WhatsApp Icon
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS Lebak gelar Sosialisasi UPZ Desa se-Kecamatan Maja

 

MAJA -  Upaya penguatan tata kelola zakat di tingkat desa terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se-Kecamatan Maja yang digelar dengan melibatkan unsur pemerintah, KUA, BAZNAS, serta para pengurus UPZ desa.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Maja, Edi Nurhedi, S.Sos, Kepala KUA Kecamatan Maja, Ketua UPZ Kecamatan Maja Padil, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, serta para Ketua UPZ Desa se-Kecamatan Maja. 

 

Dalam sambutannya, Camat Maja Edi Nurhedi, S.Sos menegaskan bahwa pengelolaan zakat dan infak harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam aspek administrasi dan pelaporan. Menurutnya, keberadaan UPZ desa merupakan ujung tombak dalam optimalisasi pengumpulan zakat di masyarakat.

 

Ia juga menekankan bahwa desa tidak hanya berperan sebagai pihak yang menerima manfaat zakat, tetapi harus mampu berkontribusi aktif dalam proses pengumpulan.

 

“Desa jangan hanya meminta, tetapi juga harus bisa memberi kontribusi. Jika ingin banyak menerima manfaat, maka harus aktif dalam pengumpulan zakat. Kecamatan Maja kita harapkan bisa menjadi role model pengelolaan zakat di tingkat desa,” tegasnya.

Camat Maja turut mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya BAZNAS Kabupaten Lebak, atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi UPZ Desa ini sebagai bagian dari penguatan kelembagaan zakat.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Maja dalam sambutannya menyampaikan materi teknis terkait mekanisme pengumpulan zakat fitrah. Ia menjelaskan prinsip satu keluarga satu zakat fitrah sebagai upaya penertiban dan keseragaman dalam pelaksanaan zakat di desa-desa.

Menurutnya, keseragaman tata cara pengumpulan zakat sangat penting agar tidak menimbulkan perbedaan praktik di masyarakat serta tetap sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan pentingnya peran UPZ desa sebagai garda terdepan pengelolaan zakat. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis untuk pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.

 

“UPZ desa adalah ujung tombak BAZNAS di masyarakat. Jika pengumpulannya baik, tertib, dan amanah, maka manfaat zakat akan kembali ke masyarakat dalam bentuk program-program yang nyata dan berkelanjutan,” ujar KH. Wawan Gunawan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan resmi agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun syariat. Oleh karena itu, penguatan legalitas dan kapasitas pengurus UPZ menjadi hal yang sangat penting.

Dalam sesi materi sosialisasi, Pak Etua menyampaikan Materi Fikih Zakat, yang mengulas dasar-dasar hukum zakat serta menyinggung Pasal 38 terkait sanksi bagi pihak yang bertindak sebagai amil zakat tanpa kewenangan resmi. Materi ini disampaikan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pengurus UPZ agar menjalankan tugas sesuai ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan.

 

Selanjutnya, Agus Mutaqin menyampaikan materi tentang Tata Kelola UPZ, yang membahas tugas dan fungsi UPZ dalam pengumpulan, pencatatan, serta pelaporan zakat. Ia menekankan pentingnya administrasi yang rapi dan pelaporan yang tepat waktu sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat dan BAZNAS.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) UPZ Desa secara simbolis kepada perwakilan pengurus UPZ, sebagai bentuk penguatan legalitas dan komitmen bersama dalam pengelolaan zakat. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan UPZ Desa se-Kecamatan Maja semakin profesional, amanah, dan mampu mengoptimalkan pengumpulan zakat demi kesejahteraan masyarakat serta kemaslahatan umat. 

29/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas
Zakat Fitrah di Lebak 2026 Resmi Rp40 Ribu, Baznas Targetkan Penghimpunan Capai Rp1 Miliar

Lebak – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menetapkan nominal zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui Sidang Isbat Penetapan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah yang digelar di Aula Baznas Kabupaten Lebak.

Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa penetapan nilai zakat fitrah dan fidyah telah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan harga bahan pokok serta masukan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak.

“Setelah melalui pembahasan dan mempertimbangkan harga bahan pokok di Kabupaten Lebak, disepakati zakat fitrah sebesar Rp40.000 per jiwa dan fidyah sebesar Rp50.000 per hari. Penetapan ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta memberikan manfaat yang maksimal bagi para mustahik,” ujar KH. Wawan Gunawan.

Hasil Update Harga dari Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak harga beras berfariatif ada yang Rp.11.000, Rp.12.000 , Rp.13.000 , Rp.14.000 . yang dibawa ketika rapat penetapan nilai zakat fitrah, sebagai pertimbangan dalam penentuannya.

Ia menambahkan, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk uang tunai maupun beras. Apabila dibayarkan dengan beras, besarannya adalah 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Baznas Lebak juga menargetkan penghimpunan zakat fitrah dan infak Ramadhan 2026 mencapai Rp1 miliar, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

“Kami optimistis target ini tercapai jika masyarakat menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Semakin cepat dihimpun, semakin cepat pula disalurkan kepada yang berhak,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lebak, Diwakili Asisten Daerah I Alkadri,  menyampaikan bahwa Pemkab Lebak mendukung penuh keputusan hasil Sidang Isbat tersebut dan akan segera menindaklanjutinya melalui Surat Edaran resmi kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat.

“Penetapan ini bukan hanya berkaitan dengan kewajiban agama, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas masyarakat. Pemerintah daerah berharap zakat fitrah dapat disalurkan secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Alkadri.

Dari unsur Kementerian Agama Kabupaten Lebak, H. Basit menegaskan bahwa hasil penetapan ini telah sesuai dengan ketentuan fikih zakat serta sejalan dengan regulasi yang berlaku. Ia juga mengimbau para pengurus masjid dan lembaga keagamaan agar aktif menyosialisasikan ketetapan tersebut kepada masyarakat.

“Dengan adanya penetapan resmi ini, diharapkan pelaksanaan zakat fitrah dan fidyah di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih tertib dan seragam,” kata H. Basit.

Sementara itu, MUI Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, menekankan bahwa zakat fitrah memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial yang sangat penting, terutama dalam menjaga keseimbangan dan keadilan sosial menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Zakat fitrah berfungsi untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menunaikannya melalui lembaga resmi seperti Baznas agar pengelolaannya amanah dan tepat sasaran,” ujar KH. Asep Saefullah.

Dengan ditetapkannya nominal zakat fitrah dan fidyah tahun 2026 ini, seluruh masyarakat Kabupaten Lebak diharapkan dapat segera menunaikan kewajiban zakatnya tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para penerima sebelum Hari Raya Idulfitri.

23/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas
BAZNAS Lebak Salurkan Bantuan Kemanusiaan, untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cijaku.

Lebak – Selasa, 06 Januari 2026  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Kampung Pasir Tapos RT 14 RW 05, Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat BAZNAS Lebak terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cijaku dan diterima langsung oleh korban kebakaran dengan disaksikan oleh aparatur kecamatan serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Cijaku, Cece Saputra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Kecamatan Cijaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lebak yang telah cepat merespons dan menyalurkan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah kebakaran. Bantuan ini sangat berarti dan membantu meringankan beban korban,” ujar Camat Cijaku.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak Kh. Wawan Gunawan menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan ini merupakan amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“BAZNAS Lebak hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Ketua BAZNAS Lebak.

Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Lebak akan terus memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan merata.

Korban kebakaran, Ibu Inah, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Lebak.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Lebak dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” tutur Ibu Inah dengan penuh haru.

Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak berharap dapat meringankan beban korban kebakaran sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

06/01/2026 | Kontributor: Humas Baznas Lebak
Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak, Sarana Air Bersih Diresmikan di Ponpes Nurul Falah Banjarsari

 

Lebak, 29 Desember 2025 – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan BAZNAS Kabupaten Lebak kembali diwujudkan melalui peresmian Sarana Air Bersih di Pondok Pesantren Nurul Falah, Desa Ciruji, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Peresmian tersebut dihadiri oleh perwakilan Rumah Sehat BAZNAS Provinsi Banten, Sekretaris Kecamatan Banjarsari, Kepala Desa Ciruji, unsur BPBD Banjarsari, Danramil, Kapolsek, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lebak.

Dalam keterangannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lebak, H. Eri Rachmat, menyampaikan bahwa penyediaan sarana air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, khususnya di lingkungan pesantren dan masyarakat pedesaan.

“Air bersih adalah kebutuhan utama untuk menunjang kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Melalui sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak, kami berharap sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh santri dan masyarakat sekitar, serta mendorong terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar H. Eri Rachmat.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga dibarengi dengan edukasi kesehatan agar masyarakat memiliki kesadaran jangka panjang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain peresmian sarana air bersih, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS Banten yang menekankan pentingnya sanitasi layak, penggunaan air bersih yang aman, serta penerapan prinsip Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Sekretaris Kecamatan Banjarsari dan Kepala Desa Ciruji turut mengapresiasi program tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan masyarakat dan lingkungan pesantren, khususnya dalam mendukung kualitas kesehatan dan kenyamanan aktivitas belajar mengajar.

Melalui program ini, BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak berharap sarana air bersih yang telah diresmikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan berbasis kebutuhan umat.

29/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas Lebak
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BAZNAS Lebak Gelar Siaga Bencana di Pasir Ona

 

 

Lebak, 26 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Siaga Bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah rawan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasir Ona, Kabupaten Lebak, pada Jumat (26/12/2025).

Kegiatan Siaga Bencana tersebut melibatkan relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta unsur masyarakat setempat. Program ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana, khususnya pada musim cuaca ekstrem yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara berkelanjutan.

“BAZNAS tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membangun kesiapsiagaan sejak dini. Kegiatan siaga bencana ini penting agar masyarakat dan relawan memiliki pemahaman serta kesiapan dalam menghadapi potensi risiko bencana,” ujar KH. Wawan Gunawan.

Ia menambahkan, Kabupaten Lebak memiliki sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga kolaborasi antara relawan, masyarakat, dan berbagai pihak menjadi kunci dalam mengurangi dampak bencana.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Lebak, Agus Mutaqin, menjelaskan bahwa kegiatan siaga bencana di Pasir Ona diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pembekalan relawan, pengecekan peralatan kebencanaan, hingga simulasi kesiapsiagaan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan relawan BTB BAZNAS Lebak selalu siap secara fisik, mental, dan teknis. Selain itu, kami juga mendorong keterlibatan masyarakat agar lebih sigap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ungkap Agus Mutaqin.

Ia berharap kegiatan Siaga Bencana ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif serta memperkuat sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas di wilayah rawan bencana.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Lebak menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan, tidak hanya melalui bantuan pascabencana, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif dan edukatif bagi masyarakat.

 

