WhatsApp Icon
Kemarau Melanda, BAZNAS Hadir Salurkan Air Bersih Kolaborasi BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak

LEBAK 29 Agustus 2026 — Musim kemarau mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan oleh warga yang sumber airnya mulai mengering, sehingga kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Banten bersama BAZNAS Kabupaten Lebak bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kemarau. Pendistribusian dilakukan di sekitar Pondok Pesantren Al Washliyah, Desa Margaluyu, Kecamatan Leuwidamar, serta Kampung Ciangireun, Desa Girijagabaya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak.

Bantuan air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat kondisi kemarau.

Di lapangan, proses pendistribusian melibatkan unsur BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Hadir dalam kegiatan tersebut Dowi, Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS, bersama Komandan BTB BAZNAS Provinsi Banten, Agus Mutaqin selaku Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, serta jajaran tim.

Bukan Sekadar Air, tetapi Kepedulian

Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Lebak, Agus Mutaqin, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bagian dari respons cepat BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan air bersih ini bukan hanya tentang mendistribusikan air, tetapi tentang menghadirkan kepedulian dan memastikan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tetap merasakan kehadiran BAZNAS. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terganggu akibat kemarau, kami berupaya untuk hadir dan memberikan bantuan secara cepat dan tepat sasaran.”

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kabupaten Lebak menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan sinergi antara BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kabupaten Lebak dan tim di lapangan, kita dapat bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi manfaat bagi masyarakat.”

BAZNAS Terus Hadir di Tengah Masyarakat

Pendistribusian air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kehadiran tim di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

BAZNAS Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Lebak.

Melalui semangat “Zakat Membawa Manfaat”, setiap bantuan diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi wujud nyata bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

Di tengah musim kemarau, setetes air menjadi sangat berarti. Dan melalui gerakan bersama ini, BAZNAS berupaya memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang merasa sendirian menghadapi kesulitan.

BAZNAS Lebak — Amanah, Profesional, dan Berdampak.

29/09/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
BAZNAS KABUPATEN LEBAK SERAHKAN BANTUAN BENCANA KEBAKARAN KEPADA PONDOK PESANTREN BUSTANUL ULUM

Lebak, 31 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak melalui BAZNAS Tanggap Bencana menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Bustanul Ulum, yang berlokasi di Kampung Lebak Kubang, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Lebak dalam memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren.

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Bapak Samsudin, selaku Anggota BAZNAS Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh Bapak Sartuhi Setiawan dari Kecamatan Cijaku.

Turut hadir dan mendampingi dari unsur pemerintahan desa, Bapak H. Asep Saepulah, Kepala Desa Ciapus, beserta jajaran Pemerintah Desa Ciapus.

Pondok Pesantren Bustanul Ulum merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah asuhan KH. Nurdi, dan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan pendidikan serta kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Desa Ciapus dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dan disalurkan kembali untuk kemaslahatan umat.

Bapak Samsudin menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Lebak akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Lebak sekaligus amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung aktivitas Pondok Pesantren Bustanul Ulum,” ungkap Samsudin.

Sementara itu, Bapak H. Asep Saepulah, selaku Kepala Desa Ciapus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Pondok Pesantren Bustanul Ulum.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. BAZNAS Kabupaten Lebak berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta memperkuat sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan kemaslahatan umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menegaskan komitmennya untuk hadir, responsif, profesional, dan amanah dalam melayani masyarakat, serta memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak yang nyata bagi penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Lebak
Menunaikan Amanah, Menguatkan Umat, Mengentaskan Kemiskinan.

 

31/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Menjaga Kesinambungan Pengelolaan Zakat, Lebak Mulai Siapkan Seleksi Pimpinan BAZNAS 2027–2032

LEBAK — Pergantian kepemimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak mulai dipersiapkan jauh sebelum masa jabatan pimpinan periode 2022–2027 berakhir. Pemerintah Kabupaten Lebak bersama BAZNAS Lebak tengah menyiapkan tahapan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan BAZNAS untuk periode 2027–2032.

Langkah tersebut bukan semata agenda pergantian kepemimpinan. Bagi BAZNAS Lebak, proses ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengelolaan zakat sekaligus memastikan lembaga yang mengelola dana umat tersebut tetap berjalan dengan tata kelola yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Persiapan pembentukan Pansel dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan jajaran pimpinan BAZNAS Lebak pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan proses seleksi dapat dipersiapkan secara matang sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS periode saat ini pada Januari 2027.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Alkadri, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pembahasan awal terkait pembentukan Pansel.

“Sekarang kami sedang mempersiapkan pembentukan Pansel. Setelah hasil pembahasan ini dilaporkan kepada Bupati Lebak, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan keputusan sebagai dasar pelaksanaan seleksi,” kata Alkadri.

Menurutnya, persiapan dilakukan lebih awal karena proses seleksi pimpinan BAZNAS membutuhkan sejumlah tahapan. Pemerintah daerah berharap proses tersebut dapat berlangsung secara tertib sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan ketika masa jabatan pimpinan BAZNAS periode 2022–2027 berakhir.

“Proses rekrutmen membutuhkan waktu. Karena itu, persiapannya harus dilakukan dari sekarang agar ketika masa jabatan berakhir, pimpinan yang baru sudah siap melanjutkan tugas,” ujarnya.

Menyiapkan Kepemimpinan yang Kredibel

Setelah memperoleh dasar penetapan dari Bupati Lebak, Pansel akan menjalankan sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Di antaranya menyusun pedoman teknis seleksi, melaksanakan proses penerimaan dan penilaian calon pimpinan, menerima serta menindaklanjuti pengaduan masyarakat, hingga melakukan koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Republik Indonesia.

Proses tersebut menjadi penting mengingat BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Di tingkat daerah, lembaga ini tidak hanya menjalankan fungsi penghimpunan, tetapi juga memastikan dana zakat dapat disalurkan dan didayagunakan secara tepat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, regenerasi kepemimpinan BAZNAS Lebak diharapkan menghasilkan figur-figur yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial, tetapi juga integritas, pemahaman terhadap pengelolaan zakat, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan masyarakat.

Bagi BAZNAS Lebak, proses seleksi pimpinan periode 2027–2032 juga menjadi momentum untuk memperkuat fondasi kelembagaan di tengah tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang semakin transparan, profesional, dan berdampak.

Dari Regenerasi Menuju Penguatan Lembaga

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lebak periode 2022–2027 masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai program dan agenda kelembagaan hingga berakhirnya masa jabatan. Pada saat yang sama, proses persiapan kepemimpinan berikutnya mulai berjalan agar estafet pengelolaan zakat dapat berlangsung tanpa jeda.

Sinergi antara BAZNAS Lebak dan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut. Koordinasi sejak tahap awal diharapkan mampu menciptakan proses seleksi yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih dari sekadar pergantian personalia, seleksi pimpinan BAZNAS periode 2027–2032 diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan untuk menghadapi tantangan pengelolaan zakat lima tahun ke depan.

Dengan kepemimpinan yang kuat dan tata kelola yang semakin baik, BAZNAS Lebak diharapkan mampu memperluas kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan BAZNAS tidak hanya diukur dari seberapa besar zakat yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari seberapa luas zakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.

 

28/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Bukan Sekadar Tas dan Alat Tulis, 75 Anak Yatim di Lebak Dapat Suntikan Semangat untuk Terus Sekolah

LEBAK – Sebanyak 75 anak yatim mendapatkan paket perlengkapan sekolah dan santunan dalam program kepedulian pendidikan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak bersama organisasi mitra (ORMIT) pendidikan anak, yakni IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI.

Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang BIM pada 25 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari kolaborasi BAZNAS Lebak dan ORMIT untuk menghadirkan manfaat zakat dan donasi secara langsung kepada anak-anak yang membutuhkan.

Program tersebut turut mendapat dukungan donasi dari Kitabisa, yang kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan pendidikan bagi para penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk komitmen lembaga dalam memastikan dana yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak yatim.

Bantuan yang diberikan meliputi tas, perlengkapan sekolah, santunan, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Namun, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan.

Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak menikmati rangkaian kegiatan yang penuh keceriaan. Pendongeng Ka Ade Bolang turut hadir menghibur dan memberikan dongeng edukatif kepada para peserta.

Dengan gaya bercerita yang interaktif dan dekat dengan dunia anak, Ka Ade Bolang berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti cerita, berinteraksi, dan menikmati momen kebersamaan bersama teman-teman mereka.

Kehadiran pendongeng menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebab, perhatian kepada anak yatim bukan hanya soal memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk bergembira, mendapatkan pengalaman positif, dan merasa dihargai.

Bukan Sekadar Tas, Ada Harapan di Dalamnya

Bagi sebagian anak, tas baru dan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi penerima manfaat, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri.

Di tengah berbagai kebutuhan keluarga, perlengkapan sekolah sering kali menjadi salah satu pengeluaran yang harus diprioritaskan. Karena itu, dukungan terhadap anak yatim memiliki arti penting untuk menjaga agar proses pendidikan mereka tetap berjalan.

BAZNAS Lebak bersama IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI melihat pendidikan sebagai salah satu pintu penting untuk membuka masa depan anak-anak.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Lembaga zakat, organisasi pendidikan, donatur, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Dukungan donasi melalui Kitabisa menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam gerakan tersebut.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa perhatian kepada anak yatim harus diberikan secara utuh, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka.

“Yang kita berikan hari ini bukan hanya tas, alat sekolah, dan santunan. Lebih dari itu, kita ingin memberikan semangat kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan dan ada banyak orang yang peduli terhadap perjalanan mereka,” ujar Ketua BAZNAS Lebak.

Ia menambahkan, sinergi dengan IGRA, IGTKI, dan HIMPAUDI menjadi kekuatan penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pendidikan BAZNAS.

Dari Donasi Menjadi Senyum Anak-Anak

Program tersebut juga memperlihatkan bagaimana donasi masyarakat dapat diubah menjadi manfaat yang dirasakan secara langsung.

Dana yang dihimpun melalui Kitabisa tidak berhenti sebagai angka dalam sebuah laporan, tetapi diwujudkan menjadi perlengkapan sekolah, santunan, serta pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak penerima manfaat.

Sebanyak 75 anak yatim menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Keceriaan mereka ketika menerima bantuan, mengikuti dongeng Ka Ade Bolang, dan menikmati kebersamaan menjadi gambaran sederhana tentang arti sebuah kepedulian.

Sebab, bagi seorang anak, perhatian tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, sebuah tas baru, alat tulis, santunan, cerita yang menghibur, dan kesempatan untuk tertawa bersama sudah cukup untuk membuat mereka merasa diperhatikan.

BAZNAS Lebak berharap kolaborasi bersama ORMIT dan berbagai pihak lainnya dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang 75 paket bantuan.

Ini adalah tentang 75 anak yang kembali diingatkan bahwa pendidikan mereka penting, masa depan mereka berharga, dan mereka tidak sendirian dalam menapaki perjalanan hidup.

Melalui zakat, infak, sedekah, dan kolaborasi, BAZNAS Lebak bersama para mitra terus berupaya mengubah kepedulian menjadi aksi nyata—dan mengubah bantuan menjadi harapan.

 

25/08/2026 | Kontributor: Media Baznas Lebak
Kolaborasi Kebaikan, BAZNAS RI Salurkan Ribuan Al-Qur’an untuk Masyarakat Baduy Mualaf.

LEBAK — Semangat kolaborasi dalam menghadirkan kemanfaatan bagi umat diwujudkan melalui penyaluran ribuan Al-Qur’an oleh BAZNAS RI bersama Cordoba Gramedia dan International Networking of Humanitarian (INH) di Kp Baduy Kompol, Desa Sangkanwangi, Kec. Leuwidamar Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/8/2026).

 

Sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai Rp500.787.343 disalurkan melalui amanah sedekah dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring. Selain itu, INH turut mendukung penyaluran sebanyak 1.000 eksemplar Al-Qur’an.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, Plt. Asisten Daerah III Setda Kabupaten Lebak Dr. Iyan Fitriyana, serta tokoh masyarakat Baduy Kompol Ustadz Kasja

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, INH, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Kabupaten Lebak menjadi salah satu titik penyaluran.

 

Menurutnya, Al-Qur’an merupakan kebutuhan penting umat, khususnya bagi masjid, mushola, dan lembaga pendidikan. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat, termasuk di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.

 

“Harapannya, Al-Qur’an ini tidak hanya sampai kepada penerima manfaat, tetapi benar-benar dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi amal jariyah bagi para donatur dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar KH. Wawan Gunawan.

 

Sementara itu, Dr. Iyan Fitriyan mengapresiasi kolaborasi BAZNAS RI, Cordoba Gramedia, dan INH dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

 

“Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak tentu mendukung berbagai program yang memberikan kemanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Senada, Ustadz Kasja menilai penyaluran Al-Qur’an memiliki makna penting bagi masyarakat.

 

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan. Semoga penyaluran ini memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman dan komunitas yang membutuhkan,” tuturnya.

 

Program ini merupakan bagian dari agenda penyaluran BAZNAS dan INH di empat provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

 

Melalui kolaborasi kebaikan tersebut, diharapkan Al-Qur’an yang disalurkan dapat terus dibaca, dipelajari, diajarkan, dan diamalkan, sehingga menjadi sumber keberkahan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.

 

