WhatsApp Icon
Kemarau Melanda, BAZNAS Hadir Salurkan Air Bersih Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak

LEBAK 29 Agustus 2026 — Musim kemarau mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan oleh warga yang sumber airnya mulai mengering, sehingga kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten bersama BAZNAS Kabupaten Lebak bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kemarau. Pendistribusian dilakukan di sekitar Pondok Pesantren Al Washliyah, Desa Margaluyu, Kecamatan Leuwidamar, serta Kampung Ciangireun, Desa Girijagabaya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak.

Bantuan air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat kondisi kemarau.

Di lapangan, proses pendistribusian melibatkan unsur BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Hadir dalam kegiatan tersebut Dowi, Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS, bersama Komandan BTB BAZNAS Provinsi Banten, Agus Mutaqin selaku Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, serta jajaran tim.

Bukan Sekadar Air, tetapi Kepedulian

Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, Agus Mutaqin, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bagian dari respons cepat BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan air bersih ini bukan hanya tentang mendistribusikan air, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan memastikan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tetap merasakan kehadiran BAZNAS. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terganggu akibat kemarau, kami berupaya untuk hadir dan memberikan bantuan secara cepat dan tepat sasaran.”

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Lebak dan tim di lapangan, kita dapat bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi manfaat bagi masyarakat.”

BAZNAS Terus Hadir di Tengah Masyarakat

Pendistribusian air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kehadiran tim di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

BAZNAS Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Lebak.

Melalui semangat “Zakat Membawa Manfaat”, setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

Di tengah musim kemarau, setetes air menjadi sangat berarti. Dan melalui gerakan bersama ini, BAZNAS berupaya memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang merasa sendirian menghadapi kesulitan.

BAZNAS Lebak — Amanah, Profesional, dan Berdampak.

29/09/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM

Lebak, 31 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui BAZNAS Tanggap Bencana menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Bustanul Ulum, yang berlokasi di Kampung Lebak Kubang, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren.

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Bapak Samsudin, selaku Anggota BAZNAS Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh Bapak Sartuhi Setiawan dari Kecamatan Cijaku.

Turut hadir dan mendampingi dari unsur pemerintahan desa, Bapak H. Asep Saepulah, Kepala Desa Ciapus, beserta jajaran Pemerintah Desa Ciapus.

Pondok Pesantren Bustanul Ulum merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah asuhan KH. Nurdi, dan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan pendidikan serta kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Desa Ciapus dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dan disalurkan kembali untuk kemaslahatan umat.

Bapak Samsudin menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Lebak akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Lebak sekaligus amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung aktivitas Pondok Pesantren Bustanul Ulum,” ungkap Samsudin.

Sementara itu, Bapak H. Asep Saepulah, selaku Kepala Desa Ciapus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Pondok Pesantren Bustanul Ulum.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. BAZNAS Kabupaten Lebak berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta memperkuat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya untuk hadir, responsif, profesional, dan amanah dalam melayani masyarakat, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak yang nyata bagi penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Lebak
Menunaikan Amanah, Menguatkan Umat, Mengentaskan Kemiskinan.

 

31/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032

LEBAK — Pergantian kepemimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak mulai dipersiapkan jauh sebelum masa jabatan pimpinan periode 2022–2027 berakhir. Pemerintah Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Lebak tengah menyiapkan tahapan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan BAZNAS untuk periode 2027–2032.

Langkah tersebut bukan semata agenda pergantian kepemimpinan. Bagi BAZNAS Lebak, proses ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengelolaan zakat sekaligus memastikan lembaga yang mengelola dana umat tersebut tetap berjalan dengan tata kelola yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Persiapan pembentukan Pansel dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan jajaran pimpinan BAZNAS Lebak pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses seleksi dapat dipersiapkan secara matang sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS periode saat ini pada Januari 2027.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Alkadri, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pembahasan awal terkait pembentukan Pansel.

“Sekarang kami sedang mempersiapkan pembentukan Pansel. Setelah hasil pembahasan ini dilaporkan kepada Bupati Lebak, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan keputusan sebagai dasar pelaksanaan seleksi,” kata Alkadri.

Menurutnya, persiapan dilakukan lebih awal karena proses seleksi pimpinan BAZNAS membutuhkan sejumlah tahapan. Pemerintah daerah berharap proses tersebut dapat berlangsung secara tertib sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan ketika masa jabatan pimpinan BAZNAS periode 2022–2027 berakhir.

“Proses rekrutmen membutuhkan waktu. Karena itu, persiapannya harus dilakukan dari sekarang agar ketika masa jabatan berakhir, pimpinan yang baru sudah siap melanjutkan tugas,” ujarnya.

Menyiapkan Kepemimpinan yang Kredibel

Setelah memperoleh dasar penetapan dari Bupati Lebak, Pansel akan menjalankan sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Di antaranya menyusun pedoman teknis seleksi, melaksanakan proses penerimaan dan penilaian calon pimpinan, menerima serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat, hingga melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Republik Indonesia.

Proses tersebut menjadi penting mengingat BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Di tingkat daerah, lembaga ini tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan, tetapi juga memastikan dana zakat dapat disalurkan dan didayagunakan secara tepat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, regenerasi kepemimpinan BAZNAS Lebak diharapkan menghasilkan figur-figur yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga integritas, pemahaman terhadap pengelolaan zakat, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat.

Bagi BAZNAS Lebak, proses seleksi pimpinan periode 2027–2032 juga menjadi momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan di tengah tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang semakin transparan, profesional, dan berdampak.

Dari Regenerasi Menuju Penguatan Lembaga

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lebak periode 2022–2027 masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai program dan agenda kelembagaan hingga berakhirnya masa jabatan. Pada saat yang sama, proses persiapan kepemimpinan berikutnya mulai berjalan agar estafet pengelolaan zakat dapat berlangsung tanpa jeda.

Sinergi antara BAZNAS Lebak dan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Koordinasi sejak tahap awal diharapkan mampu menciptakan proses seleksi yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih dari sekadar pergantian personalia, seleksi pimpinan BAZNAS periode 2027–2032 diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan untuk menghadapi tantangan pengelolaan zakat lima tahun ke depan.

Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS Lebak diharapkan mampu memperluas kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan BAZNAS tidak hanya diukur dari seberapa besar zakat yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas zakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.

 

28/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah

LEBAK – Sebanyak 75 anak yatim mendapatkan paket perlengkapan sekolah dan santunan dalam program kepedulian pendidikan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak bersama organisasi mitra (ORMIT) pendidikan anak, yakni IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI.

Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang BIM pada 25 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari kolaborasi BAZNAS Lebak dan ORMIT untuk menghadirkan manfaat zakat dan donasi secara langsung kepada anak-anak yang membutuhkan.

