 - 17 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas perencanaan, serta menyusun strategi pengumpulan dan pendayagunaan zakat agar lebih optimal. Sekretaris Baznas Kabupaten Lebak, Samsudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai sarana evaluasi sekaligus pembelajaran untuk meningkatkan kinerja Baznas ke depan. "Alhamdulillah, kami bisa mengikuti evaluasi semester pertama 2025 ini.
Banyak hal yang bisa kami petik, terutama terkait penyusunan perencanaan tahun 2026 agar lebih matang. Kegiatan ini juga memberikan gambaran posisi Baznas Lebak di tingkat provinsi, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, maupun pengelolaan dana amil," ungkap Samsudin. Rangkuman Hasil Evaluasi Kabupaten Lebak Berdasarkan dokumen Evaluasi Perencanaan 2025 yang disampaikan, berikut beberapa poin penting terkait kinerja Baznas Lebak: Perencanaan Sudah memiliki Renstra dan RKAT, mengacu pada Renstra Baznas RI serta RPJMD/RKPD. Terlibat dalam forum perencanaan pemerintah daerah, meski umumnya masih sebagai peserta. Kendala utama: keterbatasan SDM perencanaan dan minimnya bimbingan teknis. Pengumpulan ZIS-DSKL Capaian Semester I 2025 mencapai 63,21% dari target, termasuk yang tertinggi di Banten setelah Tangsel dan Kota Tangerang.
Kanal utama berasal dari UPZ, sementara kontribusi retail dan digital masih perlu ditingkatkan. Pendistribusian dan Pendayagunaan Secara umum, capaian penyaluran zakat di Banten baru 52,67% dari target. Fokus distribusi di Lebak perlu diperkuat agar seimbang dengan capaian pengumpulan. Data Mustahik Mayoritas mustahik di Lebak berasal dari kalangan buruh (58,1%) dan pedagang (29,6%). Data ini menggambarkan kerentanan ekonomi masyarakat karena dominasi sektor informal dan pekerja harian. Dana Amil & Operasional Capaian penerimaan dana amil relatif baik, yakni 69,54% dari target, termasuk yang tertinggi di Banten. Isu Strategis Tantangan utama: keterbatasan SDM, kurangnya sosialisasi program prioritas, serta perlunya strategi pengumpulan di kanal digital. Diperlukan penguatan distribusi dan optimalisasi pendayagunaan untuk pengentasan kemiskinan.
Harapan untuk Perencanaan ke Depan Samsudin menambahkan, hasil evaluasi ini akan menjadi acuan Baznas Lebak dalam memperbaiki perencanaan dan meningkatkan kinerja di semester berikutnya. "Kami berharap dengan adanya bimtek ini, penyusunan dokumen perencanaan 2026 bisa lebih terarah. Tantangan seperti SDM yang terbatas, kanal digital yang belum optimal, hingga penguatan distribusi akan kami jawab dengan strategi yang lebih fokus. Prinsip kami adalah menjaga amanah muzaki agar zakat benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi mustahik," tegasnya.
Melalui evaluasi ini, Baznas Lebak berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak.
BERITA16/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Tanggap Bencana Lebak Tingkatkan Kapasitas Lewat Pelatihan SAR di Bogor
Bogor – Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Hal ini ditandai dengan partisipasi aktif dalam Pelatihan Search and Rescue (SAR) yang digelar di Bogor pada akhir pekan lalu.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai daerah di Banten, termasuk perwakilan dari Lebak. Kegiatan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda yang padat, mulai dari materi di ruang kelas hingga praktik lapangan langsung di lokasi yang telah disiapkan oleh instruktur.
Koordinator BTB Lebak, Hadi Priyatna, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan relawan yang profesional dan terlatih.
"Wilayah Lebak memiliki risiko bencana cukup tinggi, seperti banjir, tanah longsor, hingga potensi gempa bumi. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan SAR ini sangat penting agar relawan kami lebih siap, sigap, dan mampu memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat terdampak," ungkap Hadi.
Rangkaian Kegiatan Pelatihan
Pelatihan SAR di Bogor ini menghadirkan instruktur profesional dari lembaga penyelamatan dan penanggulangan bencana. Adapun materi yang diberikan meliputi:
Dasar-Dasar SAR – pengenalan sistem operasi penyelamatan, peran relawan, serta koordinasi dengan instansi terkait.
Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) – teknik dasar memberikan bantuan medis sebelum tenaga kesehatan tiba.
Teknik Pencarian dan Evakuasi Korban – cara melakukan pencarian di medan terbuka maupun tertutup, serta evakuasi korban dengan aman.
Penggunaan Peralatan SAR – simulasi penggunaan tandu, tali-temali, hingga peralatan penyelamatan di air.
Simulasi Lapangan – praktik nyata di medan latihan, mulai dari pencarian korban hilang hingga evakuasi korban bencana.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi manajemen posko bencana dan psikososial kebencanaan, yang menekankan pentingnya pendampingan mental bagi para penyintas.
Hadi Priyatna menegaskan, pelatihan ini bukan hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga mempererat kerja sama antarrelawan Baznas se-Banten. “Relawan tidak bisa bekerja sendiri, harus ada sinergi. Melalui pelatihan ini, kami belajar koordinasi yang lebih baik, sehingga saat diterjunkan ke lokasi bencana bisa lebih efektif,” jelasnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa BTB Lebak akan terus melakukan penguatan SDM melalui pelatihan berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun provinsi. “Kami ingin relawan Baznas benar-benar siap kapan saja, karena bencana tidak pernah bisa diprediksi. Dengan pelatihan ini, prinsip kami jelas: cepat, tepat, dan selamat dalam melayani masyarakat,” tegas Hadi.
BERITA12/09/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Berbagi Keceriaan, bersama Anak-anak Yatim
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak kembali menggelar kegiatan penuh makna melalui program “Berbagi Keceriaan” dengan menghadirkan 85 anak yatim dari 17 sekolah di Kecamatan Maja, Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Warunggunung, Cileles, dan Cikulur.
Berbeda dari kegiatan sebelumnya, kali ini Baznas Lebak mengajak anak-anak yatim bermain bersama di arena hiburan anak Sultan Let’s Play. Suasana keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang tampak gembira menikmati berbagai wahana permainan, canda, dan kebersamaan.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang utuh bagi anak-anak yatim.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan keceriaan dan menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak yatim. Mereka adalah amanah umat yang harus kita jaga, kita bahagiakan, dan kita dukung. Semoga apa yang diberikan hari ini bisa menambah motivasi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, setiap anak juga menerima paket berisi tas sekolah, perlengkapan alat tulis, dan uang saku. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan mereka dalam menempuh pendidikan.
Salah satu anak yatim yang ikut serta, Hafiz, mengungkapkan rasa senangnya. “Saya sangat senang sekali bisa ikut bermain di sini bersama teman-teman. Terima kasih Baznas Lebak sudah kasih tas, alat sekolah, dan uang saku. Rasanya bahagia sekali,” ucap Hafiz sambil tersenyum.
Kegiatan yang dikemas penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat bukan hanya secara material, tetapi juga secara emosional dengan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Baznas Lebak menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program-program yang menyentuh langsung kehidupan mustahik, termasuk perhatian khusus bagi anak yatim sebagai bagian dari upaya mencetak generasi penerus yang tangguh dan berakhlak mulia.
BERITA09/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Lebak Salurkan Paket Keluarga Bahagia untuk Nenek Rumi
LEBAK – Baznas Kabupaten Lebak kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan Paket Keluarga Bahagia kepada Nenek Rumi (70), warga Kampung Margamulya, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, kamis 4 September 2025.
Nenek Rumi hidup dalam keterbatasan bersama dua anaknya, Anas (30) yang lumpuh, dan Madhafi (22) yang merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Sejak ditinggal wafat sang suami tiga tahun lalu, ia berjuang seorang diri di rumah yang sudah rapuh dan tak layak huni.
Paket bantuan yang disalurkan Baznas Lebak diharapkan dapat meringankan beban hidup yang selama ini dijalani dengan penuh kesabaran oleh Nenek Rumi.
Sudirman, selaku pelaksana pendistribusian Baznas Lebak, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian lembaga kepada masyarakat dhuafa yang membutuhkan uluran tangan.
“Baznas Lebak akan terus hadir untuk masyarakat yang sedang dalam kesulitan. Kami berharap bantuan ini bisa memberi sedikit kebahagiaan untuk Ibu Rumi dan keluarganya,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Nenek Rumi menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian Baznas Lebak.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Baznas. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan anak-anak,” ucapnya haru.