20/08/2026 | Kontributor: BAZNAS LEBAK

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan Bantuan untuk Ponpes Darul Qur'an yang Terdampak Kebakaran
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan Bantuan untuk Ponpes Darul Qur'an yang Terdampak Kebakaran
Lebak, – BAZNAS Kabupaten Lebak merespon cepat musibah kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren Darul Qur'an di Kampung Sumur Picung, Desa Baros, Kecamatan Warunggunung, pada Sabtu, 3 Mei 2025 dini hari. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Lebak melalui Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Nurul Huda Maarif, MA., bersama Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000,00 guna meringankan beban pondok pesantren yang terdampak musibah. Selain itu, BPBD juga memberikan bantuan berupa terpal dan makanan, serta Dinas Sosial Kabupaten Lebak telah terlebih dahulu menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan kasur. Ucapan belasungkawa dan dukungan moral disampaikan oleh Bupati Lebak melalui Kepala Bagian Kesra Setda Lebak, Iyan Fitriyana. Dalam penyampaiannya, Bupati mendorong agar pondok pesantren dapat mengajukan permohonan hibah sarana keagamaan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak sebagai bentuk apresiasi atas peran pondok pesantren dalam membina umat dan menanamkan nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Kebakaran di Ponpes Darul Qur’an terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari dan diduga berasal dari korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun empat kobong pondok pesantren habis terbakar dan satu majlis terdampak, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp45.000.000,00.
BERITA03/05/2025 | Mumu Nazmudin
Dari Satu Ekor Kambing, Harapan Itu Tumbuh
Dari Satu Ekor Kambing, Harapan Itu Tumbuh
Desa Giri Jaya, Kecamatan Muncang – Kabupaten Lebak Dulu, Ibu Nuri hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Setiap harinya ia berjuang mencukupi kebutuhan keluarga dari hasil suami yang tak menentu. Namun, hidupnya berubah ketika ia mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Lebak. Melalui Program Bantuan Modal Usaha, Ibu Nuri kini memiliki usaha ternak kambing. Dengan modal yang diberikan, ia mulai membangun harapan baru. Satu ekor kambing yang kini berkembang menjadi sumber pemasukan bagi keluarganya. Ia tak lagi hanya menggantungkan diri, tapi mulai mandiri dan berdaya. Bantuan dari para donatur dan muzakki seperti Anda bukan hanya sekadar angka, tapi menjadi peluang kehidupan baru bagi mereka yang membutuhkan. Bayangkan, satu donasi Anda hari ini bisa menjadi jalan rezeki untuk ibu-ibu tangguh lainnya seperti Ibu Nuri. Yuk, jadi bagian dari perubahan!Donasikan sebagian rezeki Anda melalui BAZNAS Kabupaten Lebak.Bersama, kita bangun kemandirian umat. #BerbagiBersamaBAZNAS #ZakatMembahagiakan #UMKMBerdaya #BaznasLebak #KebangkitanZakat
BERITA23/04/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan Santunan untuk Korban Kebakaran di Kp. Cihamerang
BAZNAS Kabupaten Lebak Salurkan Santunan untuk Korban Kebakaran di Kp. Cihamerang
Kamis, 10 April 2025 — BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah. Kali ini, bantuan disalurkan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kp. Cihamerang RT.004 RW.002 Desa Kadurahayu Kecamatan Bojongmanik, sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tiga rumah warga hangus dilalap si jago merah. Ketiga kepala keluarga yang terdampak adalah Bapak Saudin, Bapak Santa, dan Bapak Lamin. Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup besar dirasakan oleh para korban. Sebagai bentuk tanggap darurat, BAZNAS Kabupaten Lebak menyerahkan bantuan berupa santunan tunai untuk membantu meringankan beban para korban dalam masa pemulihan pascakebakaran. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi keluarga terdampak untuk bangkit dan kembali menata kehidupan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah diuji. Terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semoga menjadi amal jariyah dan keberkahan untuk kita semua. #BAZNASLebak #ZakatTumbuhBermanfaat #TanggapBencana #SantunanKebakaran #ZakatUntukKemanusiaan
BERITA10/04/2025 | Mumu Nazmudin
PERINGATAN NUZULUL QUR’AN 1446 H DAN BUKA PUASA BERSAMA 2000 SANTRI & DHUAFA DI MASJID RAYA AL-BANTANI
PERINGATAN NUZULUL QUR’AN 1446 H DAN BUKA PUASA BERSAMA 2000 SANTRI & DHUAFA DI MASJID RAYA AL-BANTANI
Serang, 17 Maret 2025 – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1446 H, sebanyak 2000 santri dan dhuafa dari seluruh Provinsi Banten berkumpul di Masjid Raya Al-Bantani untuk mengikuti acara peringatan yang mengusung tema “Pengamalan Nilai Qur’ani dalam Optimalisasi Zakat untuk Kesejahteraan Umat”. Acara ini juga dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama, yang bertujuan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Acara yang berlangsung pada 17 Ramadan 1446 H ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten beserta jajarannya, serta para pimpinan BAZNAS dari masing-masing daerah di Banten, termasuk Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak. Kehadiran para pemimpin daerah dan tokoh agama diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat yang lebih optimal demi kesejahteraan umat. Sebanyak 200 santri dari Kabupaten Lebak turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berangkat menggunakan empat bus dan berasal dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan, di antaranya: DTA Al-Kautsar DTA Al-A’raf Ponpes Al-Abror Ponpes Darussa’adah Ponpes Darul Musyaffa Ponpes Nurul Yatama Ponpes Darul Muntaha Ponpes Qothrotul Falah Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah yang mengangkat pentingnya penerapan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal pengelolaan zakat. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan umat, terutama bagi kaum dhuafa dan santri yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap agar momentum Nuzulul Qur’an dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an, terutama dalam hal kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan. Para santri dan dhuafa yang hadir mendapatkan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat Banten.
BERITA17/03/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Gelar Program BAZNAS Microfinance Masjid di Masjid Al-Ikhlas, Citra Maja Raya
BAZNAS Kabupaten Lebak Gelar Program BAZNAS Microfinance Masjid di Masjid Al-Ikhlas, Citra Maja Raya
Maja, 16 Maret 2025 – BAZNAS Kabupaten Lebak kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Kali ini, program tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, Citra Maja Raya, dengan melibatkan berbagai kalangan penerima manfaat dari beragam jenis usaha. BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan layanan keuangan mikro berbasis masjid yang bertujuan untuk mensyiarkan Gerakan Cinta Zakat melalui pembiayaan mikro yang berbasis masjid. Program ini juga mengoptimalkan fungsi masjid dalam kerangka pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi pembiayaan mikro dengan BAZNAS. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa program BMM diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan ekonomi jamaah, termasuk kesulitan dalam pekerjaan dan pengembangan usaha. “Kami ingin hadir di tengah umat sebagai upaya untuk menyelamatkan jamaah dari kesulitan ekonomi dan membantu mereka berkembang melalui pembiayaan berbasis masjid,” ujarnya. Dalam kegiatan ini, sebanyak 70 penerima manfaat mendapatkan akses pembiayaan mikro yang berbasis syariah, serta pendampingan usaha guna meningkatkan kapasitas ekonomi mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya koperasi syariah berbasis masjid sebagai pusat pengembangan potensi ekonomi umat. Salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas adanya program ini. “Alhamdulillah, dengan adanya bantuan pembiayaan dari BAZNAS, saya bisa mengembangkan usaha saya tanpa harus bergantung pada pinjaman konvensional yang berbunga tinggi,” tuturnya. Dengan terus berkembangnya program BMM, BAZNAS Kabupaten Lebak berharap semakin banyak masjid yang dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat. Program ini tidak hanya membantu individu untuk mandiri secara finansial, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat kemaslahatan bagi jamaahnya. #GerakanCintaZakat #BAZNASMicrofinanceMasjid #PemberdayaanEkonomiUmat #BAZNASKabupatenLebak #CahayaZakat
BERITA16/03/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak Berikan Santunan dalam Tasyakuran Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030
BAZNAS Kabupaten Lebak Berikan Santunan dalam Tasyakuran Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030