Program tersebut turut mendapat dukungan donasi dari Kitabisa, yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan bagi para penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk komitmen lembaga dalam memastikan dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak yatim.

Bantuan yang diberikan meliputi tas, perlengkapan sekolah, santunan, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Namun, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan.

Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak menikmati rangkaian kegiatan yang penuh keceriaan. Pendongeng Ka Ade Bolang turut hadir menghibur dan memberikan dongeng edukatif kepada para peserta.

Dengan gaya bercerita yang interaktif dan dekat dengan dunia anak, Ka Ade Bolang berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti cerita, berinteraksi, dan menikmati momen kebersamaan bersama teman-teman mereka.

Kehadiran pendongeng menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebab, perhatian kepada anak yatim bukan hanya soal memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk bergembira, mendapatkan pengalaman positif, dan merasa dihargai.

Bukan Sekadar Tas, Ada Harapan di Dalamnya

Bagi sebagian anak, tas baru dan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi penerima manfaat, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri.

Di tengah berbagai kebutuhan keluarga, perlengkapan sekolah sering kali menjadi salah satu pengeluaran yang harus diprioritaskan. Karena itu, dukungan terhadap anak yatim memiliki arti penting untuk menjaga agar proses pendidikan mereka tetap berjalan.

BAZNAS Lebak bersama IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI melihat pendidikan sebagai salah satu pintu penting untuk membuka masa depan anak-anak.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Lembaga zakat, organisasi pendidikan, donatur, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Dukungan donasi melalui Kitabisa menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam gerakan tersebut.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa perhatian kepada anak yatim harus diberikan secara utuh, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka.

“Yang kita berikan hari ini bukan hanya tas, alat sekolah, dan santunan. Lebih dari itu, kita ingin memberikan semangat kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan dan ada banyak orang yang peduli terhadap perjalanan mereka,” ujar Ketua BAZNAS Lebak.

Ia menambahkan, sinergi dengan IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI menjadi kekuatan penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pendidikan BAZNAS.

Dari Donasi Menjadi Senyum Anak-Anak

Program tersebut juga memperlihatkan bagaimana donasi masyarakat dapat diubah menjadi manfaat yang dirasakan secara langsung.

Dana yang dihimpun melalui Kitabisa tidak berhenti sebagai angka dalam sebuah laporan, tetapi diwujudkan menjadi perlengkapan sekolah, santunan, serta pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak penerima manfaat.

Sebanyak 75 anak yatim menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Keceriaan mereka ketika menerima bantuan, mengikuti dongeng Ka Ade Bolang, dan menikmati kebersamaan menjadi gambaran sederhana tentang arti sebuah kepedulian.

Sebab, bagi seorang anak, perhatian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, sebuah tas baru, alat tulis, santunan, cerita yang menghibur, dan kesempatan untuk tertawa bersama sudah cukup untuk membuat mereka merasa diperhatikan.

BAZNAS Lebak berharap kolaborasi bersama ORMIT dan berbagai pihak lainnya dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang 75 paket bantuan.

Ini adalah tentang 75 anak yang kembali diingatkan bahwa pendidikan mereka penting, masa depan mereka berharga, dan mereka tidak sendirian dalam menapaki perjalanan hidup.

Melalui zakat, infak, sedekah, dan kolaborasi, BAZNAS Lebak bersama para mitra terus berupaya mengubah kepedulian menjadi aksi nyata—dan mengubah bantuan menjadi harapan.

 

25/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Kolaborasi Kebaikan, BAZNAS RI Salurkan Ribuan Al-Qur’an untuk Masyarakat Baduy Mualaf.

LEBAK — Semangat kolaborasi dalam menghadirkan kemanfaatan bagi umat diwujudkan melalui penyaluran ribuan Al-Qur’an oleh BAZNAS RI bersama Cordoba Gramedia dan International Networking of Humanitarian (INH) di Kp Baduy Kompol, Desa Sangkanwangi, Kec. Leuwidamar Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/8/2026).

 

Sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai Rp500.787.343 disalurkan melalui amanah sedekah dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring. Selain itu, INH turut mendukung penyaluran sebanyak 1.000 eksemplar Al-Qur’an.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, Plt. Asisten Daerah III Setda Kabupaten Lebak Dr. Iyan Fitriyana, serta tokoh masyarakat Baduy Kompol Ustadz Kasja

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, INH, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Kabupaten Lebak menjadi salah satu titik penyaluran.

 

Menurutnya, Al-Qur’an merupakan kebutuhan penting umat, khususnya bagi masjid, mushola, dan lembaga pendidikan. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat, termasuk di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.

 

“Harapannya, Al-Qur’an ini tidak hanya sampai kepada penerima manfaat, tetapi benar-benar dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi amal jariyah bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar KH. Wawan Gunawan.

 

Sementara itu, Dr. Iyan Fitriyan mengapresiasi kolaborasi BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, dan INH dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

 

“Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak tentu mendukung berbagai program yang memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Senada, Ustadz Kasja menilai penyaluran Al-Qur’an memiliki makna penting bagi masyarakat.

 

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan. Semoga penyaluran ini memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman dan komunitas yang membutuhkan,” tuturnya.

 

Program ini merupakan bagian dari agenda penyaluran BAZNAS dan INH di empat provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

 

Melalui kolaborasi kebaikan tersebut, diharapkan Al-Qur’an yang disalurkan dapat terus dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan, sehingga menjadi sumber keberkahan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.

 

