WhatsApp Icon
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM
BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM
Lebak, 31 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui BAZNAS Tanggap Bencana menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Bustanul Ulum, yang berlokasi di Kampung Lebak Kubang, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Bapak Samsudin, selaku Anggota BAZNAS Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh Bapak Sartuhi Setiawan dari Kecamatan Cijaku. Turut hadir dan mendampingi dari unsur pemerintahan desa, Bapak H. Asep Saepulah, Kepala Desa Ciapus, beserta jajaran Pemerintah Desa Ciapus. Pondok Pesantren Bustanul Ulum merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah asuhan KH. Nurdi, dan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan pendidikan serta kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Desa Ciapus dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dan disalurkan kembali untuk kemaslahatan umat. Bapak Samsudin menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Lebak akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan. “Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Lebak sekaligus amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung aktivitas Pondok Pesantren Bustanul Ulum,” ungkap Samsudin. Sementara itu, Bapak H. Asep Saepulah, selaku Kepala Desa Ciapus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Pondok Pesantren Bustanul Ulum. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. BAZNAS Kabupaten Lebak berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta memperkuat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya untuk hadir, responsif, profesional, dan amanah dalam melayani masyarakat, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak yang nyata bagi penerima manfaat. BAZNAS Kabupaten Lebak Menunaikan Amanah, Menguatkan Umat, Mengentaskan Kemiskinan.
31/08/2026 | Media Baznas Lebak
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032
LEBAK — Pergantian kepemimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak mulai dipersiapkan jauh sebelum masa jabatan pimpinan periode 2022–2027 berakhir. Pemerintah Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Lebak tengah menyiapkan tahapan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan BAZNAS untuk periode 2027–2032. Langkah tersebut bukan semata agenda pergantian kepemimpinan. Bagi BAZNAS Lebak, proses ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengelolaan zakat sekaligus memastikan lembaga yang mengelola dana umat tersebut tetap berjalan dengan tata kelola yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Persiapan pembentukan Pansel dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan jajaran pimpinan BAZNAS Lebak pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses seleksi dapat dipersiapkan secara matang sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS periode saat ini pada Januari 2027. Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Alkadri, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pembahasan awal terkait pembentukan Pansel. “Sekarang kami sedang mempersiapkan pembentukan Pansel. Setelah hasil pembahasan ini dilaporkan kepada Bupati Lebak, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan keputusan sebagai dasar pelaksanaan seleksi,” kata Alkadri. Menurutnya, persiapan dilakukan lebih awal karena proses seleksi pimpinan BAZNAS membutuhkan sejumlah tahapan. Pemerintah daerah berharap proses tersebut dapat berlangsung secara tertib sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan ketika masa jabatan pimpinan BAZNAS periode 2022–2027 berakhir. “Proses rekrutmen membutuhkan waktu. Karena itu, persiapannya harus dilakukan dari sekarang agar ketika masa jabatan berakhir, pimpinan yang baru sudah siap melanjutkan tugas,” ujarnya. Menyiapkan Kepemimpinan yang Kredibel Setelah memperoleh dasar penetapan dari Bupati Lebak, Pansel akan menjalankan sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Di antaranya menyusun pedoman teknis seleksi, melaksanakan proses penerimaan dan penilaian calon pimpinan, menerima serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat, hingga melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Republik Indonesia. Proses tersebut menjadi penting mengingat BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Di tingkat daerah, lembaga ini tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan, tetapi juga memastikan dana zakat dapat disalurkan dan didayagunakan secara tepat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, regenerasi kepemimpinan BAZNAS Lebak diharapkan menghasilkan figur-figur yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga integritas, pemahaman terhadap pengelolaan zakat, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat. Bagi BAZNAS Lebak, proses seleksi pimpinan periode 2027–2032 juga menjadi momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan di tengah tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang semakin transparan, profesional, dan berdampak. Dari Regenerasi Menuju Penguatan Lembaga Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lebak periode 2022–2027 masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai program dan agenda kelembagaan hingga berakhirnya masa jabatan. Pada saat yang sama, proses persiapan kepemimpinan berikutnya mulai berjalan agar estafet pengelolaan zakat dapat berlangsung tanpa jeda. Sinergi antara BAZNAS Lebak dan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Koordinasi sejak tahap awal diharapkan mampu menciptakan proses seleksi yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lebih dari sekadar pergantian personalia, seleksi pimpinan BAZNAS periode 2027–2032 diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan untuk menghadapi tantangan pengelolaan zakat lima tahun ke depan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS Lebak diharapkan mampu memperluas kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Lebak. Sebab, pada akhirnya, keberhasilan BAZNAS tidak hanya diukur dari seberapa besar zakat yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas zakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.