26/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas Lebak

Berita Terbaru

Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS Lebak gelar Sosialisasi UPZ Desa se-Kecamatan Maja
Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS Lebak gelar Sosialisasi UPZ Desa se-Kecamatan Maja
MAJA - Upaya penguatan tata kelola zakat di tingkat desa terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se-Kecamatan Maja yang digelar dengan melibatkan unsur pemerintah, KUA, BAZNAS, serta para pengurus UPZ desa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Maja, Edi Nurhedi, S.Sos, Kepala KUA Kecamatan Maja, Ketua UPZ Kecamatan Maja Padil, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, serta para Ketua UPZ Desa se-Kecamatan Maja. Dalam sambutannya, Camat Maja Edi Nurhedi, S.Sos menegaskan bahwa pengelolaan zakat dan infak harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam aspek administrasi dan pelaporan. Menurutnya, keberadaan UPZ desa merupakan ujung tombak dalam optimalisasi pengumpulan zakat di masyarakat. Ia juga menekankan bahwa desa tidak hanya berperan sebagai pihak yang menerima manfaat zakat, tetapi harus mampu berkontribusi aktif dalam proses pengumpulan. “Desa jangan hanya meminta, tetapi juga harus bisa memberi kontribusi. Jika ingin banyak menerima manfaat, maka harus aktif dalam pengumpulan zakat. Kecamatan Maja kita harapkan bisa menjadi role model pengelolaan zakat di tingkat desa,” tegasnya. Camat Maja turut mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya BAZNAS Kabupaten Lebak, atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi UPZ Desa ini sebagai bagian dari penguatan kelembagaan zakat. Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Maja dalam sambutannya menyampaikan materi teknis terkait mekanisme pengumpulan zakat fitrah. Ia menjelaskan prinsip satu keluarga satu zakat fitrah sebagai upaya penertiban dan keseragaman dalam pelaksanaan zakat di desa-desa. Menurutnya, keseragaman tata cara pengumpulan zakat sangat penting agar tidak menimbulkan perbedaan praktik di masyarakat serta tetap sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan pentingnya peran UPZ desa sebagai garda terdepan pengelolaan zakat. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis untuk pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. “UPZ desa adalah ujung tombak BAZNAS di masyarakat. Jika pengumpulannya baik, tertib, dan amanah, maka manfaat zakat akan kembali ke masyarakat dalam bentuk program-program yang nyata dan berkelanjutan,” ujar KH. Wawan Gunawan. Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan resmi agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun syariat. Oleh karena itu, penguatan legalitas dan kapasitas pengurus UPZ menjadi hal yang sangat penting. Dalam sesi materi sosialisasi, Pak Etua menyampaikan Materi Fikih Zakat, yang mengulas dasar-dasar hukum zakat serta menyinggung Pasal 38 terkait sanksi bagi pihak yang bertindak sebagai amil zakat tanpa kewenangan resmi. Materi ini disampaikan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pengurus UPZ agar menjalankan tugas sesuai ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya, Agus Mutaqin menyampaikan materi tentang Tata Kelola UPZ, yang membahas tugas dan fungsi UPZ dalam pengumpulan, pencatatan, serta pelaporan zakat. Ia menekankan pentingnya administrasi yang rapi dan pelaporan yang tepat waktu sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat dan BAZNAS. Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) UPZ Desa secara simbolis kepada perwakilan pengurus UPZ, sebagai bentuk penguatan legalitas dan komitmen bersama dalam pengelolaan zakat. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan UPZ Desa se-Kecamatan Maja semakin profesional, amanah, dan mampu mengoptimalkan pengumpulan zakat demi kesejahteraan masyarakat serta kemaslahatan umat.
BERITA29/01/2026 | Humas Baznas
Zakat Fitrah di Lebak 2026 Resmi Rp40 Ribu, Baznas Targetkan Penghimpunan Capai Rp1 Miliar
Zakat Fitrah di Lebak 2026 Resmi Rp40 Ribu, Baznas Targetkan Penghimpunan Capai Rp1 Miliar
Lebak – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menetapkan nominal zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui Sidang Isbat Penetapan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah yang digelar di Aula Baznas Kabupaten Lebak. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa penetapan nilai zakat fitrah dan fidyah telah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan harga bahan pokok serta masukan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak. “Setelah melalui pembahasan dan mempertimbangkan harga bahan pokok di Kabupaten Lebak, disepakati zakat fitrah sebesar Rp40.000 per jiwa dan fidyah sebesar Rp50.000 per hari. Penetapan ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta memberikan manfaat yang maksimal bagi para mustahik,” ujar KH. Wawan Gunawan. Hasil Update Harga dari Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak harga beras berfariatif ada yang Rp.11.000, Rp.12.000 , Rp.13.000 , Rp.14.000 . yang dibawa ketika rapat penetapan nilai zakat fitrah, sebagai pertimbangan dalam penentuannya. Ia menambahkan, zakat fitrah dapat ditunaikan dalam bentuk uang tunai maupun beras. Apabila dibayarkan dengan beras, besarannya adalah 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Baznas Lebak juga menargetkan penghimpunan zakat fitrah dan infak Ramadhan 2026 mencapai Rp1 miliar, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi. “Kami optimistis target ini tercapai jika masyarakat menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Semakin cepat dihimpun, semakin cepat pula disalurkan kepada yang berhak,” ungkapnya. Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lebak, Diwakili Asisten Daerah I Alkadri, menyampaikan bahwa Pemkab Lebak mendukung penuh keputusan hasil Sidang Isbat tersebut dan akan segera menindaklanjutinya melalui Surat Edaran resmi kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat. “Penetapan ini bukan hanya berkaitan dengan kewajiban agama, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas masyarakat. Pemerintah daerah berharap zakat fitrah dapat disalurkan secara tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap Alkadri. Dari unsur Kementerian Agama Kabupaten Lebak, H. Basit menegaskan bahwa hasil penetapan ini telah sesuai dengan ketentuan fikih zakat serta sejalan dengan regulasi yang berlaku. Ia juga mengimbau para pengurus masjid dan lembaga keagamaan agar aktif menyosialisasikan ketetapan tersebut kepada masyarakat. “Dengan adanya penetapan resmi ini, diharapkan pelaksanaan zakat fitrah dan fidyah di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih tertib dan seragam,” kata H. Basit. Sementara itu, MUI Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, menekankan bahwa zakat fitrah memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial yang sangat penting, terutama dalam menjaga keseimbangan dan keadilan sosial menjelang Hari Raya Idulfitri. “Zakat fitrah berfungsi untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menunaikannya melalui lembaga resmi seperti Baznas agar pengelolaannya amanah dan tepat sasaran,” ujar KH. Asep Saefullah. Dengan ditetapkannya nominal zakat fitrah dan fidyah tahun 2026 ini, seluruh masyarakat Kabupaten Lebak diharapkan dapat segera menunaikan kewajiban zakatnya tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para penerima sebelum Hari Raya Idulfitri.
BERITA23/01/2026 | Humas Baznas
BAZNAS Lebak Salurkan Bantuan Kemanusiaan, untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cijaku.
BAZNAS Lebak Salurkan Bantuan Kemanusiaan, untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cijaku.