20/08/2026 | Kontributor: BAZNAS LEBAK

Berita Terbaru

Kemarau Melanda, BAZNAS Hadir Salurkan Air Bersih Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak
Kemarau Melanda, BAZNAS Hadir Salurkan Air Bersih Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak
LEBAK 29 Agustus 2026 — Musim kemarau mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan oleh warga yang sumber airnya mulai mengering, sehingga kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten bersama BAZNAS Kabupaten Lebak bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kemarau. Pendistribusian dilakukan di sekitar Pondok Pesantren Al Washliyah, Desa Margaluyu, Kecamatan Leuwidamar, serta Kampung Ciangireun, Desa Girijagabaya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Bantuan air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat kondisi kemarau. Di lapangan, proses pendistribusian melibatkan unsur BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Hadir dalam kegiatan tersebut Dowi, Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS, bersama Komandan BTB BAZNAS Provinsi Banten, Agus Mutaqin selaku Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, serta jajaran tim. Bukan Sekadar Air, tetapi Kepedulian Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, Agus Mutaqin, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bagian dari respons cepat BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan air bersih ini bukan hanya tentang mendistribusikan air, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan memastikan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tetap merasakan kehadiran BAZNAS. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terganggu akibat kemarau, kami berupaya untuk hadir dan memberikan bantuan secara cepat dan tepat sasaran.” Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat. “Kolaborasi menjadi kunci. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Lebak dan tim di lapangan, kita dapat bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi manfaat bagi masyarakat.” BAZNAS Terus Hadir di Tengah Masyarakat Pendistribusian air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kehadiran tim di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau. BAZNAS Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Lebak. Melalui semangat “Zakat Membawa Manfaat”, setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. Di tengah musim kemarau, setetes air menjadi sangat berarti. Dan melalui gerakan bersama ini, BAZNAS berupaya memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang merasa sendirian menghadapi kesulitan. BAZNAS Lebak — Amanah, Profesional, dan Berdampak.
BERITA29/09/2026 | Media Baznas Lebak
BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM
BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM
Lebak, 31 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui BAZNAS Tanggap Bencana menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Bustanul Ulum, yang berlokasi di Kampung Lebak Kubang, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Bapak Samsudin, selaku Anggota BAZNAS Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh Bapak Sartuhi Setiawan dari Kecamatan Cijaku. Turut hadir dan mendampingi dari unsur pemerintahan desa, Bapak H. Asep Saepulah, Kepala Desa Ciapus, beserta jajaran Pemerintah Desa Ciapus. Pondok Pesantren Bustanul Ulum merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah asuhan KH. Nurdi, dan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan pendidikan serta kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Desa Ciapus dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dan disalurkan kembali untuk kemaslahatan umat. Bapak Samsudin menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Lebak akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan. “Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Lebak sekaligus amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung aktivitas Pondok Pesantren Bustanul Ulum,” ungkap Samsudin. Sementara itu, Bapak H. Asep Saepulah, selaku Kepala Desa Ciapus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Pondok Pesantren Bustanul Ulum. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. BAZNAS Kabupaten Lebak berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta memperkuat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya untuk hadir, responsif, profesional, dan amanah dalam melayani masyarakat, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak yang nyata bagi penerima manfaat. BAZNAS Kabupaten Lebak Menunaikan Amanah, Menguatkan Umat, Mengentaskan Kemiskinan.
BERITA31/08/2026 | Media Baznas Lebak
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032
LEBAK — Pergantian kepemimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak mulai dipersiapkan jauh sebelum masa jabatan pimpinan periode 2022–2027 berakhir. Pemerintah Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Lebak tengah menyiapkan tahapan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan BAZNAS untuk periode 2027–2032. Langkah tersebut bukan semata agenda pergantian kepemimpinan. Bagi BAZNAS Lebak, proses ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengelolaan zakat sekaligus memastikan lembaga yang mengelola dana umat tersebut tetap berjalan dengan tata kelola yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Persiapan pembentukan Pansel dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan jajaran pimpinan BAZNAS Lebak pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses seleksi dapat dipersiapkan secara matang sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS periode saat ini pada Januari 2027. Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Alkadri, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pembahasan awal terkait pembentukan Pansel. “Sekarang kami sedang mempersiapkan pembentukan Pansel. Setelah hasil pembahasan ini dilaporkan kepada Bupati Lebak, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan keputusan sebagai dasar pelaksanaan seleksi,” kata Alkadri. Menurutnya, persiapan dilakukan lebih awal karena proses seleksi pimpinan BAZNAS membutuhkan sejumlah tahapan. Pemerintah daerah berharap proses tersebut dapat berlangsung secara tertib sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan ketika masa jabatan pimpinan BAZNAS periode 2022–2027 berakhir. “Proses rekrutmen membutuhkan waktu. Karena itu, persiapannya harus dilakukan dari sekarang agar ketika masa jabatan berakhir, pimpinan yang baru sudah siap melanjutkan tugas,” ujarnya. Menyiapkan Kepemimpinan yang Kredibel Setelah memperoleh dasar penetapan dari Bupati Lebak, Pansel akan menjalankan sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Di antaranya menyusun pedoman teknis seleksi, melaksanakan proses penerimaan dan penilaian calon pimpinan, menerima serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat, hingga melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Republik Indonesia. Proses tersebut menjadi penting mengingat BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Di tingkat daerah, lembaga ini tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan, tetapi juga memastikan dana zakat dapat disalurkan dan didayagunakan secara tepat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, regenerasi kepemimpinan BAZNAS Lebak diharapkan menghasilkan figur-figur yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga integritas, pemahaman terhadap pengelolaan zakat, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat. Bagi BAZNAS Lebak, proses seleksi pimpinan periode 2027–2032 juga menjadi momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan di tengah tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang semakin transparan, profesional, dan berdampak. Dari Regenerasi Menuju Penguatan Lembaga Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lebak periode 2022–2027 masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai program dan agenda kelembagaan hingga berakhirnya masa jabatan. Pada saat yang sama, proses persiapan kepemimpinan berikutnya mulai berjalan agar estafet pengelolaan zakat dapat berlangsung tanpa jeda. Sinergi antara BAZNAS Lebak dan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Koordinasi sejak tahap awal diharapkan mampu menciptakan proses seleksi yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lebih dari sekadar pergantian personalia, seleksi pimpinan BAZNAS periode 2027–2032 diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan untuk menghadapi tantangan pengelolaan zakat lima tahun ke depan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS Lebak diharapkan mampu memperluas kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Lebak. Sebab, pada akhirnya, keberhasilan BAZNAS tidak hanya diukur dari seberapa besar zakat yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas zakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.