28/08/2026 | Media Baznas Lebak
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah
LEBAK – Sebanyak 75 anak yatim mendapatkan paket perlengkapan sekolah dan santunan dalam program kepedulian pendidikan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak bersama organisasi mitra (ORMIT) pendidikan anak, yakni IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI. Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang BIM pada 25 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari kolaborasi BAZNAS Lebak dan ORMIT untuk menghadirkan manfaat zakat dan donasi secara langsung kepada anak-anak yang membutuhkan. Program tersebut turut mendapat dukungan donasi dari Kitabisa, yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan bagi para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk komitmen lembaga dalam memastikan dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak yatim. Bantuan yang diberikan meliputi tas, perlengkapan sekolah, santunan, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Namun, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak menikmati rangkaian kegiatan yang penuh keceriaan. Pendongeng Ka Ade Bolang turut hadir menghibur dan memberikan dongeng edukatif kepada para peserta. Dengan gaya bercerita yang interaktif dan dekat dengan dunia anak, Ka Ade Bolang berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti cerita, berinteraksi, dan menikmati momen kebersamaan bersama teman-teman mereka. Kehadiran pendongeng menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebab, perhatian kepada anak yatim bukan hanya soal memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk bergembira, mendapatkan pengalaman positif, dan merasa dihargai. Bukan Sekadar Tas, Ada Harapan di Dalamnya Bagi sebagian anak, tas baru dan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi penerima manfaat, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri. Di tengah berbagai kebutuhan keluarga, perlengkapan sekolah sering kali menjadi salah satu pengeluaran yang harus diprioritaskan. Karena itu, dukungan terhadap anak yatim memiliki arti penting untuk menjaga agar proses pendidikan mereka tetap berjalan. BAZNAS Lebak bersama IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI melihat pendidikan sebagai salah satu pintu penting untuk membuka masa depan anak-anak. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Lembaga zakat, organisasi pendidikan, donatur, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi. Dukungan donasi melalui Kitabisa menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam gerakan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa perhatian kepada anak yatim harus diberikan secara utuh, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka. “Yang kita berikan hari ini bukan hanya tas, alat sekolah, dan santunan. Lebih dari itu, kita ingin memberikan semangat kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan dan ada banyak orang yang peduli terhadap perjalanan mereka,” ujar Ketua BAZNAS Lebak. Ia menambahkan, sinergi dengan IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI menjadi kekuatan penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pendidikan BAZNAS. Dari Donasi Menjadi Senyum Anak-Anak Program tersebut juga memperlihatkan bagaimana donasi masyarakat dapat diubah menjadi manfaat yang dirasakan secara langsung. Dana yang dihimpun melalui Kitabisa tidak berhenti sebagai angka dalam sebuah laporan, tetapi diwujudkan menjadi perlengkapan sekolah, santunan, serta pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak penerima manfaat. Sebanyak 75 anak yatim menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Keceriaan mereka ketika menerima bantuan, mengikuti dongeng Ka Ade Bolang, dan menikmati kebersamaan menjadi gambaran sederhana tentang arti sebuah kepedulian. Sebab, bagi seorang anak, perhatian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, sebuah tas baru, alat tulis, santunan, cerita yang menghibur, dan kesempatan untuk tertawa bersama sudah cukup untuk membuat mereka merasa diperhatikan. BAZNAS Lebak berharap kolaborasi bersama ORMIT dan berbagai pihak lainnya dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang 75 paket bantuan. Ini adalah tentang 75 anak yang kembali diingatkan bahwa pendidikan mereka penting, masa depan mereka berharga, dan mereka tidak sendirian dalam menapaki perjalanan hidup. Melalui zakat, infak, sedekah, dan kolaborasi, BAZNAS Lebak bersama para mitra terus berupaya mengubah kepedulian menjadi aksi nyata—dan mengubah bantuan menjadi harapan.
25/08/2026 | Media Baznas Lebak

BAZNAS TV

Layanan Kemudahan Bayar Zakat

Penulis: Media Baznas

Penyaluran

Penulis: Media Baznas Lebak