Lebak – Selasa, 06 Januari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Kampung Pasir Tapos RT 14 RW 05, Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat BAZNAS Lebak terhadap warga yang terdampak bencana. Bantuan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Cijaku dan diterima langsung oleh korban kebakaran dengan disaksikan oleh aparatur kecamatan serta tokoh masyarakat setempat. Camat Cijaku, Cece Saputra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Kecamatan Cijaku. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lebak yang telah cepat merespons dan menyalurkan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah kebakaran. Bantuan ini sangat berarti dan membantu meringankan beban korban,” ujar Camat Cijaku. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak Kh. Wawan Gunawan menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan ini merupakan amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS Lebak hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Ketua BAZNAS Lebak. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Lebak akan terus memperkuat peran UPZ di tingkat kecamatan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan merata. Korban kebakaran, Ibu Inah, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Lebak. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Lebak dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” tutur Ibu Inah dengan penuh haru. Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak berharap dapat meringankan beban korban kebakaran sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
BERITA06/01/2026 | Humas Baznas Lebak
Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak, Sarana Air Bersih Diresmikan di Ponpes Nurul Falah Banjarsari
Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak, Sarana Air Bersih Diresmikan di Ponpes Nurul Falah Banjarsari
Lebak, 29 Desember 2025 – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan BAZNAS Kabupaten Lebak kembali diwujudkan melalui peresmian Sarana Air Bersih di Pondok Pesantren Nurul Falah, Desa Ciruji, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Peresmian tersebut dihadiri oleh perwakilan Rumah Sehat BAZNAS Provinsi Banten, Sekretaris Kecamatan Banjarsari, Kepala Desa Ciruji, unsur BPBD Banjarsari, Danramil, Kapolsek, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam keterangannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lebak, H. Eri Rachmat, menyampaikan bahwa penyediaan sarana air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, khususnya di lingkungan pesantren dan masyarakat pedesaan. “Air bersih adalah kebutuhan utama untuk menunjang kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Melalui sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak, kami berharap sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh santri dan masyarakat sekitar, serta mendorong terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar H. Eri Rachmat. Ia menambahkan, program ini tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga dibarengi dengan edukasi kesehatan agar masyarakat memiliki kesadaran jangka panjang dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain peresmian sarana air bersih, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS Banten yang menekankan pentingnya sanitasi layak, penggunaan air bersih yang aman, serta penerapan prinsip Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Sekretaris Kecamatan Banjarsari dan Kepala Desa Ciruji turut mengapresiasi program tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan masyarakat dan lingkungan pesantren, khususnya dalam mendukung kualitas kesehatan dan kenyamanan aktivitas belajar mengajar. Melalui program ini, BAZNAS RI dan BAZNAS Lebak berharap sarana air bersih yang telah diresmikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan berbasis kebutuhan umat.
BERITA29/12/2025 | Humas Baznas Lebak
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BAZNAS Lebak Gelar Siaga Bencana di Pasir Ona
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BAZNAS Lebak Gelar Siaga Bencana di Pasir Ona
Lebak, 26 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Siaga Bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah rawan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasir Ona, Kabupaten Lebak, pada Jumat (26/12/2025). Kegiatan Siaga Bencana tersebut melibatkan relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta unsur masyarakat setempat. Program ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana, khususnya pada musim cuaca ekstrem yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara berkelanjutan. “BAZNAS tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga berupaya membangun kesiapsiagaan sejak dini. Kegiatan siaga bencana ini penting agar masyarakat dan relawan memiliki pemahaman serta kesiapan dalam menghadapi potensi risiko bencana,” ujar KH. Wawan Gunawan. Ia menambahkan, Kabupaten Lebak memiliki sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga kolaborasi antara relawan, masyarakat, dan berbagai pihak menjadi kunci dalam mengurangi dampak bencana. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Lebak, Agus Mutaqin, menjelaskan bahwa kegiatan siaga bencana di Pasir Ona diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pembekalan relawan, pengecekan peralatan kebencanaan, hingga simulasi kesiapsiagaan di lapangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan relawan BTB BAZNAS Lebak selalu siap secara fisik, mental, dan teknis. Selain itu, kami juga mendorong keterlibatan masyarakat agar lebih sigap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ungkap Agus Mutaqin. Ia berharap kegiatan Siaga Bencana ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif serta memperkuat sistem kesiapsiagaan berbasis komunitas di wilayah rawan bencana. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Lebak menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan, tidak hanya melalui bantuan pascabencana, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif dan edukatif bagi masyarakat.
BERITA26/12/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Lakukan Donasi Peduli Sumatra dan Aceh Pada Pelantikan PPPK di Stadion Uwes Qorni
BAZNAS Lebak Lakukan Donasi Peduli Sumatra dan Aceh Pada Pelantikan PPPK di Stadion Uwes Qorni
Lebak — Alhamdulillah, donasi kemanusiaan untuk Sumatra dan Aceh berhasil dihimpun dalam rangkaian acara Pelantikan P3K yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Stadion Uwes Qorni, Kabupaten Lebak. Dari penggalangan donasi tersebut, terkumpul dana sebesar Rp5.415.000. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara di Sumatra dan Aceh. “Alhamdulillah, dari kegiatan Pelantikan P3K ini kita berhasil menghimpun donasi sebesar Rp5.415.000. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para donatur dengan keberkahan rezeki, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap urusan,” ujar Ketua BAZNAS. Donasi yang terkumpul ini selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sumatra dan Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat solidaritas, kepedulian sosial, serta nilai kemanusiaan yang terus digaungkan dalam setiap kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Lebak. BAZNAS Kabupaten Lebak berharap gerakan kepedulian seperti ini dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama, sehingga keberadaan kegiatan besar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi sesama.
BERITA22/12/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Kirim Relawan Tanggap Bencana ke Aceh Melalui BAZNAS RI
BAZNAS Lebak Kirim Relawan Tanggap Bencana ke Aceh Melalui BAZNAS RI