BERITA28/08/2026 | Media Baznas Lebak
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah
LEBAK – Sebanyak 75 anak yatim mendapatkan paket perlengkapan sekolah dan santunan dalam program kepedulian pendidikan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak bersama organisasi mitra (ORMIT) pendidikan anak, yakni IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI. Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang BIM pada 25 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari kolaborasi BAZNAS Lebak dan ORMIT untuk menghadirkan manfaat zakat dan donasi secara langsung kepada anak-anak yang membutuhkan. Program tersebut turut mendapat dukungan donasi dari Kitabisa, yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan bagi para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk komitmen lembaga dalam memastikan dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak yatim. Bantuan yang diberikan meliputi tas, perlengkapan sekolah, santunan, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Namun, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak menikmati rangkaian kegiatan yang penuh keceriaan. Pendongeng Ka Ade Bolang turut hadir menghibur dan memberikan dongeng edukatif kepada para peserta. Dengan gaya bercerita yang interaktif dan dekat dengan dunia anak, Ka Ade Bolang berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti cerita, berinteraksi, dan menikmati momen kebersamaan bersama teman-teman mereka. Kehadiran pendongeng menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebab, perhatian kepada anak yatim bukan hanya soal memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk bergembira, mendapatkan pengalaman positif, dan merasa dihargai. Bukan Sekadar Tas, Ada Harapan di Dalamnya Bagi sebagian anak, tas baru dan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi penerima manfaat, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri. Di tengah berbagai kebutuhan keluarga, perlengkapan sekolah sering kali menjadi salah satu pengeluaran yang harus diprioritaskan. Karena itu, dukungan terhadap anak yatim memiliki arti penting untuk menjaga agar proses pendidikan mereka tetap berjalan. BAZNAS Lebak bersama IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI melihat pendidikan sebagai salah satu pintu penting untuk membuka masa depan anak-anak. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Lembaga zakat, organisasi pendidikan, donatur, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi. Dukungan donasi melalui Kitabisa menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam gerakan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa perhatian kepada anak yatim harus diberikan secara utuh, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka. “Yang kita berikan hari ini bukan hanya tas, alat sekolah, dan santunan. Lebih dari itu, kita ingin memberikan semangat kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan dan ada banyak orang yang peduli terhadap perjalanan mereka,” ujar Ketua BAZNAS Lebak. Ia menambahkan, sinergi dengan IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI menjadi kekuatan penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pendidikan BAZNAS. Dari Donasi Menjadi Senyum Anak-Anak Program tersebut juga memperlihatkan bagaimana donasi masyarakat dapat diubah menjadi manfaat yang dirasakan secara langsung. Dana yang dihimpun melalui Kitabisa tidak berhenti sebagai angka dalam sebuah laporan, tetapi diwujudkan menjadi perlengkapan sekolah, santunan, serta pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak penerima manfaat. Sebanyak 75 anak yatim menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Keceriaan mereka ketika menerima bantuan, mengikuti dongeng Ka Ade Bolang, dan menikmati kebersamaan menjadi gambaran sederhana tentang arti sebuah kepedulian. Sebab, bagi seorang anak, perhatian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, sebuah tas baru, alat tulis, santunan, cerita yang menghibur, dan kesempatan untuk tertawa bersama sudah cukup untuk membuat mereka merasa diperhatikan. BAZNAS Lebak berharap kolaborasi bersama ORMIT dan berbagai pihak lainnya dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang 75 paket bantuan. Ini adalah tentang 75 anak yang kembali diingatkan bahwa pendidikan mereka penting, masa depan mereka berharga, dan mereka tidak sendirian dalam menapaki perjalanan hidup. Melalui zakat, infak, sedekah, dan kolaborasi, BAZNAS Lebak bersama para mitra terus berupaya mengubah kepedulian menjadi aksi nyata—dan mengubah bantuan menjadi harapan.
BERITA25/08/2026 | Media Baznas Lebak
Kolaborasi Kebaikan, BAZNAS RI Salurkan Ribuan Al-Qur’an untuk Masyarakat Baduy Mualaf.
Kolaborasi Kebaikan, BAZNAS RI Salurkan Ribuan Al-Qur’an untuk Masyarakat Baduy Mualaf.
LEBAK — Semangat kolaborasi dalam menghadirkan kemanfaatan bagi umat diwujudkan melalui penyaluran ribuan Al-Qur’an oleh BAZNAS RI bersama Cordoba Gramedia dan International Networking of Humanitarian (INH) di Kp Baduy Kompol, Desa Sangkanwangi, Kec. Leuwidamar Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/8/2026). Sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai Rp500.787.343 disalurkan melalui amanah sedekah dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring. Selain itu, INH turut mendukung penyaluran sebanyak 1.000 eksemplar Al-Qur’an. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, Plt. Asisten Daerah III Setda Kabupaten Lebak Dr. Iyan Fitriyana, serta tokoh masyarakat Baduy Kompol Ustadz Kasja Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, INH, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Kabupaten Lebak menjadi salah satu titik penyaluran. Menurutnya, Al-Qur’an merupakan kebutuhan penting umat, khususnya bagi masjid, mushola, dan lembaga pendidikan. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat, termasuk di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses. “Harapannya, Al-Qur’an ini tidak hanya sampai kepada penerima manfaat, tetapi benar-benar dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi amal jariyah bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar KH. Wawan Gunawan. Sementara itu, Dr. Iyan Fitriyan mengapresiasi kolaborasi BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, dan INH dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak tentu mendukung berbagai program yang memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat,” ungkapnya. Senada, Ustadz Kasja menilai penyaluran Al-Qur’an memiliki makna penting bagi masyarakat. “Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan. Semoga penyaluran ini memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman dan komunitas yang membutuhkan,” tuturnya. Program ini merupakan bagian dari agenda penyaluran BAZNAS dan INH di empat provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Melalui kolaborasi kebaikan tersebut, diharapkan Al-Qur’an yang disalurkan dapat terus dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan, sehingga menjadi sumber keberkahan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA20/08/2026 | BAZNAS LEBAK