Melalui program Paket Keluarga Bahagia, Baznas Lebak berkomitmen terus menebar kepedulian dan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa, yatim, dan janda tua yang selama ini berjuang sendirian.
1.
BERITA04/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Lebak Gelar Kaji Dampak Zakat, Pastikan Zakat Tepat Sasaran
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Kaji Dampak Zakat sebagai upaya memastikan bahwa penyaluran zakat benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi para mustahik. Pelaksanaan kaji dampak ini terdiri dari 50 mustahik dan sunsus 50 mustahik.
Sekretaris Baznas Kabupaten Lebak, Samsudin, dalam wawancara menyampaikan bahwa kajian ini menjadi langkah penting untuk mengevaluasi sejauh mana program zakat yang telah dijalankan mampu memberikan perubahan dalam kehidupan penerima manfaat.
"Zakat bukan hanya soal distribusi, tetapi juga bagaimana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui kaji dampak ini, kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan oleh para muzaki benar-benar bermanfaat, memberdayakan, dan mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Lebak," ungkap Samsudin.
Ia menambahkan, hasil kajian ini juga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program Baznas ke depan, sehingga penyaluran zakat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan mustahik.
"Kami berkomitmen agar zakat tidak hanya habis untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga bisa diarahkan pada program produktif yang memberdayakan. Dengan begitu, mustahik tidak selamanya bergantung pada bantuan, melainkan bisa tumbuh menjadi muzaki di masa depan," tambahnya.
Kegiatan kaji dampak ini melibatkan relawan baznas lebak, guna melatih agar belajar soal edukasi zakat dan dampak zakat.
“ kami melibatkan relawan dalam proses survey ke lapangan , dengan jumlah 5 orang untuk kaji dampak 50 Mustahik BAZNAS Lebak terutama dalam program pendayagunaan.
Menutup keterangannya, Samsudin menegaskan, “Zakat adalah amanah umat. Baznas Lebak akan terus menjaga kepercayaan itu dengan memastikan setiap rupiah yang dititipkan benar-benar sampai dan berdampak bagi yang membutuhkan. Karena zakat bukan hanya angka, tetapi juga harapan untuk kehidupan yang lebih baik.”
BERITA01/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Pengajian Ulama Umaro Kabupaten Lebak: Wujud Kepedulian Bersama untuk Yatim dan Palestina
Lebak, 17 Juli 2025 — Dalam semangat bulan Muharam yang penuh makna, BAZNAS Kabupaten Lebak menggelar kegiatan “Pengajian Ulama Umaro Tingkat Kabupaten Lebak” pada Kamis malam, 21 Muharram 1447 H atau 17 Juli 2025 M. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, BAZNAS Kabupaten Lebak, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak.
Mengusung tema “Cahaya Muharam Untuk Ananda Yatim dan Palestina”, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya anggota DPRD dan FORKOPIMDA Kabupaten Lebak. Hadir pula Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Ir. H. Amir Hamzah, M.Si, yang memberikan apresiasi atas sinergi dalam memperingati Muharam dengan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial.
Acara yang dimulai ba’da Isya pukul 20.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan KH. Ajat Sudrajat, Pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Muta’allimin Cilukut, sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan empati terhadap anak yatim, serta mendoakan keselamatan dan kemerdekaan bagi saudara-saudara di Palestina.
Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, S.Sos, yang juga berkesempatan menyerahkan paket santunan secara langsung kepada ananda yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut. Santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan amanah para muzakki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di bulan penuh berkah.
Kegiatan “Pengajian Ulama Umaro” ini menjadi wadah silaturahmi antara ulama, umaro, dan masyarakat, serta wujud nyata komitmen bersama dalam menghadirkan keberkahan, kepedulian, dan keadilan sosial melalui momentum suci bulan Muharam.
BERITA17/07/2025 | Mumu Nazmudin
Peresmian Rumah Layak Huni BAZNAS untuk Keluarga Mukri di Girijagabaya
Lebak, 26 Juni 2025 — BAZNAS Kabupaten Lebak resmi meresmikan salah satu rumah penerima manfaat Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), milik keluarga Mukri, warga Kampung Eunyay, Desa Girijagabaya, Kecamatan Muncang. Acara dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Lebak bersama jajaran, sebagai wujud komitmen lembaga dalam peningkatan kesejahteraan mustahik setempat.