Jakarta, 15 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak mengirimkan satu personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Hady Priyatna, untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Aceh. Pengiriman relawan ini dilakukan melalui koordinasi BAZNAS RI, dengan pelepasan keberangkatan berlangsung pada Senin (15/12) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Hady Priyatna diberangkatkan menggunakan Kapal KMP Jatra I dengan rute Tanjung Priok–Belawan, Kota Medan. Setelah tiba di Belawan, relawan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju wilayah tugas di Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Aceh Timur, sesuai dengan penugasan dari BAZNAS RI. Sebagai personel BAZNAS Tanggap Bencana, Hady Priyatna akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan lapangan, mulai dari asesmen kebutuhan masyarakat terdampak, pendistribusian bantuan logistik, hingga pendampingan kepada korban bencana. Selain itu, ia juga akan membantu koordinasi dengan tim BAZNAS daerah setempat serta unsur relawan lainnya untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan terorganisir. Hady menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk menjalankan tugas kemanusiaan tersebut. Menurutnya, penugasan ke Aceh merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Saya siap melaksanakan tugas yang diberikan BAZNAS. Semoga kehadiran kami di lapangan bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak dan memberikan manfaat nyata,” ujar Hady sebelum keberangkatan. Ia menambahkan, perjalanan panjang melalui jalur laut dan darat merupakan bagian dari konsekuensi tugas kemanusiaan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk segera tiba di lokasi dan bergabung dengan tim nasional. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa Hady Priyatna merupakan relawan yang telah memiliki kesiapan mental dan kemampuan lapangan untuk diterjunkan ke wilayah bencana. “Relawan yang kami kirim adalah personel yang sudah dibekali pelatihan kebencanaan dan pengalaman lapangan. Kami titipkan amanah umat kepada Saudara Hady untuk menjalankan tugas kemanusiaan ini dengan sebaik-baiknya,” tutur KH. Wawan Gunawan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Lebak akan terus berkoordinasi dengan BAZNAS RI dan memantau perkembangan di lapangan selama relawan menjalankan tugas. Pengiriman relawan ini menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS Lebak dalam upaya penanggulangan bencana secara nasional. Melalui sinergi dengan BAZNAS RI, diharapkan bantuan dan kehadiran relawan dapat mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat di wilayah Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur. BAZNAS Lebak berharap, langkah ini tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga semangat kepedulian dan solidaritas antarwilayah dalam menghadapi musibah.
BERITA16/12/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS LEBAK BERIKAN BINGKISAN PADA KEGIATAN ISBAT NIKAH TERPADU HUT LEBAK KE-19
BAZNAS LEBAK BERIKAN BINGKISAN PADA KEGIATAN ISBAT NIKAH TERPADU HUT LEBAK KE-19
Lebak, 10 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak memberikan bingkisan kepada peserta Isbat Nikah Terpadu yang dilaksanakan di Gedung PKK, Rabu (10/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Lebak ke-197 yang diselenggarakan oleh KORPRI Kabupaten Lebak sebagai panitia utama, bekerja sama dengan Pengadilan Agama Lebak dan Kementerian Agama. Pelaksanaan isbat nikah berlangsung tertib dan diikuti pasangan dari berbagai kecamatan yang membutuhkan legalitas pernikahan resmi. Melalui kegiatan ini, pasangan suami istri mendapatkan kepastian hukum terkait status perkawinan mereka. Bupati Lebak dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya layanan terpadu tersebut. “Program seperti ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan kemudahan layanan administrasi keluarga. Kami berterima kasih kepada KORPRI dan seluruh pihak pendukung yang telah berkolaborasi,” ujar Bupati. Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan, BAZNAS Lebak turut hadir memberikan bingkisan kepada para peserta. Ketua BAZNAS Lebak mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian lembaga dalam mendukung program pelayanan sosial berbasis kemaslahatan. “BAZNAS hanya berperan mendukung kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah. Semoga bingkisan ini dapat menambah kebahagiaan bagi para peserta setelah mendapatkan kepastian hukum pernikahan mereka,” ucap Ketua BAZNAS. Isbat nikah yang difasilitasi KORPRI ini mencakup proses pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan resmi oleh Pengadilan Agama. Diharapkan, layanan terpadu ini dapat terus dilakukan agar masyarakat semakin mudah mengakses dokumen legal keluarga.
BERITA10/12/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Buka Layanan ZIS pada MTQ ke 41 Tingkat Kabupaten Lebak
BAZNAS Lebak Buka Layanan ZIS pada MTQ ke 41 Tingkat Kabupaten Lebak
BAZNAS Kabupaten Lebak kembali hadir di tengah masyarakat dengan membuka Gerai Layanan ZIS pada MTQ ke-41 tingkat Kabupaten Lebak. Gerai ini disiapkan untuk memudahkan para pengunjung menunaikan zakat, infak, dan sedekah di momen yang penuh cahaya dan lantunan ayat suci. Di saat yang sama, BAZNAS Lebak juga membuka layanan donasi kemanusiaan untuk saudara-saudara di Sumatra yang sedang tertimpa musibah. Setiap rupiah kebaikan yang disalurkan akan menjadi bantuan nyata untuk meringankan beban mereka. BAZNAS Lebak mengajak masyarakat menjadikan MTQ ini bukan hanya sebagai ajang syiar, tetapi juga ladang amal. Mari berbagi dari apa yang kita punya, agar Allah tambahkan dari arah yang tak disangka-sangka. Jadikan momen MTQ ini ladang amal jariah kita. Kunjungi stand kami, Zakat Anda Selamatkan Mereka! Lokasi: Stand BAZNAS di area MTQ tingkat Kabupaten Lebak. #MTQ #LebakPeduli #Baznas #Palestina #Sumatera #Zakat
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Lebak
BERITA KEGIATAN BAZNAS KABUPATEN LEBAK
BERITA KEGIATAN BAZNAS KABUPATEN LEBAK
Baznas-Buka-Warung-Amal-di-Pawai-MTQ-Bagikan-Air-Minum-Gratis--Buka-Layanan-Donasi-Kemanusiaan Hari ini BAZNAS Kabupaten Lebak kembali hadir di tengah masyarakat melalui layanan “Warung Amal” pada rangkaian kegiatan Pawai MTQ. Dalam giat tersebut, para Amil BAZNAS turun langsung membagikan air minum gratis kepada seluruh peserta pawai, kafilah, hingga masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya acara. Layanan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Lebak untuk mendukung kelancaran kegiatan keagamaan serta memastikan para peserta tetap sehat dan bersemangat selama mengikuti pawai. Kehadiran Warung Amal juga menjadi upaya menghadirkan kebaikan yang terasa langsung manfaatnya bagi masyarakat. Selain berbagi air minum, BAZNAS Lebak juga membuka layanan donasi kemanusiaan, meliputi: - Donasi Kebencanaan Sumatera, sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. - Donasi Kemanusiaan untuk Palestina, sebagai wujud solidaritas dan dukungan kita terhadap perjuangan masyarakat Palestina. Masyarakat yang hadir menyambut baik layanan ini, banyak di antara mereka yang langsung menyalurkan donasinya di lokasi Warung Amal. Antusiasme ini menunjukkan bahwa semangat berbagi dan membantu sesama masih sangat kuat di tengah masyarakat Lebak. BAZNAS Lebak mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini. Setiap rupiah yang disalurkan akan menjadi kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun saudara kita di Palestina. Mari bersama menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir. Untuk donasi, masyarakat dapat mengunjungi Warung Amal BAZNAS Lebak atau layanan donasi resmi BAZNAS Kabupaten Lebak. Bergerak Bersama, Hadirkan Manfaat. BAZNAS Kabupaten Lebak
BERITA01/12/2025 | Humas Baznas
BAZNAS Lebak Perkuat Digitalisasi, Ikuti Rapat Kerja Teknis di Asrama Haji
BAZNAS Lebak Perkuat Digitalisasi, Ikuti Rapat Kerja Teknis di Asrama Haji
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menunjukkan komitmennya dalam akselerasi digital pengelolaan zakat dengan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) IT 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari (26-27 November 2025) ini diikuti oleh para pimpinan dan amil pelaksana (operator SIMBA) dari BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Wakil Ketua IV BAZNAS Lebak, KH. Didin Abdulatif,S.Hi.,M.Pd yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia BAZNAS Lebak dalam mengoperasikan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan aplikasi digital lainnya. "Di tengah tuntutan transparansi dan kemudahan layanan, pemanfaatan IT menjadi kunci. Kegiatan ini kami manfaatkan untuk meng-upgrade kemampuan teknis kami, terutama dalam integrasi data, pelaporan, dan pengamanan sistem," ujar Samsudin. Fokus utama dari rapat teknis kali ini meliputi: Penerapan SIMBA terbaru untuk integrasi data nasional yang lebih akuntabel. Penguatan sistem keamanan siber dalam rangka menjaga amanah data Muzaki dan Mustahik. Optimalisasi kanal digital untuk mempermudah masyarakat Lebak menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS Lebak berharap, hasil dari rapat teknis ini dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Lebak untuk menjadikan pengelolaan zakat semakin modern, transparan, dan berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan Mustahik.