Lebak, 3 Maret 2025 – Dalam rangka tasyakuran atas pelantikan Bupati Lebak, M. Hasbi Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, untuk periode 2025-2030, Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar acara syukuran dan buka puasa bersama masyarakat Kabupaten Lebak. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta para pemangku kepentingan daerah. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak turut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan memberikan santunan secara simbolis kepada beberapa kelompok penerima manfaat. Santunan tersebut meliputi santunan untuk guru ngaji, Santunan untuk guru madrasah, santunan untuk marbot masjid, santunan untuk pemandi jenazah, santunan pendidikan bagi pelajar, dan santunan untuk santri tahfidz Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bagian dari program kepedulian terhadap masyarakat yang berperan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Lebak. “Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengabdikan diri kepada umat dan masyarakat,” ujarnya. Acara tasyakuran dan buka puasa bersama ini menjadi momentum kebersamaan antara pemimpin daerah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lebak yang lebih maju dan sejahtera. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program-program kesejahteraan sosial semakin berkembang demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
BERITA03/03/2025 | Mumu Nazmudin
Semarak Pawai Tarhib Ramadan 1446 H di Kabupaten Lebak: Kolaborasi Pemda, BAZNAS, dan Berbagai Organisasi Sambut Bulan Suci
Semarak Pawai Tarhib Ramadan 1446 H di Kabupaten Lebak: Kolaborasi Pemda, BAZNAS, dan Berbagai Organisasi Sambut Bulan Suci
Rangkasbitung, 27 Februari 2025 – Ribuan masyarakat dari berbagai elemen turut serta dalam Pawai Tarhib Ramadan 1446 H, sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Lebak, serta didukung oleh berbagai organisasi Islam. Acara ini berlangsung meriah, menjadi ajang syiar Islam sekaligus refleksi persiapan menyambut bulan suci dengan penuh keimanan dan kebersamaan. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Budi Santoso, AP., M.Si., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kegembiraan dalam menyambut Ramadan, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama. "Pawai ini merupakan bagian dari dakwah dan syiar Islam, yang mengajak kita semua untuk menyambut Ramadan dengan penuh semangat, meningkatkan ibadah, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya zakat serta sedekah," ujar Budi Santoso dalam pidatonya. Pawai ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala OPD se-Kabupaten Lebak, Kepala SLTA/SMK, SLTP di sekitar Kota Rangkasbitung, alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan majelis taklim. Selain itu, acara ini juga diikuti oleh santri, pelajar, mahasiswa, komunitas Islam, serta masyarakat umum dengan jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang. Sepanjang rute, peserta berjalan kaki dengan membawa berbagai atribut bertema Ramadan seperti spanduk, bendera, alat musik Islami, serta kipas promosi. Lantunan shalawat, takbir, dan dzikir menggema, menciptakan suasana religius yang penuh semangat. Sebagai bagian dari kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lebak turut membagikan sedekah air sebanyak 1.000 botol air minum dari para donatur, jadwal imsakiyah kepada peserta pawai. Pawai Tarhib ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemda Lebak, Pemuda & Remaja Masjid Agung Al-A’raaf (Permasi Al-A’raaf), serta berbagai komunitas Islam lainnya. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun suasana religius yang kondusif serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan umat Islam semakin siap menyambut Ramadan dengan penuh keimanan dan ketakwaan, serta menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA27/02/2025 | Mumu Nazmudin
Rapat Koordinasi UPZ BAZNAS Kabupaten Lebak: Optimalisasi Peran dan Kinerja dalam Pengelolaan ZIS dan DSKL
Rapat Koordinasi UPZ BAZNAS Kabupaten Lebak: Optimalisasi Peran dan Kinerja dalam Pengelolaan ZIS dan DSKL
Lebak, 25 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Aula Multatuli Setda Kabupaten Lebak. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas serta optimalisasi peran dan kinerja UPZ dalam pengumpulan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua dan pengurus BAZNAS Kabupaten Lebak, perwakilan UPZ dari berbagai sektor, serta para amil yang berperan dalam pengelolaan zakat di wilayah Kabupaten Lebak. Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Kabupaten Lebak, H. Amir Hamzah, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan kelembagaan UPZ. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak menegaskan pentingnya peran UPZ dalam mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian zakat. “Zakat memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan UPZ dapat bekerja lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar H. Amir Hamzah. Selain itu, dalam acara ini turut hadir Direktur Bagian Pengumpulan Badan BAZNAS RI, Bapak Ust. Faisal Qosim, Lc., CFR, yang menjadi pembicara utama dan mengisi materi kepada para UPZ undangan yang hadir. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan zakat serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS dan DSKL. Rapat Koordinasi ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran dan Kinerja UPZ dalam Melakukan Pengumpulan ZIS dan DSKL” yang mencerminkan komitmen untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. Dalam forum ini, dibahas berbagai strategi untuk memperkuat mekanisme kerja UPZ sesuai dengan Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 serta inovasi dalam pengelolaan zakat untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan ini BAZNAS Kabupaten Lebak memberikan penghargaan kepada beberapa UPZ dengan kinerja terbaik dalam pengumpulan zakat dan infak diantaranya: UPZ Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak – Pengumpulan Zakat Tertinggi Kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) UPZ RSUD dr. Adjidarmo – Pengumpulan Infak Tertinggi Kategori UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD) UPZ SETDA Kabupaten Lebak – Pengumpulan Tertinggi dalam Program Jum’at SERIUS (Seribu untuk Anak Stunting) di Lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) UPZ Kecamatan Bayah – Pengumpulan Zakat Tertinggi Kategori UPZ Kecamatan UPZ Kecamatan Curugbitung – Pengumpulan Infak Tertinggi Kategori UPZ Kecamatan UPZ Kecamatan Rangkasbitung – Pengumpulan Tertinggi dalam Program Jum’at SERIUS (Seribu untuk Anak Stunting) di Lingkungan Kecamatan UPZ Masjid Jami' Nurul Mizan – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dengan Pelaporan Non-Neraca Tertinggi Selain penghargaan kepada UPZ terbaik, dalam RAKOR ini juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para mustahik penerima manfaat dari berbagai program BAZNAS Kabupaten Lebak, diantaranya Bantuan Program Kesehatan (Lebak Sehat), Bantuan Program Pendidikan (Lebak Cerdas), Bantuan Sarana Keagamaan (Lebak Religius), Bantuan Modal Usaha (Lebak Sejahtera), dan Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (Lebak Peduli). Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, S.Sos., dalam sambutan dan laporannya menyampaikan bahwa melalui forum ini, BAZNAS Kabupaten Lebak ingin memastikan bahwa setiap UPZ mampu menjalankan fungsinya secara optimal. “Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” ungkapnya. Selain membahas optimalisasi kinerja UPZ, RAKOR ini juga menjadi ajang evaluasi serta penguatan struktur kelembagaan UPZ agar semakin profesional dan terpercaya. Para peserta juga mendapatkan pemaparan terkait mekanisme tata kerja UPZ serta berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan dana zakat. Dengan terselenggaranya Rapat Koordinasi ini, diharapkan seluruh UPZ di Kabupaten Lebak dapat semakin solid dalam menjalankan tugasnya, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, serta semakin berkontribusi dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA25/02/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS Kabupaten Lebak dan DKM Masjid Agung Al-A'raaf Rangkasbitung Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid Sambut Ramadan 1446 H
BAZNAS Kabupaten Lebak dan DKM Masjid Agung Al-A'raaf Rangkasbitung Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid Sambut Ramadan 1446 H
Rangkasbitung, 14 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-A’raaf Rangkasbitung menggelar aksi bersih-bersih masjid pada Jumat pagi (14/2). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah bagi jamaah. Sejumlah relawan dan pengurus masjid turut serta dalam aksi ini, membersihkan area dalam dan luar masjid, termasuk ruang shalat utama, halaman, serta tempat wudhu. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan kenyamanan bagi jamaah yang akan beribadah, terutama saat Ramadan nanti. Kami berharap aksi bersih-bersih ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid lainnya untuk melakukan hal serupa,” ujar perwakilan BAZNAS Kabupaten Lebak. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara BAZNAS, pengurus masjid, dan masyarakat sekitar. Diharapkan, inisiatif ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi agenda rutin untuk menjaga kebersihan masjid sepanjang tahun.
BERITA15/02/2025 | Mumu Nazmudin
BAZNAS LEBAK GELAR DOA DAN TASYAKURAN HUT KE-17, TEGASKAN KOMITMEN DALAM PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
BAZNAS LEBAK GELAR DOA DAN TASYAKURAN HUT KE-17, TEGASKAN KOMITMEN DALAM PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Lebak, 17 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar acara doa dan tasyakuran dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-17. Acara yang diselenggarakan di Aula Baznas Lebak ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus Baznas, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama, serta mitra-mitra strategis. Momentum ini dijadikan sebagai ajang refleksi atas perjalanan Baznas Lebak dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat. Ketua Baznas Lebak: Zakat Harus Dikelola dengan Amanah dan Profesional Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. "Alhamdulillah, hari ini kita memperingati 17 tahun perjalanan Baznas Lebak dalam melayani umat. Ini adalah momen bagi kita semua untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan meningkatkan dedikasi dalam mengelola zakat agar semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan bahwa dana yang dihimpun benar-benar sampai kepada yang berhak menerima," ujarnya. Lebih lanjut, KH. Wawan Gunawan juga menyoroti peran strategis Baznas dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam mengatasi berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. "Baznas bukan hanya sekadar lembaga penyalur zakat, tetapi juga mitra pemerintah dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Kami terus berusaha untuk membangun sinergi dengan Pemkab Lebak, instansi terkait, serta masyarakat agar semakin banyak program-program yang dapat dijalankan demi kesejahteraan umat," tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa selama 17 tahun terakhir, Baznas Lebak telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mustahik, mulai dari santunan anak yatim, bantuan beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif. "Kami ingin zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga mustahik bisa berdaya dan mandiri. Ke depan, kami akan terus mengembangkan program-program inovatif yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menciptakan solusi jangka panjang bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya. Kabag Kesra: Baznas Menjadi Pilar Kesejahteraan Masyarakat Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Lebak, Dr. Iyan Fitriyana, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap peran Baznas yang semakin berkembang dan berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Baznas telah menjadi pilar penting dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak. "Peran Baznas sangat strategis dalam mendukung program pemerintah daerah. Kami sangat mengapresiasi bagaimana Baznas telah bekerja keras selama ini dalam membantu masyarakat prasejahtera, baik melalui bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi. Ini menunjukkan bahwa zakat benar-benar bisa menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan sosial," ungkapnya. Dr. Iyan Fitriyana juga menekankan bahwa kolaborasi antara Baznas dan Pemkab Lebak akan terus diperkuat untuk menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks, termasuk dalam menangani masalah stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem. "Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani berbagai permasalahan sosial. Oleh karena itu, kami sangat berharap agar Baznas terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat," lanjutnya. Selain itu, ia juga mendorong agar Baznas terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. "Kepercayaan umat adalah hal yang utama. Masyarakat akan semakin yakin menyalurkan zakatnya melalui Baznas jika melihat adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, kami berharap agar Baznas Lebak terus memperbaiki sistem pelaporan dan meningkatkan profesionalisme dalam tata kelola dana zakat," tuturnya. Momentum Syukur dan Doa Bersama Acara tasyakuran ini juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama sebagai bentuk ungkapan syukur atas perjalanan panjang Baznas Lebak dalam melayani masyarakat. Doa bersama ini sekaligus menjadi momen untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah ke depan. Selain itu, acara ini menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komitmen bersama antara Baznas, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Baznas Lebak berharap, di usia ke-17 ini, lembaga tersebut semakin tumbuh dan berkembang dalam menjalankan amanah umat serta terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lebak.
BERITA17/01/2025 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK  GELAR ISBAT PENETAPAN BESARAN ZAKAT FITRAH TAHUN 2025
BAZNAS LEBAK GELAR ISBAT PENETAPAN BESARAN ZAKAT FITRAH TAHUN 2025
Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menetapkan nominal zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 2025. Penetapan ini dilakukan melalui Sidang Isbat Penetapan Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah yang diselenggarakan di Aula Baznas Kabupaten Lebak. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH.Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui kajian menyeluruh dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak dan Kementerian Agama (Kemenag) Lebak. “Setelah mempertimbangkan harga bahan pokok dan masukan dari berbagai pihak, kami sepakat untuk menetapkan zakat fitrah sebesar Rp40.000 per jiwa dan fidyah sebesar Rp50.000 per hari. Penetapan ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dan memberikan manfaat bagi para penerima zakat,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa zakat fitrah dapat dibayarkan baik dalam bentuk uang tunai maupun beras. Jika dibayarkan dengan beras, takarannya adalah 2,5 kilogram atau 3,5 liter, sesuai syariat Islam. “Kami juga mengimbau masyarakat agar membayar zakat tepat waktu, sehingga dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerimanya sebelum hari raya Idul Fitri. Kami percaya, dengan zakat yang dikelola secara baik, akan tercipta kesejahteraan yang merata di masyarakat,” lanjutnya. Mengacu pada harga beras di Kabupaten Lebak, yang rata-rata Rp12.500 per kilogram, nominal Rp40.000 dianggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat. KH. Wawan Gunawan menekankan bahwa besaran zakat fitrah tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2024, yang juga ditetapkan sebesar Rp40.000 per jiwa. Pada tahun 2023, nominal zakat fitrah masih Rp35.000. “Penetapan ini mempertimbangkan stabilitas harga beras. Kami berharap masyarakat dapat segera melaksanakan kewajiban zakat fitrah,” tegas Wawan. Adapun fidyah, yang diwajibkan bagi individu yang tidak mampu menjalankan puasa karena alasan tertentu, ditetapkan sebesar Rp50.000 per hari. Nominal ini didasarkan pada harga rata-rata makanan siap santap di wilayah Kabupaten Lebak. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Lebak, Iyan Fitriyana, mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengedarkan Surat Edaran Bupati terkait penetapan ini.“Keputusan ini bukan hanya sebagai bentuk kewajiban agama, tetapi juga sebagai langkah memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam membantu sesama, khususnya mereka yang kurang mampu. Kami berharap dengan adanya surat edaran nanti, pelaksanaan zakat fitrah bisa lebih terarah dan merata,” ujar Iyan. Ia juga menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebak diharapkan menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban zakat melalui Baznas Lebak. “Dengan peran ASN sebagai contoh, kami optimistis penghimpunan zakat fitrah tahun ini bisa lebih maksimal, sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tutup Iyan.
BERITA15/01/2025 | Ichsanudin
PIMPINAN BAZNAS LEBAK HADIRI LAUNCHING PROGRAM PEMBINAAN MUALLAF BADUY DENGAN DUKUNGAN DA'I DAN PENERIMA MANFAAT DI LEUWIDAMAR
PIMPINAN BAZNAS LEBAK HADIRI LAUNCHING PROGRAM PEMBINAAN MUALLAF BADUY DENGAN DUKUNGAN DA'I DAN PENERIMA MANFAAT DI LEUWIDAMAR
LEBAK, Senin 30 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten meluncurkan program Pembinaan Muallaf Baduy dengan tema "Membangun Keimanan dan Kemandirian Muallaf" di dua lokasi, yakni Kampung Margaluyu, Desa Leuwidamar, dan Kampung Cempaka, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar. Program ini menjangkau 120 penerima manfaat (PM), terdiri dari 90 orang di Kampung Margaluyu dan 30 orang di Kampung Cempaka. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Baznas se-Provinsi Banten, Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Camat Leuwidamar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Leuwidamar, Kantor Urusan Agama (KUA) Leuwidamar, aparatur Desa Leuwidamar, dan perwakilan Pondok Pesantren Al-Washliyah. Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Sarjaya, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif Baznas Lebak dalam melaksanakan program ini. “Pembinaan muallaf adalah bagian penting dari tugas kita sebagai umat Islam untuk menjaga dan membimbing mereka yang baru memeluk Islam. Baznas di seluruh Provinsi Banten mendukung penuh langkah ini, dan kami berharap program seperti ini dapat menjadi percontohan di daerah lainnya,” ujar Ketua Baznas Provinsi Banten. Ia juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan misi Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh iman para muallaf. “Kita tidak hanya bicara soal pembinaan spiritual, tetapi juga soal bagaimana kita membantu mereka menjadi mandiri secara sosial dan ekonomi. Sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dan komunitas adalah kunci keberhasilan program ini,” tegasnya. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Lebak Adjibulwatoni juga menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan. “Ini adalah langkah awal yang besar untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam tidak hanya mendapatkan pembinaan spiritual, tetapi juga pendampingan untuk membangun kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan,” ungkapnya. Dalam pelaksanaan program ini, Baznas Lebak melibatkan empat da'i atau pendamping yang akan bertugas membimbing para muallaf secara langsung. Para da'i ini akan memberikan kajian keislaman, pendampingan ibadah, serta pembinaan nilai-nilai kehidupan Islami yang relevan dengan kearifan lokal masyarakat Baduy. Kementerian Agama Kabupaten Lebak abdul basit, yang juga hadir dalam acara ini, memberikan apresiasi atas inisiatif Baznas Lebak dalam melibatkan berbagai elemen masyarakat dan institusi. “Pendampingan ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada saudara-saudara kita yang memilih jalan Islam. Dukungan ini harus kita sinergikan demi hasil yang maksimal,” ujar perwakilan dari Kemenag Lebak. Camat Leuwidamar juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini, menyatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan pembinaan. “Kami mengapresiasi kehadiran Baznas, Kemenag, dan para da'i. Semoga ini menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat muallaf di wilayah Leuwidamar,” katanya. Sebagai bagian dari program ini, Baznas Lebak juga akan mengintegrasikan pendampingan spiritual dengan program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan muallaf. Dengan begitu, muallaf tidak hanya mendapatkan bimbingan keagamaan tetapi juga keterampilan dan dukungan ekonomi yang dapat membantu mereka menjadi mandiri. Peluncuran program ini menandai komitmen Baznas Lebak dan para mitra dalam memberikan perhatian khusus kepada muallaf, khususnya di wilayah adat Baduy, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat di Kabupaten Lebak.
BERITA30/12/2024 | Ichsanudin
KOLABORASI KEBAIKAN BAZNAS LEBAK DAN TANGSEL DISTRIBUSIKAN PAKET LOGISTIK DAN SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN DI KECAMATAN CILOGRANG
KOLABORASI KEBAIKAN BAZNAS LEBAK DAN TANGSEL DISTRIBUSIKAN PAKET LOGISTIK DAN SALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN DI KECAMATAN CILOGRANG
LEBAK, Ahad 29 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak melaksanakan program distribusi paket logistik kepada masyarakat prasejahtera di Kecamatan Cilograng. Program ini juga melibatkan kerja sama dengan Baznas Kota Tangerang Selatan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah tersebut. Distribusi paket logistik difokuskan pada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Cilograng. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan perlengkapan kebersihan, yang disalurkan secara langsung melalui koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan relawan. Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Lebak menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Baznas untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Cilograng mendapatkan bantuan yang layak. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami,” ungkapnya. Selain distribusi logistik, Baznas Kabupaten Lebak bersama Baznas Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam yang baru-baru ini terjadi di wilayah Cilograng. Bantuan ini mencakup kebutuhan darurat seperti makanan siap saji, air bersih, dan perlengkapan lain yang diperlukan. Ketua Baznas Kota Tangerang Selatan memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Baznas Kabupaten Lebak. “Kami sangat bersyukur dapat bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Lebak dalam menyalurkan bantuan ini. Sinergi antar-Baznas sangat penting agar bantuan bisa sampai tepat waktu dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ketua Baznas Kota Tangerang Selatan. Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipupuk. “Bencana alam adalah ujian bersama. Dengan saling mendukung, kita bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi mereka yang terdampak,” tambahnya. Salah satu penerima manfaat, seorang warga Cilograng, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami di tengah kesulitan. Terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang peduli,” katanya. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah setempat, yang mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat di Kecamatan Cilograng. “Kami sangat mengapresiasi kerja nyata Baznas Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ujar perwakilan pemerintah kecamatan. Baznas Kabupaten Lebak berharap program ini dapat terus dijalankan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah-wilayah terdampak bencana.
BERITA29/12/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK GELAR MADRASAH TANGGAP BENCANA DI MAN 1 LEBAK
BAZNAS LEBAK GELAR MADRASAH TANGGAP BENCANA DI MAN 1 LEBAK
Lebak, 24 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Madrasah Aman Tanggap Bencana (MANTAB) di MAN 1 Lebak pada 24 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan madrasah dalam menghadapi risiko bencana melalui pelatihan dan sosialisasi. Acara yang berlangsung di aula MAN 1 Lebak tersebut dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari guru, staf, dan perwakilan siswa. Kegiatan ini dibuka dengan serangkaian sambutan dari tokoh-tokoh penting, yakni Ketua Komite Madrasah, Kepala Tata Usaha, dan Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Lebak. Dalam sambutannya, Ucu Juhroni, M.Pd, selaku Ketua Komite Madrasah, menyampaikan pentingnya membekali seluruh elemen madrasah dengan pengetahuan tentang tanggap bencana. “Madrasah tidak hanya tempat belajar, tetapi juga harus menjadi tempat yang aman bagi semua. Kesiapsiagaan dan pengetahuan mengenai tanggap bencana sangat diperlukan,” katanya. Hal ini diperkuat oleh sambutan Ahmad Buhari, Kepala Tata Usaha MAN 1 Lebak, yang menekankan bahwa pelatihan ini adalah langkah penting untuk membangun budaya siaga di lingkungan pendidikan. Acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Lebak, yang menekankan pentingnya peran madrasah sebagai pusat edukasi kesiapsiagaan bencana. “Melalui program MANTAB ini, kami berharap madrasah bisa menjadi teladan dalam penerapan langkah-langkah tanggap bencana, sekaligus menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap risiko bencana,” ujarnya. Pemateri yang Kompeten Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri ahli yang membahas berbagai topik penting: Dr. Nurul Huda Ma'arif, MA Kebijakan BTB (Bencana Tanggap Bencana): Pemateri memaparkan kebijakan terkini terkait program tanggap bencana yang diterapkan di lembaga pendidikan. Peran dan Tantangan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Filantropi: Diskusi ini menyoroti bagaimana organisasi filantropi, seperti Baznas, dapat berkontribusi dalam pengurangan risiko bencana, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Hady Priatna, S.M Membentuk Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBB): Pemateri memberikan panduan tentang cara membentuk dan mengorganisir tim tanggap darurat di madrasah. Kajian Risiko Bencana: Peserta diajak untuk menganalisis potensi risiko bencana di lingkungan madrasah mereka dan menyusun strategi mitigasi. Selain pemateri, kegiatan ini juga melibatkan Ujang Wira Atmaja, Kepala Perpustakaan MAN 1 Lebak sekaligus pegiat literasi, yang turut mendorong literasi bencana di kalangan siswa melalui bahan bacaan terkait mitigasi bencana. Antusiasme Peserta Salah satu peserta, guru senior MAN 1 Lebak, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman konkret tentang langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi bencana,” ungkapnya. Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan simulasi tanggap darurat sederhana, yang melibatkan semua peserta. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat diaplikasikan di madrasah untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siaga bencana.