Keluarga Mukri, yang sehari-harinya bekerja sebagai penggembala kerbau, sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni. Ia memiliki lima anak, yang satu di antaranya mengalami gangguan mental sehingga membutuhkan perhatian khusus. Kondisi rumah yang serba kekurangan semakin memperberat tantangan hidup mereka.
Program RLHB merupakan salah satu dari tujuh program prioritas BAZNAS RI yang juga telah berhasil membangun atau merenovasi ribuan rumah mustahik di berbagai provinsi, termasuk Banten. Pada tahun ini, BAZNAS menargetkan pembangunan 1.520 rumah di 13 provinsi, lewat sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah.
Ketua BAZNAS Lebak menyampaikan dalam sambutannya bahwa peresmian ini menandakan perhatian nyata BAZNAS terhadap kelompok masyarakat yang paling rentan. “Alhamdulillah hari ini kita dapat meresmikan rumah Bapak Mukri, sekalipun dengan jumlah penerima masih terbatas, tapi ini awal penting menuju peningkatan kualitas hidup,” ujarnya.
Peresmian turut dimeriahkan oleh jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Lebak dan perwakilan desa setempat. Mereka menyaksikan simbolis penyerahan kunci rumah, sekaligus memberikan motivasi kepada keluarga Mukri untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas dengan sebaik-baiknya.
BAZNAS Lebak juga mengajak donatur dan masyarakat luas untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. "Dengan dukungan masyarakat, semoga lebih banyak keluarga seperti keluarga Mukri bisa merasakan manfaat," tambah Ketua BAZNAS Lebak.
BERITA26/06/2025 | Mumu Nazmudin
Bupati Lebak Hadiri Penyaluran Bantuan BAZNAS untuk Pasutri Yuyun dan Husen yang Hidup dalam Kondisi Memprihatinkan
Warunggunung, 20 Juni 2025 — BAZNAS Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pasangan suami istri, Yuyun Sri Wahyuni dan Mohammad Husen, warga Kampung Pertelon, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Lebak, H. M. Hasbi Asyidiki Jayabaya, beserta jajaran pemerintah daerah.
Pasangan ini hidup dalam kondisi serba keterbatasan. Walaupun tinggal tak jauh dari pusat Kota Rangkasbitung, mereka menghadapi kesulitan ekonomi yang berat. Kondisi kian memprihatinkan karena sang suami, Mohammad Husen, tidak dapat bekerja akibat cedera kepala yang dialaminya saat pergi ke kebun.
Bupati Lebak menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas kondisi yang dialami keluarga tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Ini bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menangani persoalan sosial masyarakat. Saya berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup Bu Yuyun dan Pak Husen,” ungkap Bupati Hasbi di lokasi penyaluran.
BAZNAS Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan dana tunai, hasil dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki. Bantuan ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi keluarga penerima dalam menghadapi kondisi sulit.
BAZNAS juga mengajak masyarakat luas untuk terus mendukung program-program kemanusiaan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh mereka yang hidup dalam keterbatasan.
BERITA20/06/2025 | Mumu Nazmudin
Kebakaran di Banjarsari, BTB BAZNAS Lebak Turun Langsung Salurkan Santunan
Lebak (14 Juni 2025) — Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak turun langsung ke lokasi kejadian kebakaran yang terjadi di Kecamatan Banjarsari pada Sabtu (14/6/2025).
Berdasarkan laporan, peristiwa kebakaran terjadi akibat korsleting listrik dan melanda 1 (satu) rumah milik Bapak Suria di Kampung Warungsugan Pasar, RT 07/RW 02, Desa Cilegongilir, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Akibat kejadian tersebut, kondisi rumah rusak berat. Untungnya, tidak ada korban jiwa, dan keluarga korban saat ini dievakuasi sementara ke rumah kerabat terdekat.
Tim BTB BAZNAS Lebak segera turun ke lapangan untuk melakukan asesmen, koordinasi, dan memberikan dukungan awal demi meringankan beban keluarga yang terdampak.