BERITA26/11/2025 | Humas BAZNAS Lebak
Zakat Dana Pensiun: Panduan Hukum, Manfaat, dan Langkah Menghitungnya
Zakat Dana Pensiun: Panduan Hukum, Manfaat, dan Langkah Menghitungnya
Kewajiban Zakat Dana Pensiun dalam Pandangan Islam Zakat dana pensiun telah menjadi topik signifikan bagi pekerja muslim modern. Seiring dengan perkembangan sistem keuangan dan peningkatan penerima manfaat pensiun, pemahaman yang jelas mengenai hukum, manfaat, dan perhitungan zakat dana pensiun sangat penting. Artikel ini memberikan penjelasan menyeluruh mengenai aplikasi syariat zakat dana pensiun dan cara perhitungannya. Para ulama kontemporer telah membahas zakat dana pensiun karena biasanya dana itu diterima setelah seseorang pensiun dari bekerja. Konsensus ulama adalah bahwa zakat dana pensiun menjadi wajib saat nisab dan haul terpenuhi seperti pada zakat mal. Meskipun diterima setelah pensiun, zakat dana pensiun tetap menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Beberapa ulama menyamakan zakat dana pensiun dengan zakat penghasilan karena keduanya berasal dari upah atau hasil kerja seseorang. Zakat dana pensiun dapat dikeluarkan setiap kali penerima menerima pencairan bulanan dari lembaga dana pensiun atau setelah dana terkumpul selama satu tahun, menurut pendapat lain. Fatwa dari lembaga zakat seperti MUI dan lembaga zakat internasional menjelaskan bahwa zakat dana pensiun setara dengan zakat profesi. Zakat dana pensiun dinilai dari manfaat yang diterima penerima pensiun, bukan dari waktu pengumpulan dana saat masih bekerja, sehingga memiliki dasar syar'i yang kuat. Ulama menegaskan bahwa zakat dana pensiun tetap wajib meskipun diterima pada usia lanjut, selama bisa digunakan kapan saja setelah menjadi milik penuh. Ini menunjukkan pentingnya zakat dana pensiun dalam pengelolaan harta pensiun seorang muslim. Kesimpulannya, zakat dana pensiun wajib dikeluarkan jika memenuhi syarat kepemilikan, nisab, dan mempertahankan selama satu haul. Memahami hukum zakat dana pensiun adalah langkah penting agar harta pensiun tetap bersih dan penuh keberkahan. Manfaat Zakat Dana Pensiun untuk Penerima dan Muzaki Zakat dana pensiun memberikan manfaat besar bagi muzaki. Pada masa pensiun, harta yang diterima menjadi sumber utama kehidupan, sehingga menunaikan zakat dana pensiun akan memberikan keberkahan atas harta tersebut. Dengan membayar zakat dana pensiun, seorang muslim menjaga kebersihan harta dari yang tidak baik. Bagi mustahik, zakat dana pensiun merupakan wujud kepedulian yang sangat berarti. Meskipun diterima oleh pensiunan, zakat dana pensiun tetap dapat menjadi sumber bantuan bagi yang membutuhkan, termasuk kebutuhan pokok, pendidikan, dan modal usaha kecil. Zakat dana pensiun juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Dengan membayar zakat dana pensiun, para pensiunan secara tidak langsung membantu mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat, sehingga zakat dana pensiun menjadi penghubung antara sesama muslim. Secara spiritual, zakat dana pensiun membersihkan jiwa dari sifat kikir. Dengan membayar zakat dana pensiun, seseorang berlatih ikhlas dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT, menjaga hati tetap lembut dan penuh empati terhadap sesama. Zakat dana pensiun juga memperkuat lembaga zakat dalam menjalankan program pemberdayaan. Semakin banyak pensiunan yang membayar zakat dana pensiun, semakin banyak manfaat yang dapat disalurkan kepada masyarakat dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Cara Menghitung Zakat Dana Pensiun Perhitungan zakat
BERITA21/11/2025 | Humas
Takut Dinilai saat Berusaha Berubah? Temukan Cara untuk Mendapat Dukungan dari Perspektif Islam
Takut Dinilai saat Berusaha Berubah? Temukan Cara untuk Mendapat Dukungan dari Perspektif Islam
Ingin Berubah Tanpa Takut Dihakimi: Langkah-Langkah Kecil Menuju Peningkatan Diri Menginginkan perubahan menjadi pribadi yang lebih baik adalah hal yang lumrah, namun seringkali rasa takut akan dipandang negatif oleh orang lain menghambat langkah-langkah menuju perbaikan itu. Dalam perspektif Islam, perubahan itu bernilai besar di sisi Allah. Seperti yang dikatakan dalam Al-Qur'an (QS. Ar-Ra'd: 11), bahwa Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai mereka merubah diri sendiri. Takut dinilai oleh orang lain adalah hal yang manusiawi, namun jika berlebihan, hal itu bisa menjadi penghalang utama dalam proses hijrah. Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa setiap manusia pasti berbuat kesalahan, namun yang terbaik adalah yang bertaubat (HR. Tirmidzi). Oleh karena itu, tidak perlu menunggu kesempurnaan untuk mulai berubah, karena semua orang memulai dari nol. Fokus pada penilaian Allah, bukan penilaian manusia, adalah kunci dalam proses perubahan diri. Rasulullah SAW menyatakan bahwa Allah melihat hati dan amal seseorang, bukan rupa atau harta mereka (HR. Muslim). Jadi, jangan terpengaruh oleh penilaian manusia yang tidak menentukan apa pun di hadapan Allah. Dalam agama Islam, perubahan tidak harus besar, yang penting adalah konsistensi. Rasulullah SAW menyatakan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten meskipun kecil (HR. Bukhari). Mulailah dengan hal-hal sederhana seperti shalat tepat waktu, mengurangi dosa digital, membaca Al-Qur'an, menjaga lisan, dan memperbanyak istighfar. Komentar negatif dari orang lain seharusnya dianggap sebagai ujian, bukan penghalang. Allah menegaskan dalam Al-Ankabut: 2 bahwa manusia tidak akan dibiarkan berkata 'Kami beriman' tanpa diuji. Jadi, jadikan komentar negatif sebagai tanda bahwa kita sedang naik level dalam perbaikan diri. Engkau berhak menjadi versi terbaik dari dirimu. Ibnu Taimiyyah menyatakan bahwa keikhlasan adalah kekuatan terbesar seorang hamba. Jadi, ikhlaslah dalam setiap langkah perubahan untuk Allah, dan jangan biarkan omongan manusia menghalangi langkahmu. Takut dinilai dan dikomentari adalah hal yang wajar, namun jangan biarkan hal itu menghentikan langkahmu menuju perbaikan diri. Islam mendukung setiap individu yang ingin memperbaiki diri, meskipun dengan langkah-langkah kecil. Mulailah dari hal-hal sederhana, jaga niat tetap ikhlas, dan fokus pada penilaian Allah. Karena pada akhirnya, hanya penilaian-Nya yang benar-benar penting.
BERITA21/11/2025 | indri irmayanti
Wajib Memenuhi Persyaratan untuk Menunaikan Zakat
Wajib Memenuhi Persyaratan untuk Menunaikan Zakat
Zakat merupakan salah satu pilar utama dalam agama Islam yang mewajibkan individu yang mampu untuk memberikan sebagian harta kepada yang membutuhkan. Individu yang diwajibkan untuk menunaikan zakat disebut sebagai "Muzaki". Hal ini dilihat sebagai tanda ketaatan spiritual dan tanggung jawab sosial yang harus dipenuhi setelah mencapai batas tertentu. Syarat umum bagi individu yang wajib menunaikan zakat, juga dikenal sebagai syarat Muzaki, antara lain: 1. Zakat merupakan ibadah yang diwajibkan hanya bagi pemeluk agama Islam. 2. Mayoritas ulama sepakat bahwa kewajiban menunaikan zakat dibebankan kepada individu Muslim yang sudah baligh dan berakal. 3. Kewajiban zakat hanya berlaku bagi individu yang berstatus merdeka. Adapun jenis-jenis zakat yang wajib ditunaikan oleh Muzaki meliputi: 1. Zakat Fitrah: Wajib bagi setiap individu Muslim yang masih hidup hingga akhir Ramadan. 2. Zakat Maal (Harta): Wajib dikeluarkan dari berbagai jenis harta. Menjadi seorang Muzaki dianggap sebagai sebuah kehormatan dan bukti ketaatan finansial yang secara langsung memberikan dampak positif bagi delapan golongan penerima, yang dikenal sebagai Mustahik. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Islam. [Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs kami tentang Syarat Wajib Menunaikan Zakat.](/SyaratWajibMenunaikanZakat/)