BERITA24/12/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK DAN BAZNAS RI SALURKAN PAKET LOGISTIK KELUARGA DI KECAMATAN KALANGANYAR
BAZNAS LEBAK DAN BAZNAS RI SALURKAN PAKET LOGISTIK KELUARGA DI KECAMATAN KALANGANYAR
Lebak, 13 Desember 2024 – Melanjutkan program sosialnya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak bersama Baznas RI kembali mendistribusikan 96 paket logistik keluarga kepada masyarakat prasejahtera di Kecamatan Kalanganyar. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan konsumen Alfamidi melalui program sedekah uang kembalian saat berbelanja. Acara yang berlangsung di Aula Kecamatan Kalanganyar ini dihadiri oleh para penerima manfaat, perangkat kecamatan, dan tokoh masyarakat setempat. Paket logistik yang dibagikan terdiri dari bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang dirancang untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan gunawan, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas kontribusi konsumen Alfamidi yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan program ini. “Sedekah ini berasal dari uang kembalian konsumen Alfamidi yang menyisihkan sebagian kecil uangnya. Ketika dikumpulkan, sedekah kecil ini mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat. Ini adalah contoh nyata bagaimana gotong royong bisa membantu sesama,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari peran Baznas sebagai lembaga yang bertugas mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan transparansi dan akuntabilitas. “Kami memastikan setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan,” jelasnya. Camat Kalanganyar, Bayu Herdiana, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Baznas dan semua pihak yang terlibat. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Sebanyak 96 keluarga di Kecamatan Kalanganyar merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, terutama menjelang akhir tahun di mana kebutuhan hidup sering meningkat,” katanya. Salah satu penerima manfaat, Ibu Suryati, menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada Baznas, Alfamidi, dan semua yang telah peduli kepada kami,” ujarnya dengan penuh haru. Program distribusi paket logistik keluarga ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berbagi. Ketua Baznas RI, dalam sambutannya melalui video conference, menegaskan bahwa program ini akan terus diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Baznas Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan semangat gotong royong, zakat dan sedekah diyakini dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
BERITA13/12/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK DAN BAZNAS RI SALURKAN PAKET LOGISTIK KELUARGA DI KECAMATAN CIJAKU
BAZNAS LEBAK DAN BAZNAS RI SALURKAN PAKET LOGISTIK KELUARGA DI KECAMATAN CIJAKU
Lebak, 12 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak berkolaborasi dengan Baznas RI mendistribusikan paket logistik keluarga kepada masyarakat prasejahtera. Paket-paket tersebut merupakan hasil dari program sedekah konsumen Alfamidi, yang bertujuan membantu keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Cijaku. Acara penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Kecamatan Cijaku dengan suasana penuh antusias. Sebanyak ratusan paket logistik, yang berisi bahan makanan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, disalurkan langsung kepada penerima manfaat. Ketua Baznas Kabupaten Lebak, KH. Wawan gunawan, S.Sos , mengungkapkan rasa terima kasih kepada para donatur, khususnya konsumen Alfamidi, yang telah berpartisipasi dalam program sedekah ini. Ia menjelaskan bahwa sedekah ini berasal dari uang kembalian yang biasanya ditawarkan kepada konsumen ketika berbelanja di Alfamidi. “Program ini merupakan bentuk sedekah kecil yang berdampak besar. Konsumen Alfamidi memiliki kesempatan untuk menyumbangkan uang kembalian mereka saat berbelanja, dan hasilnya kami salurkan dalam bentuk paket logistik keluarga. Kami sangat mengapresiasi kepedulian ini karena benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan paket sembako yan diberikan sebanyak 119 kepada penerima manfaat,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh Camat Cijaku, H. Cece Saputra, yang turut hadir dalam acara tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Baznas RI dan Baznas Lebak. Program ini sangat membantu masyarakat kami, terutama menjelang akhir tahun di mana kebutuhan rumah tangga sering meningkat,” kata Mulyadi. Salah satu penerima manfaat, Ibu Nurhayati, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang peduli kepada masyarakat kecil seperti kami,” ungkapnya. Kegiatan distribusi paket logistik ini diharapkan menjadi langkah awal untuk program-program serupa yang lebih luas cakupannya. Ketua Baznas RI, dalam sambutannya melalui video conference, menekankan pentingnya gotong royong untuk mengatasi masalah sosial di Indonesia. Baznas Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya memberdayakan masyarakat kurang mampu dan memastikan bantuan tepat sasaran.
BERITA12/12/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK GELAR ACARA KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA, HADIRKAN PEGGY MELATI SUKMA
BAZNAS LEBAK GELAR ACARA KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA, HADIRKAN PEGGY MELATI SUKMA
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak mengadakan acara penggalangan donasi untuk Palestina dengan tema "Selalu Ada Cinta untuk Palestina" pada Sabtu 7 Desember 2024. Acara ini menghadirkan Peggy Melati Sukma sebagai penceramah yang membawakan kajian Islam, serta orasi kemanusiaan dari organisasi masyarakat, termasuk Fatayat NU dan elemen lain yang mendukung gerakan solidaritas untuk Palestina. Bertempat di Mesjid Agung Al-A’raaf Lebak, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk tokoh agama, komunitas ormas, pelajar, dan masyarakat umum. Peggy Melati Sukma dalam kajian Islamnya mengangkat tema kepedulian sebagai bagian dari iman. “Membantu saudara kita di Palestina adalah bagian dari implementasi cinta dan kasih sayang yang diajarkan oleh Islam. Ini bukan hanya tentang donasi, tetapi juga tentang memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya. Orasi kemanusiaan oleh Fatayat NU dan organisasi lainnya mengangkat isu pentingnya solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi berbagai tekanan. Dalam pidato mereka, disampaikan bagaimana kondisi sulit rakyat Palestina membutuhkan dukungan dari masyarakat internasional, termasuk dari Indonesia. Selain itu, acara ini juga diisi dengan muhasabah dan doa bersama yang dipimpin oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak Kh. Asep Saefullah. Para peserta diajak merenung dan berdoa untuk perdamaian serta perlindungan bagi rakyat Palestina, menciptakan suasana haru dan kekhusyukan di tengah acara. Ketua Baznas Kabupaten Lebak Kh. Wawan Gunawan menyampaikan bahwa acara ini adalah bentuk nyata kepedulian masyarakat Kabupaten Lebak terhadap krisis yang dialami rakyat Palestina. “Baznas Lebak terus berupaya menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat yang ingin berbagi dan mereka yang membutuhkan. Dengan acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa kita tidak pernah melupakan saudara-saudara kita di Palestina. Ini adalah wujud cinta yang kita hadirkan dalam bentuk nyata,” ujarnya. Lebih lanjut, Kh. Wawan Gunawan menambahkan, “Kami bersyukur atas tingginya partisipasi masyarakat Lebak dalam kegiatan ini. Donasi yang terkumpul akan kami salurkan melalui lembaga resmi yang terpercaya untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan di Palestina. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan mampu menciptakan perubahan besar.” Puncak acara ditutup dengan sesi penggalangan donasi yang mendapat respons luar biasa dari peserta. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan pendidikan bagi masyarakat Palestina yang tengah berjuang dalam kondisi sulit. Baznas Kabupaten Lebak berharap acara ini tidak hanya menjadi wadah berbagi, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA09/12/2024 | Ichsanudin
PEMDA LEBAK GELAR TABLIG AKBAR PERINGATI HUT KE-196, BAZNAS LEBAK KUMPULKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR
PEMDA LEBAK GELAR TABLIG AKBAR PERINGATI HUT KE-196, BAZNAS LEBAK KUMPULKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR
Lebak – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak ke-196, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak menggelar Tablig Akbar yang berlangsung meriah pada Ahad 8 Desember 2024. Acara yang menghadirkan Ustadz Adi Hidayat ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak. Tablig Akbar yang digelar di Masjid Agung Al-A'raf, Rangkasbitung, ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Lebak. Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memperkuat solidaritas sosial sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Lebak. “Momen ini bukan hanya untuk memperingati hari jadi Kabupaten Lebak, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan diri dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Mari kita manfaatkan peringatan ini sebagai pengingat untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama,” ujar Ustadz Adi Hidayat. Di sela acara, Baznas Kabupaten Lebak turut menunjukkan aksi nyata melalui penyerahan donasi bagi korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Bantuan ini berupa kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, dan dukungan finansial untuk membantu meringankan beban para korban. Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH. Wawan gunawan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Baznas terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Dalam semangat HUT Kabupaten Lebak ke-196, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan,” ungkap Ketua Baznas. Di tempat yang sama Kabag Kesra Lebak H. Iyan Fitriyana, mengapresiasi langkah Baznas dan seluruh pihak yang terlibat dalam acara ini. “Kegiatan Tablig Akbar ini adalah wujud syukur kita sebagai masyarakat Lebak, sekaligus pengingat untuk terus mempererat solidaritas sosial. kita juga mengapresiasi Baznas atas kontribusinya yang konsisten dalam membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana,” ujarnya. Donasi yang disalurkan Baznas Kabupaten Lebak merupakan hasil pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Baznas berharap aksi ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan dan membantu mereka yang membutuhkan.
BERITA09/12/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK IKUTI RAPAT HARMONISASI DAN KOORDINASI PENDISTRIBUSIAN & PENDAYAGUNAAN BAZNAS SE-PROVINSI BANTEN 2024
BAZNAS LEBAK IKUTI RAPAT HARMONISASI DAN KOORDINASI PENDISTRIBUSIAN & PENDAYAGUNAAN BAZNAS SE-PROVINSI BANTEN 2024
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak berpartisipasi dalam rapat harmonisasi dan koordinasi pendistribusian serta pendayagunaan zakat tahun 2024 bersama Baznas se-Provinsi Banten. Acara yang digelar di Provinsi Banten ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja antar daerah agar pendistribusian zakat dapat lebih efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis, seperti pengelolaan database mustahik, sinkronisasi data dengan pemerintah daerah melalui Bappeda, dan penguatan kolaborasi untuk menanggulangi tantangan sosial, termasuk stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem. Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Lebak Dr. Nurul Huda Marif, MA menekankan pentingnya pengelolaan data yang valid dan terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas pendistribusian zakat. “Baznas Lebak saat ini tengah fokus memperbarui database mustahik yang akurat dan terkini. Data ini nantinya akan disinkronkan dengan pemerintah daerah melalui Bappeda agar program zakat yang kami jalankan dapat selaras dengan prioritas pembangunan di Kabupaten Lebak,” ujarnya. Selain sinkronisasi data, rapat ini juga membahas langkah-langkah strategis untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting, mengendalikan inflasi, dan menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Baznas Lebak berkomitmen untuk menjalankan program-program pendayagunaan zakat yang mendukung tiga agenda prioritas tersebut, seperti bantuan gizi bagi anak-anak, program pemberdayaan ekonomi, serta bantuan pangan untuk masyarakat kurang mampu. Dalam kesempatan ini, Baznas Lebak juga memaparkan program kolaborasi khusus dengan komunitas mualaf Baduy. Program ini mencakup pembinaan spiritual, dukungan ekonomi, serta bantuan kebutuhan dasar untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan para mualaf. “Komunitas mualaf Baduy adalah bagian penting dari masyarakat Lebak yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang menyeluruh, baik secara spiritual maupun material,” tambah Ketua Baznas Lebak. Rapat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk pentingnya kolaborasi lintas instansi dan penguatan sinergi antar Baznas di seluruh Provinsi Banten. Semua pihak sepakat bahwa pendekatan terpadu, berbasis data, dan melibatkan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam pendistribusian serta pendayagunaan zakat. Baznas Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dan menjalankan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak. Dengan langkah ini, Baznas berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung target pembangunan daerah dan nasional.
BERITA29/11/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK IKUTI RAPAT KOORDINASI HARI JADI KABUPATEN LEBAK KE-195, BAHAS AGENDA KEAGAMAAN.
BAZNAS LEBAK IKUTI RAPAT KOORDINASI HARI JADI KABUPATEN LEBAK KE-195, BAHAS AGENDA KEAGAMAAN.
Lebak – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-195, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Jadi Kabupaten Lebak. Rapat ini berlangsung di Ruang Asisten Daerah (Asda) 1 Kantor Sekretariat Daerah dan dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra). Rapat ini bertujuan untuk membahas persiapan sejumlah agenda keagamaan yang akan digelar dalam rangkaian peringatan hari jadi, di antaranya istigasah, doa bersama, khataman Al-Qur'an, dan tabligh akbar. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana spiritual untuk memohon keberkahan dan kelancaran bagi Kabupaten Lebak serta wujud syukur atas perjalanan panjang daerah ini. Dalam rapat ini turut hadir berbagai pihak terkait, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Remaja Masjid Agung Al-A’raf Rangkasbitung, komunitas One Day One Juz (ODOJ), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kabag Kesra Dr. Iyan Fitriayana dalam arahannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk menyukseskan acara keagamaan ini. “Kegiatan istigasah, doa bersama, khataman Al-Qur'an, dan tabligh akbar ini tidak hanya menjadi rangkaian seremonial, tetapi juga upaya spiritual untuk menghadirkan keberkahan bagi Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, partisipasi aktif semua pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya. Staf Baznas Kabupaten Lebak Ichsanudin yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan komitmen Baznas untuk mendukung penuh agenda keagamaan dalam peringatan hari jadi ini. “Kami siap berkontribusi, baik secara teknis maupun materi, untuk menyukseskan kegiatan ini. Hari Jadi Kabupaten Lebak adalah momen penting, dan melalui kegiatan keagamaan ini, kita dapat memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ujar Ichsan. Perwakilan dari MUI Kabupaten Lebak H. Eri Rachmat juga mengapresiasi inisiatif panitia dalam memasukkan agenda keagamaan ke dalam peringatan hari jadi. “Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan identitas Kabupaten Lebak sebagai daerah yang religius, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan ukhuwah islamiyah di kalangan masyarakat,” katanya. Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa keputusan teknis terkait pelaksanaan kegiatan, termasuk lokasi, waktu, dan pembagian tugas masing-masing pihak. Semua peserta rapat sepakat bahwa agenda keagamaan ini harus melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan kebersamaan dan memperkuat rasa syukur atas keberadaan Kabupaten Lebak. Baznas Lebak, bersama dengan MUI, Kemenag, Satpol PP, dan komunitas lainnya, berkomitmen untuk memastikan acara berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi dan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Lebak di masa mendatang.
BERITA29/11/2024 | Ichsanudin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lebak.

Lihat Daftar Rekening →