BERITA14/06/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS dan BKKBN Banten Kolaborasi Distribusikan Daging Qurban untuk Keluarga Berisiko Stunting di Lebak
Rangkasbitung (9 Juni 2025) – Dalam rangka meningkatkan gizi keluarga prasejahtera, khususnya ibu hamil dan keluarga berisiko stunting, BAZNAS Provinsi Banten bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Banten menggelar kegiatan Pendistribusian Qurban Berkah BAZNAS yang dilaksanakan di Balai KB Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Sebanyak 120 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil dan keluarga berisiko stunting menerima daging qurban dari 1 ekor sapi yang disembelih pada kegiatan ini. Sebagai bentuk dukungan, BAZNAS Kabupaten Lebak turut berkontribusi dengan menyalurkan bantuan paket sembako serta membantu dalam proses distribusi langsung kepada para penerima manfaat di lapangan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Banten, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lebak, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lebak.
Sinergi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung program penurunan stunting di Provinsi Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak. Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima manfaat dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Iduladha sekaligus memperoleh dukungan gizi yang lebih baik bagi keluarga.
BERITA09/06/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa, Dukung Program "Lebak Cerdas"
Lebak – BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program pendistribusian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa asal Kabupaten Lebak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Mei 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Lebak.
Beasiswa ini berasal dari dana zakat yang dihimpun dari para muzakki yang selama ini telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS. Penyaluran beasiswa ini merupakan bagian dari program prioritas yang sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan generasi unggul melalui program "Lebak Cerdas".
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, S.Sos., turut hadir dan menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menjadi agen perubahan bagi masyarakat.
"Program beasiswa ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, tetapi juga bentuk nyata sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Lebak," ungkapnya.
Turut hadir pula para staf pelaksana BAZNAS, khususnya dari bagian pendistribusian dan pendayagunaan, yang telah berperan aktif dalam menyeleksi dan memastikan penyaluran beasiswa tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Lebak mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah berkontribusi dalam mendukung program-program kemaslahatan umat. Semoga keberkahan terus mengalir kepada para donatur dan seluruh penerima manfaat.
BERITA28/05/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Gelar Silaturahmi dan Studi Banding ke BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota di Banten
Banten, 15 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Lebak mengadakan kegiatan silaturahmi dan studi banding ke beberapa BAZNAS tingkat provinsi dan kabupaten di wilayah Banten pada Kamis, 15 Mei 2025.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lebak ini disambut hangat oleh jajaran BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Tangerang, dan BAZNAS Kabupaten Serang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam pengelolaan zakat yang efektif dan efisien. Beberapa topik yang dibahas dalam kunjungan ini antara lain strategi peningkatan layanan kepada muzaki dan mustahik, pemanfaatan teknologi dalam proses pengumpulan dan pendistribusian, hingga inovasi program-program unggulan masing-masing BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Lebak untuk terus belajar dan berbenah demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan dari BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Tangerang, dan BAZNAS Kabupaten Serang. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan memperkuat kolaborasi antar BAZNAS dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahmi dan studi banding ini ditutup dengan sesi diskusi, pertukaran cendera mata, dan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi serta kolaborasi demi kemaslahatan umat.
BERITA15/05/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Silaturahmi dan Audiensi dengan Bupati Lebak M. Hasbi Jayabaya
Lebak, 9 Mei 2025 — Jajaran Pimpinan dan Staf Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lebak melaksanakan silaturahmi dan audiensi bersama Bupati Lebak, H. M. Hasbi Jayabaya, pada Jumat, 9 Mei 2025 bertempat di Gedung Negara, Rangkasbitung. Pertemuan ini turut didampingi oleh ASDA I dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Lebak.
Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dengan kepemimpinan baru Bupati Lebak, serta memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program-program BAZNAS Kabupaten Lebak dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan amanah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, S.Sos., dalam penyampaiannya mengucapkan selamat atas dilantiknya H. M. Hasbi Jayabaya sebagai Bupati Lebak. Beliau juga memaparkan berbagai capaian kinerja BAZNAS Kabupaten Lebak serta menyampaikan rencana strategis yang akan dijalankan, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
Bupati Lebak, H. M. Hasbi Jayabaya, menyambut baik audiensi ini dan menyatakan dukungannya sekaligus mengapresiasi terhadap penguatan dan pencapaian kinerja kelembagaan BAZNAS Kabupaten Lebak. Beliau berharap BAZNAS Kabupaten Lebak dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lebak, khususnya melalui program-program yang menyasar mustahik secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan semangat kebersamaan untuk membangun Lebak yang lebih maju dan sejahtera.
BERITA09/05/2025 | Mumu Nazmudin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lebak.
Lihat Daftar Rekening →