BAZNAS Lebak Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Gubugan Cibeureum
BAZNAS Lebak Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Gubugan Cibeureum
LEBAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan kepada Ibu Samah, warga Kampung Sukarahayu RT 003/RW 003, Desa Gubugan Cibeureum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran akibat dugaan korsleting listrik. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak, Agus Mutaqin, bersama tim BAZNAS Kabupaten Lebak. Bantuan diserahkan di lokasi rumah korban yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Agus Mutaqin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Dana yang disalurkan berasal dari amanah para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS. “Kami dari BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan dana titipan dari para muzaki untuk membantu meringankan beban dan penderitaan yang dialami Ibu Samah akibat musibah kebakaran ini. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban beliau dan keluarga,” ujar Agus.» Dalam penyaluran tersebut, Agus Mutaqin dan tim BAZNAS didampingi oleh Kepala Desa Gubugan Cibeureum, Saepullah, beserta jajaran Pemerintah Desa Gubugan Cibeureum. Saepullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak serta seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana. “Saya selaku Kepala Desa Gubugan Cibeureum mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak dan kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang mengalami musibah. Semoga seluruh muzaki diberikan keberkahan atas hartanya dan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Saepullah.» Musibah kebakaran tersebut sebelumnya telah dilaporkan oleh Pemerintah Desa Gubugan Cibeureum kepada BAZNAS Kabupaten Lebak melalui surat permohonan bantuan dana. Berdasarkan hasil survei lapangan, satu unit rumah milik Ibu Samah mengalami kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memastikan amanah zakat, infak dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Lebak juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui lembaga resmi agar dana umat dapat dikelola secara amanah, terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Lebak.BAZNAS Kabupaten Lebak — Amanah Muzaki, Hadir untuk Mustahik.
BERITA14/08/2026 | Media BAZNAS Lebak
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan 57 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Yatim dan Korban Longsor di Kecamatan Cibeber
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan 57 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Yatim dan Korban Longsor di Kecamatan Cibeber
Cibeber, 11 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 57 mustahik di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Sabtu (11/07/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yatim serta anak-anak yang terdampak bencana longsor di wilayah Kecamatan Cibeber sebagai upaya mendukung keberlangsungan pendidikan mereka. Kegiatan penyaluran berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak H. Wawan Gunawan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lebak, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lebak, Bendahara BAZNAS Kabupaten Lebak, serta Pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cibeber yang dipimpin oleh Bapak Juhendi beserta jajaran. Sebanyak 57 paket perlengkapan sekolah yang disalurkan terdiri atas tas sekolah, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan penunjang belajar lainnya yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan para penerima manfaat menjelang tahun ajaran baru. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, H. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi kebaikan dari berbagai pihak. Dana program ini berasal dari infak anggota K3S Kecamatan Cibeber serta donasi masyarakat yang dihimpun melalui platform Kitabisa.com. Beliau menjelaskan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dalam membantu anak-anak yang membutuhkan, khususnya mereka yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya serta keluarga yang terdampak bencana alam. “Bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Lebak. Sumber bantuan berasal dari infak anggota K3S Kecamatan Cibeber serta donasi masyarakat melalui Kitabisa.com. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak yatim dan anak-anak terdampak longsor agar tetap bersemangat menuntut ilmu dan meraih cita-cita,” ujar H. Wawan Gunawan. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu harus terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Cibeber, Bapak Juhendi, mewakili seluruh jajaran K3S menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Kecamatan Cibeber. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Kecamatan Cibeber, khususnya kepada anak-anak yatim dan anak-anak yang terdampak bencana longsor. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan sekolah mereka. Semoga sinergi antara K3S dan BAZNAS dapat terus terjalin untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Juhendi. Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat serta masyarakat setempat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kemanusiaan dan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA13/07/2026 | Media Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Serahkan SK UPZ Desa Ciladaeun dan Santunan Fakir Miskin
BAZNAS Lebak Serahkan SK UPZ Desa Ciladaeun dan Santunan Fakir Miskin
Lebak, 13 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melaksanakan kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan kepada fakir miskin, pada Senin (13/04). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa Ciladaeun, Dede Muhidin, beserta staf, serta dari BAZNAS Kabupaten Lebak dihadiri oleh Wakil Ketua III H. Eri Rachmat, M.Si dan Sekretaris BAZNAS, Samsudin. Penyerahan SK UPZ ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Lebak dalam memperkuat kelembagaan zakat di tingkat desa, sehingga pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan lebih optimal dan terorganisir. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Lebak, H. Eri Rachmat, M.Si, menyampaikan bahwa pembentukan dan penguatan UPZ di desa menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat. “Dengan adanya UPZ di tingkat desa, diharapkan pengumpulan dan penyaluran zakat dapat lebih maksimal serta tepat sasaran, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Selain penyerahan SK, BAZNAS Lebak juga menyalurkan santunan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat kurang mampu. Sementara itu, Sekretaris Desa Ciladaeun, Dede Muhidin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BAZNAS Lebak dalam penguatan kelembagaan zakat di desa serta bantuan sosial kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lebak atas penyerahan SK UPZ dan santunan yang diberikan. Semoga keberadaan UPZ di Desa Ciladaeun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Lebak berharap sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah desa dapat terus terjalin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS lebak
BAZNAS Tanggap Bencana Respon Cepat Rumah Roboh, Bantu Nenek Saniah di Sajira
BAZNAS Tanggap Bencana Respon Cepat Rumah Roboh, Bantu Nenek Saniah di Sajira
Lebak – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak kembali menunjukkan respon cepat dalam membantu warga yang tertimpa musibah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Saniah (70 tahun), warga Kampung Kumpay, Desa Maraya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, yang rumahnya roboh. Peristiwa tersebut menimpa Saniah yang telah puluhan tahun tinggal di rumah tersebut. Kondisi bangunan yang sudah tua diduga menjadi penyebab utama robohnya rumah, sehingga membuat korban kehilangan tempat tinggal. Menindaklanjuti kejadian tersebut, BAZNAS Lebak melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana langsung melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan kepada korban. Bantuan diserahkan oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Lebak, Agus Mutaqin, yang turut didampingi oleh Camat Sajira serta perangkat Desa Maraya. Agus Mutaqin menyampaikan bahwa BAZNAS hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami bergerak cepat untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak Ibu Saniah,” ujarnya. Selain penyerahan bantuan, pihak terkait juga melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan agar korban dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni, serta perlunya perhatian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Lebak berharap melalui langkah cepat ini, kehadiran lembaga dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
BERITA30/03/2026 | Humas BAZNAS lebak
Respon Cepat BAZNAS Tanggap Bencana Bantu Korban Kebakaran di Sawarna Bayah
Respon Cepat BAZNAS Tanggap Bencana Bantu Korban Kebakaran di Sawarna Bayah
Lebak – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang terjadi di Kampung Cibeas, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah beserta harta benda milik warga. Adapun korban dalam kejadian tersebut adalah Eha Julaeha dan Ace, dengan kondisi rumah habis terbakar. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini, namun terdapat satu korban mengalami luka patah tulang kaki akibat terkena nozzle selang pemadam saat proses pemadaman api berlangsung. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Lebak melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana segera melakukan kunjungan kepada korban serta menyalurkan bantuan. Bantuan berupa uang tunai diserahkan langsung oleh Asda III Kabupaten Lebak yang didampingi oleh Ketua BAZNAS Lebak. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa respon cepat ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. “BAZNAS hadir untuk memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak korban,” ujarnya. Selain penyaluran bantuan, tim juga melakukan pemantauan kondisi korban, khususnya yang mengalami luka, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan lanjutan berjalan dengan baik. BAZNAS Lebak mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta terus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu sesama yang tertimpa musibah.
BERITA24/03/2026 | Humas Baznas Lebak
Layanan Zakat Fitrah
Layanan Zakat Fitrah
? Tunaikan Zakat Lebih Mudah, Kapan Saja! ? Tak perlu antre, tak perlu keluar rumah. Kini berzakat bisa dilakukan 24 jam melalui Kantor Digital BAZNAS Lebak. ???? Zakat fitrah & fidyah Anda akan langsung tersalurkan kepada yang berhak. ???? Praktis, aman, dan terpercaya. Mari sempurnakan ibadah Ramadan kita dengan berbagi ?? Klik sekarang ???? https://kablebak.baznas.go.id/zakatfitrah https://kablebak.baznas.go.id/bayarfidyah Zakat Anda, Bahagia Mereka.
BERITA20/03/2026 | Humas BAZNAS Lebak
Tebar Kebahagiaan Ramadan, BAZNAS Lebak Gelar Belanja Bersama Anak Yatim
Tebar Kebahagiaan Ramadan, BAZNAS Lebak Gelar Belanja Bersama Anak Yatim
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Belanja Bareng Yatim yang diikuti oleh 45 anak yatim piatu di kawasan Rabinza Rangkasbitung. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Ria Busana sebagai tempat berbelanja pakaian, sekaligus menghadirkan keceriaan bagi anak-anak dengan bermain di wahana Happy Land. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim diberikan kesempatan untuk memilih sendiri pakaian yang mereka inginkan di Ria Busana. Setelah berbelanja, mereka juga diajak bermain di Happy Land sehingga suasana penuh kegembiraan dan kebahagiaan tampak dari wajah para peserta. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak yatim. “Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi mereka, sekaligus memberikan perhatian dan kasih sayang agar mereka tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita,” ujar KH. Wawan Gunawan. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Lebak, KH. Nurul Huda Ma’arif, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Manejemen Rabinza,Happy Land, Ria Busana, Ajunt Print, Kreasi, BSN dan NFC yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Semoga kebersamaan ini menjadi bagian dari upaya kita dalam membahagiakan anak-anak yatim,” ungkap KH. Nurul Huda Ma’arif. Di sisi lain, Kepala Pelaksana BAZNAS Lebak, Agus Mutaqin, menjelaskan bahwa kegiatan Belanja Bareng Yatim ini bertujuan untuk memberikan perhatian, dukungan moral, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Kami ingin mereka merasakan kebahagiaan dengan berbelanja sendiri kebutuhan mereka dan menikmati waktu bermain bersama,” jelas Agus Mutaqin. BAZNAS Lebak berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terhadap sesama.
BERITA13/03/2026 | Humas Baznas Lebak
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lebak Gelar Rapat Koordinasi Pembahasan Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lebak Gelar Rapat Koordinasi Pembahasan Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar rapat koordinasi pembahasan nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 sebagai upaya memperkuat optimalisasi penghimpunan zakat di Kabupaten Lebak. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Lebak, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BKAD, dan BKPSDM. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa pembahasan nisab zakat pendapatan dan jasa dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan ketentuan syariat serta kondisi ekonomi terkini. “Penetapan nisab zakat pendapatan dan jasa merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam memberikan kepastian dan pedoman kepada masyarakat, khususnya ASN dan para profesional, agar pelaksanaan zakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujar KH. Wawan Gunawan. Sementara itu, sambutan dan arahan disampaikan oleh Alkadri, S.IP selaku Asisten Daerah I (Asda I) Pemerintah Kabupaten Lebak. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Baznas dan perangkat daerah dalam mendorong kesadaran kolektif menunaikan zakat. “Zakat adalah instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan sosial. Pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan ini dan berharap seluruh ASN serta elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif melalui mekanisme yang telah ditetapkan,” tegas Alkadri. Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Lebak, MUI Kabupaten Lebak, serta unsur BKAD dan BKPSDM sebagai bentuk dukungan lintas instansi terhadap tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel. Kesimpulan Rapat Sebagai hasil akhir rapat koordinasi, disepakati beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Bagi yang telah mencapai nisab sebesar Rp7.640.144, wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% dari penerimaan gaji, sesuai Keputusan Ketua Baznas Nomor 15 Tahun 2016 tentang Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026. 2. Bagi ASN, karyawan swasta, dan pengusaha yang belum mencapai nisab, dianjurkan berinfak sebesar 1% dari gaji bruto. 3. Bagi perusahaan rekanan Pemerintah Kabupaten Lebak, dianjurkan membayar zakat dan/atau jasa pekerjaan sebesar 1% dari keuntungan 10% melalui UPZ yang ada di perangkat daerah. 4. Bagi masyarakat umum, dianjurkan berinfak sebesar Rp10.000 sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap program pemberdayaan umat. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan penghimpunan zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA02/03/2026 | Humas Baznas Lebak
Mendulang Berkah Berlimpah: Kekuatan Sedekah Subuh saat Bulan Ramadan
Mendulang Berkah Berlimpah: Kekuatan Sedekah Subuh saat Bulan Ramadan
```html Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa dimana umat Muslim mengalami pembukaan-pintu ampunan dan keberkahan dengan melaksanakan Sedekah Subuh. Sedekah ini memiliki daya tarik spiritual yang luar biasa, terutama dalam menyucikan jiwa dan meningkatkan keberkahan rezeki. Melalui BAZNAS Sidoarjo, kita dapat memahami keistimewaan Sedekah Subuh sebagai amalan yang dapat membawa berbagai kebaikan. Kenapa Sedekah Subuh Sangat Istimewa? Sedekah Subuh, dilakukan di saat kebanyakan orang masih tertidur, merupakan bukti ketulusan hati dalam mencari keridhaan Allah SWT. Selain sebagai bentuk kepedulian, sedekah pada waktu fajar juga membantu membersihkan sifat kikir dan kelebihan cinta pada harta duniawi. Pada bulan Ramadan, Sedekah Subuh menjadi salah satu sarana tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) yang sangat efektif. 1. Magnet Rezeki dan Doa Malaikat Salah satu kelebihan utama Sedekah Subuh adalah janji keberkahan rezeki. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap pagi, dua malaikat turun untuk mendoakan hamba Allah: satu mendoakan kelipatan ganjaran bagi yang bersedekah, dan satu lagi mendoakan malapetaka bagi yang kikir. Dengan bersedekah di waktu Subuh, seseorang sebenarnya sedang berinvestasi pada surga. Rich tidak akan berkurang akibat memberikan; sebaliknya, Allah akan membuka pintu-pintu kecukupan dari arah yang tidak terduga. 2. Penghapus Dosa dan Penenang Batin Ramadan merupakan bulan ampunan. Sedekah Subuh membantu melengkapi taubat kita. Secara spiritual, sedekah memiliki kekuatan untuk meredakan kemarahan Allah dan membersihkan dosa-dosa. Hati yang gemar berbagi akan terasa lebih lembut, tenteram, dan lebih mudah bersyukur, sehingga cahaya iman lebih mudah masuk ke dalam hati kita. 3. Melindungi dari Musibah (Menolak Bencana) Banyak ulama meyakini bahwa Sedekah berfungsi sebagai tameng dari bencana. Dengan memulai hari dengan Sedekah Subuh, seseorang seolah-olah membangun pertahanan ilahi dari berbagai kesulitan hidup. Di tengah Ramadan, Sedekah ini menjadi perisai rohani yang menjaga keselamatan kita, baik di dunia maupun di akhirat. Tip Konsisten dalam Melakukan Sedekah Subuh bagi Warga Sidoarjo Memulai kebiasaan baik ini tidak harus dengan jumlah yang besar, yang terpenting adalah konsistensi. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan: <li class="MsoNormal" style="m
BERITA23/02/2026 | Humas
Kemenag Menegaskan Dana Zakat Tidak Dipakai untuk Program Santapan Gratis yang Bergizi
Kemenag Menegaskan Dana Zakat Tidak Dipakai untuk Program Santapan Gratis yang Bergizi
Kemenag Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) telah memberikan klarifikasi resmi mengenai kebingungan dalam pemanfaatan dana zakat di tengah masyarakat. Kemenag menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalokasikan dana zakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Thobib Al-Asyhar, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, menyatakan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia haruslah tunduk pada koridor Syariat Islam dan regulasi negara yang berlaku. Zakat tetap fokus pada delapan golongan (Asnaf) yang berhak menerima bantuan, termasuk fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan Ibnu Sabil. Penyaluran dana zakat mengacu pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan peruntukan zakat yang telah diatur dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 60. Kemenag memastikan bahwa dana zakat harus dikelola dengan prinsip pemerataan dan keadilan, dengan prioritas utama untuk mengentaskan kemiskinan dan membantu golongan yang membutuhkan sesuai kriteria Asnaf. Thobib Al-Asyhar menegaskan, "Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Tidak ada kaitan antara dana zakat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena prioritas utama adalah hak delapan golongan yang telah ditetapkan." Diharapkan dengan penjelasan ini, masyarakat tetap tenang dan mendukung penguatan tata kelola zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh golongan yang benar-benar berhak menerimanya.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Prov Malut
Manfaat Beramal dengan Sedekah Pagi saat Bulan Ramadan
Manfaat Beramal dengan Sedekah Pagi saat Bulan Ramadan
"Keutamaan Sedekah Subuh di Bulan Ramadan: Pintu Rezeki dan Keberkahan" Bulan Ramadan adalah saat di mana setiap amalan ibadah dilipatgandakan pahalanya, termasuk Sedekah Subuh. Amalan ini membawa keberkahan, kelapangan rezeki, serta perlindungan dari kesulitan hidup. Dalam kehidupan modern yang cepat, Sedekah Subuh menjadi amalan sederhana namun berdampak besar. Amalan ini mengajarkan keikhlasan dan kepedulian sosial. Sedekah Subuh tidak hanya tentang memberi, tapi juga membersihkan hati dari sifat-sifat negatif. Amalan ini juga berkaitan dengan doa yang mustajab serta kepekaan terhadap sesama. Sedekah Subuh: Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Sedekah Subuh diyakini membawa keberkahan rezeki dan kelapangan hidup. Dilakukan secara konsisten, amalan ini memperkuat iman dan ketakwaan umat Islam. Sedekah Subuh juga berdampak pada waktu mustajab doa dan mempercepat dikabulkannya permohonan. Selain itu, amalan ini membantu membersihkan hati dan memperkuat hubungan vertikal dengan Allah. Keutamaan Sedek
BERITA23/02/2026 | Humas
Kebijakan Zakat Fitrah dan Fidyah Secara Online: Apakah Sah Membayar Melalui Transfer dan Aplikasi Digital? Temukan Informasinya di Sini
Kebijakan Zakat Fitrah dan Fidyah Secara Online: Apakah Sah Membayar Melalui Transfer dan Aplikasi Digital? Temukan Informasinya di Sini
Dengan kemajuan teknologi digital, mempermudah pelaksanaan kewajiban agama seperti zakat fitrah dan fidyah bagi umat Islam. Metode pembayaran semakin beragam, mulai dari transfer bank hingga platform pembayaran online. Namun, pertanyaannya, apakah pembayaran zakat fitrah dan fidyah secara daring tetap sesuai dengan syariat Islam? Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang mampu sebelum Idul Fitri, sebanyak 2,5 kilogram bahan makanan pokok seperti beras. Tujuannya adalah membantu fakir miskin merayakan Idul Fitri dengan gembira dan melengkapi ibadah puasa Ramadan. Menurut fikih, sahnya zakat fitrah tergantung pada rukun dan syarat, bukan pada cara pembayarannya. Karena itu, pembayaran daring melalui transfer bank atau sistem online dianggap sah asalkan dana diterima oleh yang berhak sebelum batas waktu. Pembayaran online zakat fitrah pada dasarnya adalah akad wakalah di mana muzakki memberikan kuasa kepada lembaga amil untuk menyalurkan zakatnya. Asal pihak yang diberi amanah menjalankan tugas sesuai syariat, pembayaran semacam ini diakui sah. Hal serupa berlaku untuk fidyah, kewajiban bagi yang tidak mampu berpuasa Ramadan. Pembayaran fidyah online juga sah jika dilakukan dengan niat yang tulus dan disalurkan tepat waktu. Fidyah dapat dibayarkan dengan memberikan makanan kepada fakir miskin atau senilai makanan setiap hari puasa yang ditinggalkan. Dengan teknologi digital, pembayaran zakat fitrah maupun fidyah semakin praktis dan efisien terutama bagi masyarakat modern yang bergerak aktif atau terpisah jauh. Sebelum membayar, pastikan memilih lembaga resmi dan terpercaya agar dana tersalurkan dengan benar. Kesimpulannya, dengan teknologi saat ini, tidak ada alasan lagi untuk menunda kewajiban zakat fitrah maupun fidyah. Metode pembayaran boleh beragam, namun pentingnya keikhlasan, tepat waktu, dan ketentuan syariat tetap menjadi hal yang utama. Wilayah Kabupaten Kulon Progo menyediakan layanan zakat offline maupun online. Besaran zakat fitrah dan fidyah Ramadhan 1447 H/2026 M untuk wilayah tersebut juga telah diatur secara resmi. Silakan akses informasi lebih lanjut mengenai pembayaran zakat dan sedekah di Kabupaten Kulon Progo melalui link: [https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah](https://kabkulonprogo.baznas.go.id/sedekah)
BERITA23/02/2026 | Humas Baznas KP
Bisakah Berpuasa Tanpa Sahur? Inilah 7 Jawaban Penuh Hikmah dari Perspektif Islam yang Membangun Keimanan
Bisakah Berpuasa Tanpa Sahur? Inilah 7 Jawaban Penuh Hikmah dari Perspektif Islam yang Membangun Keimanan
Dalam Islam, sering kali muncul pertanyaan mengenai apakah puasa tanpa sahur dapat diterima, terutama ketika seseorang terlambat bangun atau dalam kondisi khusus. Puasa merupakan ibadah dengan aturan yang jelas, namun juga penuh dengan kemudahan dan rahmat. Penting untuk memahami hukum sahur agar ibadah puasa tetap valid dan mendapatkan pahala. Dalam ajaran fiqih Islam, perdebatan mengenai boleh atau tidaknya puasa tanpa sahur tidak hanya berhubungan dengan sah atau tidaknya ibadah, melainkan juga mengenai kesempurnaan ibadah. Para ulama menekankan bahwa ibadah bukan hanya soal kesahihan secara hukum, tetapi juga meliputi penerapan sunnah Nabi agar nilainya lebih tinggi di mata Allah SWT. Sebagian besar ulama sepakat bahwa puasa tanpa sahur tetap sah, meskipun sahur dianggap sebagai ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, bukan rukun puasa. Sahur menjadi salah satu identitas utama dalam menandai puasa umat Islam. Rasulullah bersabda, "Perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur" (HR. Muslim). Meskipun diperbolehkan untuk berpuasa tanpa sahur, meninggalkan sahur tanpa alasan yang jelas berarti mengurangi keutamaan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Sahur memiliki nilai berkah, baik secara fisik maupun spiritual, meskipun tidak ada larangan langsung dalam meninggalkannya. Artinya, puasa tanpa sahur tetap sah, namun keutamaannya berkurang. Dalam ajaran Islam, puasa tanpa sahur tetap berhak mendapatkan pahala, asalkan niatnya tulus dan puasa dijalankan sesuai syariat. Namun, pahala tersebut bisa lebih sempurna jika juga melibatkan amalan sunnah, termasuk sahur. Ayat Al-Qur'an menunjukkan bahwa Islam memiliki kemurahan, termasuk dalam hal berpuasa tanpa sahur. Meskipun diizinkan, ada beberapa kondisi yang sering kali membuat seseorang tidak dapat sahur, seperti tertidur, sakit, atau memiliki pekerjaan yang berat dengan waktu terbatas. Dalam kondisi tersebut, puasa masih tetap sah dan tidak berdosa, namun disarankan untuk tetap berniat puasa sejak malam hari. Dalam menjalankan puasa tanpa sahur, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan, seperti memperbanyak minum air saat berbuka, mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi aktivitas berat, serta memperbanyak dzikir dan doa. Langkah-langkah ini dapat membantu menjaga stamina agar puasa tetap optimal. Kesimpulannya, puasa tanpa sahur diperbolehkan dalam Islam, namun tetap sangat dianjurkan untuk melakukan sahur karena mengandung berkah dan mengikuti contoh Rasulullah. Dengan memahami hal ini, seorang muslim akan lebih termotivasi untuk menjaga sahur meskipun dengan cara sederhana.
BERITA23/02/2026 | BAZNAS
Panduan Zakat Fitrah Baznas: Ketentuan, Jumlah, dan Metode Pembayaran Tahun 2026
Panduan Zakat Fitrah Baznas: Ketentuan, Jumlah, dan Metode Pembayaran Tahun 2026
Informasi Zakat Fitrah dari BAZNAS Zakat Fitrah: Kewajiban Setiap Muslim Zakat Fitrah harus dikeluarkan oleh setiap individu Muslim, baik pria maupun wanita, selama bulan Ramadan sebelum Shalat Idul Fitri digelar. Hal ini merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang menekankan kewajiban ini untuk semua individu Muslim. Manfaat dan Makna Zakat Fitrah Zakat Fitrah bukan hanya sarana untuk membersihkan diri setelah berpuasa selama sebulan penuh, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial. Tujuannya adalah agar saudara-saudara yang kurang mampu juga bisa merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri. Syarat dan Ketentuan Wajib Zakat Seorang individu wajib membayar Zakat Fitrah jika memenuhi kriteria berikut: Beragama Islam. Ikut hidup saat bulan Ramadan (termasuk bayi yang lahir sebelum akhir Ramadan). Memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri. Besaran Zakat Fitrah Tahun 2026 (1447 H) Berdasarkan keputusan dewan syariah tahun 2026, besaran zakat yang harus dikeluarkan adalah: Beras/Makanan Pokok: 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Uang Tunai: Rp35.000,00 per jiwa. Waktu Pembayaran dan Penyaluran Zakat Fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum Shalat Idul Fitri dilaksanakan. BAZNAS akan menyalurkan zakat yang terkumpul kepada para mustahik secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan saat merayakan Idul Fitri. Tunaikan Kewajiban Anda Sekarang Jangan menunda kewajiban Anda untuk menyucikan harta dan berbagi kebahagiaan. Anda dapat membayar zakat secara praktis dan aman melalui layanan digital BAZNAS Kabupaten Kuningan. Klik tautan berikut untuk membayar.
BERITA23/02/2026 | Humas
7 Potensi Bahaya Fatal Ghibah saat Puasa yang Harus Anda Waspadai
7 Potensi Bahaya Fatal Ghibah saat Puasa yang Harus Anda Waspadai
Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga lisan, hati, dan perbuatan. Namun, sayangnya, banyak yang meremehkan praktik ghibah sebagai pembatal pahala puasa. Padahal, dosa ini dapat mengikis pahala yang sudah dikumpulkan sejak fajar hingga matahari terbenam. Banyak orang yang berpuasa namun tidak menyadari bahwa mereka kehilangan nilai ibadah karena tidak mampu mengendalikan ucapannya. Fenomena ghibah sebagai penggugur pahala puasa bukan hanya sebagai peringatan moral, tetapi memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur'an dan hadits. Ghibah merujuk pada membicarakan keburukan orang lain yang benar adanya namun tanpa persetujuan dari orang tersebut. Dalam bulan Ramadan atau saat melakukan puasa sunnah, dosa ini menjadi lebih berbahaya karena dapat merusak esensi ibadah yang seharusnya membersihkan jiwa. Para ulama menjelaskan bahwa ghibah sebagai penggugur pahala puasa didasarkan pada sabda Rasulullah. Dalam hadits dari Sahih Bukhari, Rasulullah menegaskan bahwa Allah tidak butuh pada puasa seseorang jika ia tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta. Hal ini menekankan bahwa puasa bukan sekadar ibadah fisik, tetapi juga melibatkan kontrol atas lisan dan hati. Dalam hadits lain dari Sahih Muslim, Rasulullah menggambarkan bahwa orang yang bangkrut di hari kiamat adalah mereka yang membawa pahala shalat dan puasa namun habis karena mempersekutukan orang lain, termasuk melalui ucapannya. Ini menggambarkan bagaimana ghibah sebagai penggugur pahala puasa dapat mengakibatkan kehilangan ganjaran ibadah. Al-Qur'an dalam Surat Al-Hujurat ayat 12 menggambarkan ghibah seperti memakan bangkai saudara sendiri, menunjukkan betapa buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu, ghibah sebagai penggugur pahala puasa merupakan ancaman serius bagi kualitas ibadah seorang muslim. Tujuh bahaya serius ghibah saat berpuasa antara lain menghapus pahala secara perlahan, menodai kesucian Ramadan, memindahkan pahala kepada orang lain, mengotori hati, menghilangkan keberkahan ibadah, menyebabkan permusuhan sosial, dan mengundang azab di akhirat. Untuk menghindari ghibah saat berpuasa, dianjurkan untuk banyak berdzikir dan membaca Al-Qur'an, menyadari konsekuensi berat dari ghibah, serta mengalihkan topik jika berada di lingkungan yang membicarakan aib orang lain. Melalui muhasabah harian dan pertanyaan pada diri sendiri sebelum berbicara, diharapkan dapat menjauhkan diri dari praktik yang dapat menggugurkan pahala puasa.
BERITA23/02/2026 | BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lebak.

Lihat Daftar Rekening →