BERITA21/11/2025 | Humas
BAZNAS TANGGAP BENCANA LEBAK SALURKAN BANTUAN UNTUK PESANTREN YANG TERBAKAR DI RANGKASBITUNG
BAZNAS TANGGAP BENCANA LEBAK SALURKAN BANTUAN UNTUK PESANTREN YANG TERBAKAR DI RANGKASBITUNG
Rangkasbitung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui unit Baznas Tanggap Bencana (BTB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan keagamaan. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada Pondok Pesantren Al-Mubarokah yang mengalami kebakaran di Kampung Tenjolaut, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung. Insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan salah satu bangunan pesantren, termasuk fasilitas belajar santri. Melihat kondisi tersebut, Baznas Lebak bergerak cepat memberikan bantuan berupa kebutuhan logistik dan perlengkapan darurat untuk mendukung para santri agar tetap bisa menjalani kegiatan belajar. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan rasa keprihatinan sekaligus komitmen Baznas untuk mendampingi lembaga pendidikan terdampak bencana. “Pesantren adalah benteng moral dan pusat pendidikan akhlak bagi generasi. Ketika musibah terjadi, maka hadirnya Baznas bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi memberikan penguatan agar pesantren tetap bangkit dan kuat,” ujarnya. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarokah, Kiai Ajiji, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian Baznas. “Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan hadirnya Baznas. Musibah ini cukup berat bagi kami, namun alhamdulillah melalui bantuan ini kami merasa tidak sendiri. Semoga menjadi keberkahan bagi para muzaki,” ujar Kiai Ajiji. Sementara itu, Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Lebak, Hadi Priyatna, menegaskan bahwa BTB akan terus hadir dalam setiap kondisi kedaruratan. “Kami bergerak cepat sejak laporan masuk. Prinsip kami adalah sigap, cepat, dan tepat sasaran. InsyaAllah BTB Baznas Lebak akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam kondisi bencana apa pun,” jelas Hadi. Selain bantuan logistik awal, Baznas Lebak juga tengah melakukan asesmen lanjutan untuk kemungkinan dukungan pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan sarana belajar pesantren. Baznas Lebak mengajak masyarakat untuk turut bersinergi dalam membantu pemulihan pesantren melalui jalur zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah dan profesional.
BERITA30/10/2025 | Humas Baznas Lebak
Rumah Layak Huni dari Baznas Lebak, Hadirkan Senyuman untuk Mustahik
Rumah Layak Huni dari Baznas Lebak, Hadirkan Senyuman untuk Mustahik
Lebak – Senyum haru dan bahagia terpancar dari wajah Pak Imam, seorang kakek lansia di Kampung Cibama, Desa Cirompang, Kecamatan Sobang. Ia kini bisa merasakan tinggal di rumah yang layak huni berkat program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) Kabupaten Lebak. Program RLHB ini hadir untuk memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan bermartabat bagi para mustahik yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Ketua Baznas Lebak, KH. Wawan Gunawan, menegaskan bahwa RLHB merupakan bagian penting dari komitmen Baznas dalam pendistribusian zakat yang tepat sasaran. “Tujuan utama dari Rumah Layak Huni ini adalah memastikan bahwa mustahik, khususnya kaum dhuafa dan lansia, dapat hidup lebih layak. Kami tidak ingin ada masyarakat Lebak yang terus tinggal di rumah yang hampir roboh atau tidak layak huni. Zakat harus bisa menjawab kebutuhan mendasar umat, salah satunya tempat tinggal,” jelasnya. Ia menambahkan, alasan pemilihan lansia seperti Pak Imam adalah karena kelompok ini termasuk yang paling rentan. Sebagai mustahik prioritas dalam program pengentasan kemiskinan. “Lansia sering kali tidak lagi mampu bekerja, sementara kebutuhan dasar tetap harus terpenuhi. Karena itu, Baznas Lebak memprioritaskan mereka agar bisa hidup lebih tenang dan nyaman di hari tua,” tambah KH. Wawan. Lebih lanjut, ia menegaskan peran Baznas bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun kepercayaan umat. Terutama dalam kepercayaan muzzaki . “Peran kami adalah memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan muzakki benar-benar tersalurkan sesuai syariat dan membawa manfaat besar. Komitmen Baznas Lebak jelas: zakat harus berdampak, zakat harus menghadirkan perubahan, dan zakat harus mampu menghadirkan senyuman bagi mustahik,” tegasnya. Pak Imam sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat senang sekali. Dulu rumah saya bocor, rapuh, dan tidak layak ditinggali. Sekarang, berkat bantuan Baznas, saya bisa tinggal di rumah yang kokoh dan nyaman. Semoga Allah membalas kebaikan para muzakki dan pengurus Baznas,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Hal serupa juga disampaikan Muhammad soleh, perwakilan dari Pemerintah Desa Cirompang. “Kami melihat langsung kondisi Pak Imam sebelum dibangunkan rumah. Sangat memprihatinkan. Dengan adanya RLHB ini, warga kami benar-benar terbantu. Kami apresiasi tinggi atas langkah nyata Baznas Lebak yang peduli pada masyarakat kecil,” tuturnya. Program Rumah Layak Huni Baznas Lebak diharapkan terus berjalan dan diperluas ke berbagai kecamatan lain. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Baznas Lebak berkomitmen menghadirkan lebih banyak senyuman bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA24/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Sinergi Baznas Banten dan Baznas Lebak: Distribusi Z-Mart Dorong Ekonomi Umat
Sinergi Baznas Banten dan Baznas Lebak: Distribusi Z-Mart Dorong Ekonomi Umat
Lebak – Upaya pemberdayaan ekonomi umat terus diperkuat melalui program Z-Mart, sebuah gerakan ekonomi kerakyatan berbasis warung kecil yang digagas oleh Baznas. Kali ini, Baznas Provinsi Banten berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Lebak dalam mendistribusikan paket bantuan Z-Mart kepada para mustahik di Kabupaten Lebak. Distribusi ini dilaksanakan 2 lokasi , atas nama Bu eha Kp. Pasir tariti Kel. Rangkasbitung Timur Kec. Rangkasibitung dan Bapak Halim di Kp. Barambang Desa Jatimulya Kec. Rangkasbitung. Wakil Ketua II Baznas Provinsi Banten, Ace Sumirsa Ali, menegaskan bahwa Z-Mart hadir sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga mustahik. “Program Z-Mart bukan sekadar memberi bantuan modal usaha, tapi membangun kemandirian. Kami ingin para mustahik naik kelas, dari penerima zakat menjadi muzakki di masa depan,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua III Baznas Lebak, H. Eri Rahmat, menyampaikan bahwa sinergi ini akan terus beranjut , dalam program program pemberdayaan yang ada di baznas. “Baznas Lebak berkomitmen mendampingi para penerima manfaat Z-Mart. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga memberi bimbingan usaha, monitoring, serta memastikan warung yang dibantu bisa berkembang dan menjadi pusat ekonomi keluarga,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat, Bu Eha, mengaku sangat terbantu dengan adanya Z-Mart. “Alhamdulillah, saya merasa bersyukur sekali. Bantuan ini membuat warung kecil saya semakin lengkap. Semoga usaha saya bisa maju dan rezekinya berkah,” tuturnya dengan haru. Senada, penerima lainnya, Pak Halim, menuturkan rasa bahagianya karena bantuan yang diberikan oleh baznas sangat membantu perekonomian keluarga juga meneruskan usahanya. “Saya sebelumnya sering kesulitan menambah barang dagangan. Dengan adanya Z-Mart, saya bisa menambah stok dan insyaAllah usaha jadi lebih lancar. Terima kasih Baznas,” katanya. Program Z-Mart ini diharapkan dapat memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak. Dengan sinergi antara Baznas Provinsi Banten dan Baznas Lebak, langkah nyata pemberdayaan umat semakin kokoh dan berkelanjutan.
BERITA19/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Lebak Ikuti Evaluasi Semester I 2025 dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
Baznas Lebak Ikuti Evaluasi Semester I 2025 dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
Serang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak mengikuti kegiatan Evaluasi Semester I Tahun 2025 dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026 yang digelar Baznas Provinsi Banten. Di Hotel Lynn kota Serang pada 15 - 17 September 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas perencanaan, serta menyusun strategi pengumpulan dan pendayagunaan zakat agar lebih optimal. Sekretaris Baznas Kabupaten Lebak, Samsudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai sarana evaluasi sekaligus pembelajaran untuk meningkatkan kinerja Baznas ke depan. "Alhamdulillah, kami bisa mengikuti evaluasi semester pertama 2025 ini. Banyak hal yang bisa kami petik, terutama terkait penyusunan perencanaan tahun 2026 agar lebih matang. Kegiatan ini juga memberikan gambaran posisi Baznas Lebak di tingkat provinsi, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, maupun pengelolaan dana amil," ungkap Samsudin. Rangkuman Hasil Evaluasi Kabupaten Lebak Berdasarkan dokumen Evaluasi Perencanaan 2025 yang disampaikan, berikut beberapa poin penting terkait kinerja Baznas Lebak: Perencanaan Sudah memiliki Renstra dan RKAT, mengacu pada Renstra Baznas RI serta RPJMD/RKPD. Terlibat dalam forum perencanaan pemerintah daerah, meski umumnya masih sebagai peserta. Kendala utama: keterbatasan SDM perencanaan dan minimnya bimbingan teknis. Pengumpulan ZIS-DSKL Capaian Semester I 2025 mencapai 63,21% dari target, termasuk yang tertinggi di Banten setelah Tangsel dan Kota Tangerang. Kanal utama berasal dari UPZ, sementara kontribusi retail dan digital masih perlu ditingkatkan. Pendistribusian dan Pendayagunaan Secara umum, capaian penyaluran zakat di Banten baru 52,67% dari target. Fokus distribusi di Lebak perlu diperkuat agar seimbang dengan capaian pengumpulan. Data Mustahik Mayoritas mustahik di Lebak berasal dari kalangan buruh (58,1%) dan pedagang (29,6%). Data ini menggambarkan kerentanan ekonomi masyarakat karena dominasi sektor informal dan pekerja harian. Dana Amil & Operasional Capaian penerimaan dana amil relatif baik, yakni 69,54% dari target, termasuk yang tertinggi di Banten. Isu Strategis Tantangan utama: keterbatasan SDM, kurangnya sosialisasi program prioritas, serta perlunya strategi pengumpulan di kanal digital. Diperlukan penguatan distribusi dan optimalisasi pendayagunaan untuk pengentasan kemiskinan. Harapan untuk Perencanaan ke Depan Samsudin menambahkan, hasil evaluasi ini akan menjadi acuan Baznas Lebak dalam memperbaiki perencanaan dan meningkatkan kinerja di semester berikutnya. "Kami berharap dengan adanya bimtek ini, penyusunan dokumen perencanaan 2026 bisa lebih terarah. Tantangan seperti SDM yang terbatas, kanal digital yang belum optimal, hingga penguatan distribusi akan kami jawab dengan strategi yang lebih fokus. Prinsip kami adalah menjaga amanah muzaki agar zakat benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi mustahik," tegasnya. Melalui evaluasi ini, Baznas Lebak berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak.
BERITA16/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Baznas Tanggap Bencana Lebak Tingkatkan Kapasitas Lewat Pelatihan SAR di Bogor
Baznas Tanggap Bencana Lebak Tingkatkan Kapasitas Lewat Pelatihan SAR di Bogor
Bogor – Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lebak terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Hal ini ditandai dengan partisipasi aktif dalam Pelatihan Search and Rescue (SAR) yang digelar di Bogor pada akhir pekan lalu. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai daerah di Banten, termasuk perwakilan dari Lebak. Kegiatan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda yang padat, mulai dari materi di ruang kelas hingga praktik lapangan langsung di lokasi yang telah disiapkan oleh instruktur. Koordinator BTB Lebak, Hadi Priyatna, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan relawan yang profesional dan terlatih. "Wilayah Lebak memiliki risiko bencana cukup tinggi, seperti banjir, tanah longsor, hingga potensi gempa bumi. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan SAR ini sangat penting agar relawan kami lebih siap, sigap, dan mampu memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat terdampak," ungkap Hadi. Rangkaian Kegiatan Pelatihan Pelatihan SAR di Bogor ini menghadirkan instruktur profesional dari lembaga penyelamatan dan penanggulangan bencana. Adapun materi yang diberikan meliputi: Dasar-Dasar SAR – pengenalan sistem operasi penyelamatan, peran relawan, serta koordinasi dengan instansi terkait. Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) – teknik dasar memberikan bantuan medis sebelum tenaga kesehatan tiba. Teknik Pencarian dan Evakuasi Korban – cara melakukan pencarian di medan terbuka maupun tertutup, serta evakuasi korban dengan aman. Penggunaan Peralatan SAR – simulasi penggunaan tandu, tali-temali, hingga peralatan penyelamatan di air. Simulasi Lapangan – praktik nyata di medan latihan, mulai dari pencarian korban hilang hingga evakuasi korban bencana. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi manajemen posko bencana dan psikososial kebencanaan, yang menekankan pentingnya pendampingan mental bagi para penyintas. Hadi Priyatna menegaskan, pelatihan ini bukan hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga mempererat kerja sama antarrelawan Baznas se-Banten. “Relawan tidak bisa bekerja sendiri, harus ada sinergi. Melalui pelatihan ini, kami belajar koordinasi yang lebih baik, sehingga saat diterjunkan ke lokasi bencana bisa lebih efektif,” jelasnya. Dirinya juga menambahkan bahwa BTB Lebak akan terus melakukan penguatan SDM melalui pelatihan berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun provinsi. “Kami ingin relawan Baznas benar-benar siap kapan saja, karena bencana tidak pernah bisa diprediksi. Dengan pelatihan ini, prinsip kami jelas: cepat, tepat, dan selamat dalam melayani masyarakat,” tegas Hadi.
BERITA12/09/2025 | Humas Baznas Lebak
BAZNAS Lebak Berbagi Keceriaan,  bersama Anak-anak Yatim
BAZNAS Lebak Berbagi Keceriaan, bersama Anak-anak Yatim
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak kembali menggelar kegiatan penuh makna melalui program “Berbagi Keceriaan” dengan menghadirkan 85 anak yatim dari 17 sekolah di Kecamatan Maja, Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Warunggunung, Cileles, dan Cikulur. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, kali ini Baznas Lebak mengajak anak-anak yatim bermain bersama di arena hiburan anak Sultan Let’s Play. Suasana keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang tampak gembira menikmati berbagai wahana permainan, canda, dan kebersamaan. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang utuh bagi anak-anak yatim. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan keceriaan dan menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak yatim. Mereka adalah amanah umat yang harus kita jaga, kita bahagiakan, dan kita dukung. Semoga apa yang diberikan hari ini bisa menambah motivasi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ungkapnya. Dalam kesempatan ini, setiap anak juga menerima paket berisi tas sekolah, perlengkapan alat tulis, dan uang saku. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan mereka dalam menempuh pendidikan. Salah satu anak yatim yang ikut serta, Hafiz, mengungkapkan rasa senangnya. “Saya sangat senang sekali bisa ikut bermain di sini bersama teman-teman. Terima kasih Baznas Lebak sudah kasih tas, alat sekolah, dan uang saku. Rasanya bahagia sekali,” ucap Hafiz sambil tersenyum. Kegiatan yang dikemas penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat bukan hanya secara material, tetapi juga secara emosional dengan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Baznas Lebak menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program-program yang menyentuh langsung kehidupan mustahik, termasuk perhatian khusus bagi anak yatim sebagai bagian dari upaya mencetak generasi penerus yang tangguh dan berakhlak mulia.
BERITA09/09/2025 | Humas Baznas Lebak
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat