Berita Terbaru
BAZNAS LEBAK SALURKAN BANTUAN DALAM PERINGATAN HARI GURU NASIONAL DI KECAMATAN CIBEBER
Lebak – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menyalurkan sejumlah bantuan di Kecamatan Cibeber. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Cibeber, Wakil Ketua K3S Kecamatan Cibeber, dan Ketua PGRI Kecamatan Cibeber.
Bantuan yang diberikan terdiri atas santunan untuk 132 anak yatim piatu, apresiasi bagi 6 Guru Tidak Tetap (GTT), serta apresiasi untuk 4 penjaga sekolah tingkat sekolah dasar. Program ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada para pejuang pendidikan dan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH Wawan Guanwan, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan kepada para pahlawan pendidikan serta komitmen Baznas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. “Hari Guru Nasional adalah momentum yang tepat untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik dan petugas yang selama ini berkontribusi besar dalam dunia pendidikan. Selain itu, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu agar mereka merasa diperhatikan dan didukung,” ujarnya.
Camat Cibeber Haerudin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada Baznas atas program ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Baznas yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di Kecamatan Cibeber. Bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara material, tetapi juga memberikan motivasi kepada para guru dan petugas sekolah untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa,” kata Camat Cibeber.
Juhendi, Wakil Ketua K3S Kecamatan Cibeber, juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Baznas. Menurutnya, program seperti ini sangat penting untuk mengapresiasi dedikasi guru, khususnya Guru Tidak Tetap yang selama ini berjuang dalam keterbatasan. “Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa kontribusi mereka diakui. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.
Wakil Ketua PGRI Kecamatan Cibeber, Arif Nur Zaenal Arifin, menambahkan bahwa Hari Guru Nasional seharusnya menjadi momen refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Kami sangat mendukung langkah Baznas yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada para guru dan penjaga sekolah. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami semua untuk terus mengabdi dengan sepenuh hati,” katanya.
Salah satu penerima apresiasi, seorang Guru Tidak Tetap, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. “Saya merasa sangat terharu atas apresiasi ini. Bantuan ini bukan hanya tentang materi, tetapi juga pengakuan atas perjuangan kami sebagai pendidik. Terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang telah memberikan perhatian,” ungkapnya.
Dengan adanya program ini, Baznas Kabupaten Lebak berharap dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Acara ini juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial adalah kunci dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
BERITA29/11/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK BERKOLABORASI GELAR SIDANG ISBAT NIKAH TERPADU BERSAMA PENGADILAN AGAMA, KEMENAG, KUA, DAN PEMDA DI KECAMATAN BAYAH
Lebak – Dalam upaya memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri yang belum memiliki akta nikah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Lebak, Kementerian Agama (Kemenag), Kantor Urusan Agama (KUA), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Bayah dan diikuti oleh puluhan pasangan dari berbagai kalangan masyarakat.
Sidang Isbat Nikah Terpadu ini merupakan kolaborasi lintas lembaga untuk membantu masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu, yang menikah secara agama tetapi belum tercatat secara resmi di negara. Melalui program ini, pasangan tidak hanya mendapatkan akta nikah, tetapi juga dokumen kependudukan lainnya, seperti Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran anak, yang diterbitkan langsung oleh Disdukcapil.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH Wawan gunawan, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. “Program Sidang Isbat Nikah Terpadu ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga hukum dan administrasi. Dengan adanya akta nikah, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan sosial dan administratif lainnya yang menjadi hak mereka,” ujarnya.
Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Lebak juga mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam kegiatan ini. Menurutnya, sidang isbat nikah terpadu ini memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi masyarakat yang selama ini terkendala dalam proses legalisasi pernikahan. “Kami sangat mendukung program ini karena memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antar lembaga, proses administrasi dapat dilakukan secara terpadu dan lebih efisien,” jelasnya.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lebak melalui perwakilan KUA Kecamatan Bayah menegaskan pentingnya program ini untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan pentingnya legalitas hukum dalam pernikahan. “Isbat nikah ini tidak hanya memberikan manfaat administratif tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi upaya Baznas dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program ini,” katanya.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lebak, yang turut terlibat, memfasilitasi penerbitan dokumen kependudukan secara langsung dalam program ini. Kepala Disdukcapil menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini sangat efektif untuk mempercepat proses pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Salah satu pasangan peserta, Pak Ahmad dan Bu Nur, mengungkapkan kebahagiaannya setelah mengikuti sidang isbat nikah terpadu. “Kami sudah lama menikah secara agama, tetapi belum punya dokumen resmi. Dengan program ini, kami akhirnya mendapatkan akta nikah dan dokumen keluarga lainnya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar Pak Ahmad dengan haru.
Baznas Lebak bersama Pengadilan Agama, Kemenag, KUA, dan Pemda Lebak berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di kecamatan lainnya di Kabupaten Lebak. Dengan kolaborasi terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kepastian hukum dan meningkatkan kesadaran pentingnya legalitas pernikahan.
BERITA25/11/2024 | Ichsanudin
BAZNAS LEBAK DISTRIBUSIKAN BANTUAN UNTUK GURU YANG VIRAL JATUH SAAT HUJAN DI CIDIKIT
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak memberikan bantuan kepada seorang guru yang sempat viral di media sosial karena terjatuh di jalan licin akibat hujan deras di Desa Cidikit, Kecamatan Bayah. Bantuan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial Baznas terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama para pahlawan tanpa tanda jasa seperti guru.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Lebak bersama Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bayah, dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan santunan pendidikan kepada dewan guru di Aula kecamatan Bayah, Kamis 21 November 2024.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak Kh. Wawan gunawan, menyampaikan bahwa ini merupakan bagian dari komitmen Baznas untuk memberikan perhatian lebih kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami merasa prihatin atas insiden yang menimpa saudara kita, seorang guru yang telah mengabdikan dirinya untuk pendidikan. Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami untuk sedikit meringankan beban beliau, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya,” ujar Ketua Baznas.
Ia juga menambahkan bahwa guru memiliki peran penting dalam membangun generasi penerus bangsa. “Mereka yang mengabdi di pelosok sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti akses jalan yang sulit. Kami berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan infrastruktur dan keselamatan guru-guru di daerah terpencil,” imbuhnya.
Ketua UPZ Kecamatan Bayah Ust. Rofaudin yang turut menyerahkan bantuan, mengapresiasi langkah cepat Baznas dalam merespons kejadian ini. “Kami di UPZ Kecamatan Bayah merasa bersyukur bisa bekerja sama dengan Baznas dalam membantu masyarakat, terutama guru yang menjadi pilar pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi beliau untuk terus menjalankan tugas mulianya,” ujar Ketua UPZ.
Sementara itu, Ira Sitihumairoh yang menerima bantuan, seorang guru honorer, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Baznas dan UPZ atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kejadian kemarin memang sangat berat, tetapi dukungan dari berbagai pihak membuat saya merasa tidak sendiri. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengajar dan mengabdi untuk anak-anak di desa ini,” ungkapnya.
Insiden yang menimpa guru tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, terlihat bagaimana kondisi jalan yang licin dan berlumpur menyulitkan aktivitas warga, termasuk guru yang harus melewati jalan tersebut setiap hari untuk menuju sekolah.
Baznas Lebak berharap kejadian ini tidak hanya menjadi momentum untuk membantu korban, tetapi juga menginspirasi berbagai pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi guru di daerah terpencil. Selain itu, mereka juga mendorong agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama mencari solusi terhadap permasalahan infrastruktur yang sering kali menjadi hambatan utama di wilayah pelosok.
BERITA25/11/2024 | Ichsanudin
BAZNAS KABUPATEN LEBAK HADIRI RAKORDA BAZNAS DAN LAZ SE-PROVINSI BANTEN 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Provinsi Banten tahun 2024 yang berlangsung pada Senin – Rabu 11 -13 November 2024. Kegiatan ini digelar di Hotel Jayakarta anyer. dengan tujuan menyinergikan program, strategi, dan kebijakan pengelolaan zakat guna memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat di seluruh wilayah Banten.
Rakorda ini dihadiri oleh para pimpinan BAZNAS dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, perwakilan LAZ, serta sejumlah pemangku kepentingan. Acara ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama, akademisi, serta praktisi zakat, yang memberikan pandangan strategis terkait pengelolaan zakat di era digital dan tantangan sosial ekonomi masa kini.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan menyampaikan bahwa forum ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi dan misi pengelolaan zakat di seluruh Banten. “Rakorda adalah wadah kolaborasi, tempat kita merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengelola potensi zakat yang sangat besar di wilayah Banten khususnya Kabupaten Lebak. Dengan pengelolaan yang profesional, zakat bisa menjadi instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mustahik,” jelasnya.
Sementara itu, Rakorda juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi oleh BAZNAS dan LAZ yang hadir, antara lain kurangnya pemahaman sebagian masyarakat tentang kewajiban zakat, serta perlunya inovasi teknologi untuk mempermudah akses pembayaran zakat. Untuk mengatasi hal ini, peserta Rakorda sepakat untuk mengintensifkan kampanye literasi zakat di berbagai platform, termasuk memanfaatkan media sosial dan aplikasi digital.
Selain membahas isu teknis, Rakorda juga menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Salah satu langkah konkret yang disepakati adalah penguatan sistem pelaporan berbasis teknologi yang memungkinkan transparansi kepada publik.
Rakorda 2024 ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antar BAZNAS dan LAZ se-Banten. Komitmen ini berisi dukungan penuh terhadap visi bersama untuk menjadikan Provinsi Banten sebagai pusat pengelolaan zakat yang modern, inovatif, dan berdampak signifikan bagi pengentasan kemiskinan.
BAZNAS Kabupaten Lebak berharap hasil dari Rakorda ini dapat diimplementasikan dengan optimal di daerah, sehingga cita-cita menjadikan zakat sebagai solusi strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi dapat terwujud. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, pengelolaan zakat di Provinsi Banten diharapkan dapat menjadi percontohan nasional.
Isi Risalah
Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA)
BAZNAS dan LAZ se-Provinsi Banten Tahun 2024
1. Terus menerus memperkuat literasi dan edukasi kelembagaan BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural (LPNS) serta mewujudkan terintegrasinya BAZNAS dan LAZ se-Provinsi Banten dengan seluruh stakeholder pendukung ekosistem pengelolaan zakat;
2. Menyepakati secara terus menerus untuk memperkuat peran dan fungsi BAZNAS dan LAZ melalui empat pilar penguatan:
a) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen Pengelolaan Zakat di Provinsi Banten;
b) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Pelaksana;
c) Penguatan Infrastruktur dan Transformasi Digital; dan
d) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat.
3. Meningkatkan keikutsertaan dan partisipasi aktif BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota serta LAZ dalam perencanaan pembangunan daerah khususnya pada agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan;
4. Menguatkan penataan prosedur standar layanan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) baik BAZNAS maupun LAZ se-Provinsi Banten untuk pengelolaan zakat yang semakin profesional dan terstandar;
5. Menyepakati target total pengumpulan ZIS-DSKL BAZNAS se-Provinsi Banten tahun 2025 target on balance sheet sebesar Rp. 152.117.064.671,- dan target off balance sheet Rp. 779.083.556.083,-
6. Menyepakati target total pengumpulan ZIS-DSKL LAZ di wilayah Provinsi Banten tahun 2025 sebesar Rp. 90.344.841.532,-
7. Menyepakati target Penerima Manfaat dana ZIS-DSKL tahun 2025 sebanyak 2.091.246 jiwa, serta target pengentasan kemiskinan di Provinsi Banten sebanyak 16.566 jiwa pada tahun 2025;
8. Menyepakati penguatan pengumpulan dengan Pelatihan Amil Fundraising Bersama antara BAZNAS Provinsi Banten, BAZNAS Kab/Kota dan LAZ se-Provinsi Banten;
9. Dalam upaya kolaborasi, koordinasi dan pengendalian zakat di Provinsi Banten, agar LAZ se-Provinsi Banten memberikan tembusan Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT) ke BAZNAS Provinsi Banten;
10. Menyampaikan laporan kinerja pengelolaan zakat bulanan dan triwulan dalam Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) secara kontinyu dan konsisten;
11. Komitmen menjaga dan meningkatkan reputasi Lembaga Pengelola Zakat di Provinsi Banten dengan menerapkan prinsip Aman Syar’’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
BERITA21/11/2024 | Ichsanudin
DUKUNG PENGELOLAAN ZAKAT, 30 MASJID DAN MUSHOLA DI WANASALAM DIRESMIKAN SEBAGAI UPZ OLEH BAZNAS LEBAK
LEBAK – Sebanyak 30 masjid dan mushola di Kecamatan Wanasalam secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lebak. Penyerahan SK tersebut berlangsung dalam acara yang digelar di Kantor MUI Kecamatan Wanasalam, pada Rabu 13 November 2024.
Acara ini dihadiri oleh Camat Wanasalam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wanasalam, Ketua Unit Pengumpul Zakat Kecamatan Wanasalam, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah Kecamatan Wanasalam.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan gunawan, menyampaikan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap zakat. "Dengan adanya UPZ di masjid dan mushola, kami berharap pengumpulan zakat, infak, dan sedekah menjadi lebih terorganisir dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi mustahik, khususnya di Kecamatan Wanasalam," ujarnya.
Pembentukan UPZ di masjid dan mushola ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. “Dengan adanya UPZ di setiap masjid dan mushola, diharapkan masyarakat lebih mudah menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. Selain itu, UPZ akan berperan aktif dalam pendistribusian zakat kepada mustahik di lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Proses pembentukan UPZ ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, hingga verifikasi calon unit. UPZ yang telah terbentuk akan bertugas mengelola zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat, serta memastikan penyalurannya sesuai dengan syariat Islam.
BAZNAS Lebak berharap, keberadaan UPZ di Kecamatan Wanasalam dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dan mengoptimalkan pengelolaan zakat di tingkat lokal. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak melalui pengelolaan zakat yang lebih profesional dan transparan. Ke depan, BAZNAS Lebak berencana membentuk lebih banyak UPZ di wilayah lain untuk memperluas layanan zakat hingga pelosok desa. Dengan semangat kolaborasi, pengelolaan zakat diharapkan menjadi solusi strategis untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Camat Wanasalam, Drs. H. Saepullah, MM, memberikan apresiasi terhadap inisiatif BAZNAS Lebak dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui zakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk keberhasilan program ini. "Program ini adalah wujud nyata kolaborasi yang sangat baik antara BAZNAS, pemerintah, dan masyarakat. Dengan adanya Unit Pengumpul Zakat di masjid dan mushola, kita tidak hanya memperkuat peran lembaga keagamaan, tetapi juga mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa keberadaan UPZ akan membantu memperluas jangkauan pengelolaan zakat di tingkat akar rumput. "Kita berharap keberadaan UPZ ini dapat menjadi katalisator dalam pengentasan kemiskinan. Zakat yang dikelola dengan baik akan menjadi sumber kekuatan ekonomi bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu," tambahnya.
Ia menekankan bahwa masjid dan mushola memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. "Kami akan terus mendorong agar masyarakat memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah, sehingga keberadaan UPZ ini dapat membawa manfaat yang nyata," tuturnya.
Ketua UPZ Kecamatan Wanasalam H. Abidin dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas penyerahan SK ini. Ia menegaskan bahwa UPZ Kecamatan Wanasalam siap mendukung pengelolaan zakat yang profesional dan amanah di tingkat masjid dan mushola. "Penyerahan SK ini adalah langkah awal yang sangat baik. Kami berkomitmen untuk mendampingi dan membina setiap UPZ agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan optimal. Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dikumpulkan benar-benar sampai kepada yang berhak dan dapat memberdayakan masyarakat secara luas," ujarnya.
Ia juga mengajak para pengurus masjid dan mushola untuk terus bersinergi dengan pihak kecamatan dan BAZNAS Lebak. "Semangat kebersamaan ini akan menjadi kekuatan kita untuk mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera melalui pengelolaan zakat yang baik," tambahnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog antara pengurus masjid dan mushola dengan pihak BAZNAS Kabupaten Lebak, yang membahas mekanisme pengelolaan zakat secara transparan dan akuntabel. Dengan terbentuknya 30 UPZ di masjid dan mushola tersebut, diharapkan pengumpulan zakat di Kecamatan Wanasalam dapat meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya akan membantu para mustahik, tetapi juga memperkuat peran zakat sebagai salah satu pilar pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lebak.
BERITA19/11/2024 | Ichsanudin
Kolaborasi Kebaikan Baznas Lebak Salurkan Paket Sembako
Lebak – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak kembali menunjukkan komitmennya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui program sosial. Kali ini, Baznas Lebak bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung untuk menyalurkan paket sembako kepada keluarga dari warga binaan yang kurang mampu. Kolaborasi ini berlangsung di Lapas Kelas III Rangkasbitung, di mana paket sembako disalurkan langsung kepada warga sekitar yang terdampak secara ekonomi, terutama akibat situasi pandemi yang berkepanjangan.
Program distribusi sembako ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Baznas dan Lapas Kelas III Rangkasbitung untuk memberikan kontribusi nyata dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, termasuk beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya yang dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH.Wawan gunawan, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Lapas ini merupakan salah satu bentuk kepedulian antarinstansi yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. “Bantuan sembako ini adalah wujud nyata dari tanggung jawab sosial Baznas, terutama dalam mendukung program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu. Kami berharap bahwa bantuan ini dapat menjadi solusi sementara bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi," ujar Ketua Baznas Lebak.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan Lapas Kelas III Rangkasbitung mencerminkan sinergi positif antara lembaga pemerintah dalam menjalankan misi kemanusiaan. "Tidak hanya sebatas pada pemberian bantuan, kami juga ingin menggugah semangat kepedulian antarinstansi dan antarwarga agar bersama-sama menghadapi tantangan yang ada," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung Muhammad Khapi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Baznas Lebak. “Kami sangat menyambut baik program ini, karena turut melibatkan Lapas dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat. Ini juga menjadi momen yang baik bagi kami untuk meningkatkan pembinaan sosial bagi warga binaan,” katanya.
Lebih lanjut, Kepala Lapas juga menjelaskan bahwa program ini melibatkan partisipasi aktif warga binaan dalam proses persiapan paket sembako, yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian. "Melalui kegiatan ini, warga binaan kami diberi kesempatan untuk ikut terlibat dalam kegiatan sosial, sehingga mereka dapat merasakan dampak positif dari berbagi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya membantu sesama. Ini adalah proses pembelajaran yang sangat berarti bagi mereka,” jelasnya.
Pada pelaksanaan bakti sosial ini juga Lapas kelas III Rangkasbitung bersama Bank BRI dan Puskesmas Rangkasbitung, selain pemberian Sembako ada juga cek kesehatan kepada keluarga warga binaan sekitar ada 50 orang yang mengikuti kegiatan baksos ini.
Dengan adanya distribusi sembako ini, diharapkan bahwa kegiatan serupa akan terus berlanjut ke depannya. Baznas dan Lapas Kelas III Rangkasbitung berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.
Program ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas lembaga memiliki dampak positif yang besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah, sinergi seperti ini diharapkan dapat terus terjalin dan berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat dari program-program kemanusiaan dan pemberdayaan.
BERITA11/11/2024 | Ichsanudin
*Dua Majid Diresmikan sebagai Titik Baznas Microfinance Masjid*
Lebak, Kamis -BAZNAS Kabupaten Lebak bersama Baznas RI kembali menorehkan langkah penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui peluncuran program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Program ini resmi diluncurkan pada hari Kamis, 29 Agustus 2024, di dua masjid besar, yakni Masjid al Ikhlas Citra Maja Raya Kecamatan Maja Lebak dan Masjid Darul Barokah Baros Lebak.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Prof. Dr. H. Zainulbahar Nur (Pimpinan Baznas RI), Prof. Dr. H. Sibly Sarjaya (Ketua Baznas Propinsi Banten), dan Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan.
Selain itu, hadir juga Kabag Kesra Setda Kab. Lebak Dr. H. Iyan Fitriyana, camat, kades dan tokoh masyarakat.
Peluncuran program BAZNAS Microfinance Masjid ini bertujuan untuk memberikan akses permodalan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro yang berada di sekitar masjid atau jamaah masjid. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberdayakan masyarakat agar dapat mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Di Masjid Al Ikhlas Citra Maja Raya, Zainulbahar Nur, dalam sambutannya menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengembalikan peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat.
"Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat kita membangun ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri," ujarnya.
Sementara itu, Prof. Sibly Sarjaya menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dengan masjid-masjid di seluruh Indonesia dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat.
Beliau berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan di masjid-masjid lain di Banten dan seluruh Indonesia.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak juga menyampaikan harapannya agar program BAZNAS Microfinance Masjid ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lebak.
"Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat sekitar masjid untuk bangkit secara ekonomi dan menjadi lebih mandiri," tuturnya.
Peluncuran program ini disambut antusias oleh jamaah dan masyarakat setempat. Diharapkan dengan adanya program BAZNAS Microfinance Masjid, masjid-masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan umat di sekitarnya.
Untuk diketahui, kabupaten Lebak mendapat dua titik BMM. Setiap titik ada 50 mustahik yang diberikan permodalan usaha. Dua titik totalnya berarti 100 mustahik. Semoga memberikan manfaat.
BERITA29/08/2024 | Tim media baznaslebak
BAZNAS Lebak Sosialisasi Zakat Penghasilan ke BPS Lebak
BAZNAS Kabupaten Lebak mengadakan sosialisasi zakat di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak, Senin, 26 Agustus 2024, pagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BPS Lebak Eka Yulyani, S.Si., M.Geog., Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, S.Sos., Wakil Ketua II BAZNAS H. Nurul H. Maarif, serta pelaksana bidang pengumpulan BAZNAS. Juga dihadiri staff BPS Lebak.
Dalam sambutannya, Kepala BPS Lebak menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BAZNAS dalam mengadakan sosialisasi zakat di lingkup instansi pemerintah. Beliau menegaskan pentingnya peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya juga menghimbau seluruh pegawai BPS untuk berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat profesi melalui BAZNAS,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menjelaskan bahwa zakat adalah instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, para muzaki dapat memastikan bahwa zakat mereka dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran,” katanya.
Wakil Ketua II BAZNAS Lebak juga menambahkan bahwa BAZNAS telah menyusun program-program pemberdayaan mustahik yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima zakat. Karena itu, sosialisasi ini juga menjadi momen penting untuk mengedukasi para pegawai BPS tentang tata cara menghitung zakat dan manfaat berzakat.
Pelaksana bidang pengumpulan BAZNAS turut memaparkan mekanisme pengumpulan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS, serta berbagai kemudahan yang ditawarkan untuk memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajiban zakatnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pegawai BPS Lebak semakin memahami pentingnya zakat dan berkomitmen untuk menunaikannya secara rutin, sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan instansi pemerintah di Kabupaten Lebak.[]
BERITA26/08/2024 | Tim Media Baznas
Hadiri Launching Rumah Tahfidz di Sobang, Ketua Baznas Beri Bantuan Modal Usaha
Sobang, 21 Agustus 2024 - Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, didampingi Wakil Ketua II, Dr. H. Nurul Maarif, M.A., dan beberapa staff, menghadiri Launching Program Tahfidz Quran di Pondok Pesantren Thoriqotul Jannah, Desa Majasari Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak, Rabu, 21 Agustus 2024.
Bertempat di pesantren asuhan K. Eman Awaluddin ini, tampak hadir juga Kepala Desa setempat, Aktivis Tanah Nurari Dede Lukman, para tokoh dan warga masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, menyampaikan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan lembaga-lembaga pendidikan dalam mendukung program keagamaan seperti Tahfidz Qur'an. Ia berharap program ini dapat mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang berkualitas, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan agama.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BAZNAS Kabupaten Lebak memberikan bantuan uang sebesar Rp. 5 juta untuk program pemberdayaan ikan lele di Pondok Pesantren Thoriqotul Jannah.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren serta mendukung keberlanjutan program Tahfidz Qur'an.
Ketua Baznas, dalam sambutannya, juga menekankan pentingnya zakat sebagai bentuk kontribusi umat Islam dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Ia juga menyanpaikan upaya BAZNAS dalam mendorong program pemberdayaan ekonomi di pesantren.
Di lain pihak dari tanah Nurani sebagai Mitra pendistribusian zakat Baznas Lebak Dede Lukman juga menyampaikan bahwa program ini bertujuan bukan hanya sekedar untuk menciptakan generasi muda yang mencintai dan mengamalkan Al-qur'an tetapi juga berharap dapat mencetak 1000 Tahfidz di kecamatan sobang.
Lukman juga menambahkan ini menjadi program yang sangat bagus terlebih didalam pelaksanaanya para santri yang belajar Al-qur'an , ini akan menjadi pelahala yang terus mengalir kepada para muzzaki yang menitipkan hartanya ke Baznas Lebak.
Acara diakhiri doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS kepada Pimpinan Pondok Pesantren Thoriqotul Jannah. Masyarakat yang turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
BERITA22/08/2024 | Tim Media Baznas
*Baznas Lebak Tandatangani MoU dan Sosialisasi Zakat Profesi di Pengadilan Agama Rangkasbitung*
Bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Agama Rangkas, Senin, 12 Agustus 2024, Pengadilan Agama Rangkasbitung dan Baznas Kab. Lebak bersepakat menjalin kerjasama dalam kegiatan pengumpulan dan pendistribusian zakat.
Kesepakayan ini diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Sosialisasi Sakat Profesi, yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, S.Sos, Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung Dr. Syaiful, S.Ag, MH, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lebak Dr. KH. Nurul Huda Maarif MA, staff Baznas dan pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Rangkasbitung.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan pentingnya memanfaatkan potensi zakat, terutama zakat profesi, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Beliau menggarisbawahi bahwa potensi zakat profesi dari para pegawai dan karyawan di lingkungan Pengadilan Agama dapat menjadi sumber dana yang signifikan untuk membantu mereka yang membutuhkan, sekaligus memberdayakan masyarakat.
Baznas Lebak juga menyerahkan SK UPZ Pengadilan Agama Rangkasbitung yang akan menjadi dasar legalitas kewenangan pengumpulan zakat di lingkungan pengadilan.
Ketua Pengadilan Agama Rangkasbitung dalam sambutannya menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memberikan payung hukum dan legalitas dalam pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Pengadilan Agama.
Merespon SK UPZ yang baru saya diserahkan, beliau menekankan bahwa Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Pengadilan Agama menjadi landasan yang kuat untuk melaksanakan pengumpulan dan penyaluran ZIS secara terstruktur dan akuntabel.
Dalam sosialisasinya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lebak menyatakan bahwa zakat profesi dapat dipahami melalui beberapa pendekatan. Salah satunya qiyas kepada zakat pertanian, sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Yusuf Qardhawi.
Beliau menjelaskan bahwa nishab zakat profesi setara dengan 524 kilogram beras, dan zakat ini dapat dibayarkan setiap kali gajian atau setelah menerima pendapatan. Pendekatan ini memberikan kemudahan bagi para profesional dalam menunaikan kewajiban zakatnya secara konsisten.
"Ada pendekatan emas dan pertanian. Kami di Baznas Lebak menggunakan pendekatan pertanian, menyesuaikan Surat Edaran Bupati Lebak No. 183/Kesra/V/2019, supaya ada kesesuaian dengan Pemda," jelasnya.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan pengumpulan dan penyaluran zakat di lingkungan Pengadilan Agama Rangkasbitung dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini menandai langkah awal dalam kolaborasi yang lebih erat antara BAZNAS dan Pengadilan Agama Rangkasbitung dalam pengelolaan zakat profesi, serta memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat.
Semoga Baznas Lebak bisa menjalin kerjasama serupa dengan lembaga-lembaga lainnya.
BERITA12/08/2024 | Sam
Penyaluran Paket Logistik Keluarga Zero Stunting di Kecamatan Maja.
Penyaluran Paket Logistik Keluarga Zero Stunting di Kecamatan Maja.
Pada hari Jum'at 9 Agustus2024, Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak menghadiri acara santunan bagi anak-anak stunting di Kecamatan Maja. Kegiatan ini kolaborasi antara Baznas Kabupaten Lebak, MUI Kab. Lebak dan Tim Percepatan Penanganan Stunting.
Dalam sambutannya, Camat Maja Edi Nurhedi menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah stunting.
Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang berfokus pada peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak.
Santunan yang diberikan berupa paket makanan bergizi kepada keluarga yang terdampak. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi kesehatan anak-anak di Kecamatan Maja dan menjadi langkah awal dalam upaya mengatasi stunting.
BERITA09/08/2024 | Sam
BAZNAS Kabupaten Lebak Silaturahmi ke Kepala Stasiun Kerata Api Rangkasbitung
Tanggal: 05 Agustus 2024
Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak
BAZNAS Kabupaten Lebak mengadakan kegiatan Silaturahmi ke Kepala Stasiun Kerata Api Rangkasbitung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dalam membantu sesama.
Kegiatan silaturahmi ini dihadiri Kepala Stasiun Kerata Api Rangkasbitung Bapak Joko dan jajaran. Dalam kegiatan ini, pihak baznas menjelaskan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.
"Kegiatan sosialisasi zakat ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat," ujar Bapak Agus Mutaqin.
BAZNAS Kabupaten Lebak berharap dengan adanya kegiatan silaturahmi ini, masyarakat semakin sadar dan aktif dalam menunaikan zakat, sehingga dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan.
BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berdonasi, sekecil apapun bantuan Anda sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang kesulitan," tambah Bapak Agus Mutaqin.
BAZNAS Kabupaten Lebak juga menyediakan berbagai kanal untuk berdonasi, termasuk transfer bank: BJB a.n Baznas Kab.Lebak:0131431295001, layanan digital:https://kablebak.baznas.go.id/bayarzakat, dan donasi langsung di kantor BAZNAS.
BERITA05/08/2024 | Sam
BAZNAS Kabupaten Lebak Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Curug Bitung.
Rangkasbitung, 2 Agustus 2024 BAZNAS Kabupaten Lebak menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana kebakaran di Kecamatan Curug Bitung dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Kepala Desa Cilayang, Bapak Ajis Akbar, serta Ketua RT setempat, Bapak Hoerudin.
Kebakaran hebat yang terjadi pada akhir Juli lalu telah menghancurkan rumah-rumah warga, meninggalkan mereka dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. BAZNAS Kabupaten Lebak merespon cepat dengan menyalurkan bantuan dana untuk meringankan beban para korban.
Kepala Desa Cilayang, Bapak Ajis Akbar, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas perhatian dan bantuan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lebak atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang berjuang memulihkan diri dari musibah kebakaran," ujarnya dengan penuh haru.
Bapak Hoerudin, Ketua RT setempat, juga mengungkapkan apresiasinya dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban. "Kami sangat menghargai bantuan ini dan berharap agar warga yang terdampak dapat segera bangkit. Kami juga mengajak masyarakat luas untuk turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan," katanya.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Lebak, Bapak Agus Mutaqin, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu hadir dalam setiap musibah yang menimpa masyarakat. "BAZNAS selalu berupaya memberikan bantuan secepat mungkin dalam situasi darurat. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan mereka," katanya.
Melihat kondisi para korban yang sangat membutuhkan bantuan, BAZNAS Kabupaten Lebak juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam meringankan beban para korban kebakaran di Kecamatan Curug Bitung. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berdonasi, sekecil apapun bantuan Anda sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang kesulitan," tambah Bapak Agus Mutaqin.
BAZNAS Kabupaten Lebak menyediakan berbagai kanal untuk berdonasi, termasuk transfer bank: BJB a.n Baznas Kab.Lebak:0131431295001, layanan digital:https://kablebak.baznas.go.id/bayarzakat, dan donasi langsung di kantor BAZNAS. Donasi Anda akan langsung disalurkan kepada para korban untuk membantu mereka memulai kembali kehidupan mereka yang lebih baik.
Mari kita bersama-sama membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi Anda adalah harapan bagi mereka untuk bangkit kembali.
Bersama BAZNAS, mari wujudkan kepedulian kita dan berikan bantuan nyata untuk mereka yang membutuhkan. Setiap kontribusi Anda sangat berarti.
BERITA02/08/2024 | Sam
Serah Terima SK UPZ Kemenag Kab Lebak
Tanggal: 30 Juli 2024
Hotel Bumi Katineung
Ketua Baznas Kab. Lebak - Kepala Kemenag Kab. Lebak
Legalitas Pengumpul Zakat.
Dalam rangka menambah wawasan pengetahuan tentang zakat dan wakaf Kemenag Lebak mengadakan kegiatan Literasi Zakat dan Wakaf.
Peserta terdiri dari para pegawai Kemenag Lebak.
Pada kegiatan itu pula dilakukan serah terima SK UPZ dari Baznas ke kemenag sebagai payung hukum dalam upaya pengumpulan dana zis di lingkungan kantor Kemenag.
BERITA30/07/2024 | Sam
Baznas kabupaten Lebak distribusikan Grobag Bubur kepada Mustahik.
Baznas kabupaten Lebak memberikan bantuan grobag Bubur kepada Mustahik ,pada Selasa (22/5/2024) Pagi.
H. Eri rahmat sebagai Wakil ketua III Baznas Kabupaten Lebak, memberikan langsung bantuan grobag kepada Mustahik yang berada di lingkungan pondok pesantren Al idrus, dan di dampingi oleh pimpinan pondok Kh. Ahmad hudori biasa di panggil abah udong.
" Alhamdulilah baznas lebak dapat membantu para UMKM atau para pedagang kecil yang berhak menerima zakat (Mustahik), melalui Abah udong kita mendapat informasi sehingga tanpa pikir panjang karena ada program nya prihal ekonomi dan ini juga bagus kita ACC untuk dibelikan grobag bubur.
H. Eri juga menambahkan program ini sebagian dari ikhtiar baznas lebak dalam mensejahterakan masyarakat melalui bantuan modal usaha dan bantuan grobag juga. Dulu sudah berjalan program ini tapi sempat terhenti tapi sekarang kita sedikit demi sedikit bisa menjalankan.
" kita bantu Rp. 3.000.000 dan Alhamdulilah bisa terbeli Grobog bubur, dan ini lumayan bagus mungkin karena abah udong kali yah yang nyari hehe "
Dalam kesempatan yang sama Kh. Ahmad Hudori juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada baznas lebak yang telah membantu saudara Enung ini, kita hanya sebagai perantara saja dari Baznas. Tapi ini sangat bagus program nya harus dilanjutkan kembali.
Apa lagi sekarang kan banyak UMKM yang jatuh bangun mengembangkan usaha nya tapi masih memiliki Keterbatasan.
Penerima manfaat ( Mustahik ) yaitu Enung juga menyampaikan terimakasih kepada baznas, Alhamdulilah semoga bermanfaat bantuan nya, terimakasih juga kepada Abah udong yang sudah menyambungkan ke baznas.
BERITA22/05/2024 | Ichsanudin

BAZNAS Lebak gelar RAKORDA
Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten menggelar Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2024 yang digelar di Aula Multatul Pemerintah Kabupaten Lebak, Kamis 29 Februari 2024.
Pelaksanaan Rakorda dihadiri 200 peserta peserta dan tamu undangan dari seluruh Kabupaten Lebak. Selain itu hadir juga unsur pejabat Pemkab Lebak pada Rakorda Baznas Lebak.
Kegiatan hari ini kita melakukan rapat koordinasi daerah (Rakorda) Kabupaten Lebak, dalam rangka evaluasi dan merencanakan kinerja kita ke depan,” kata KH. Wawan Gunawan.
Disampaikan KH. Wawan, Rakorda sekaligus menyampaikan evaluasi Baznas Lebak yang telah dilakukan pada tahun 2023. Sehingga dengan adanya Rakorda tersebut bisa melihat perkembangan zakat di Lebak.
“Jadi untuk melihat dan mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan zakat di Kabupaten Lebak. Selanjutnya kita merencana untuk di tahun 2024,” ujarnya.
“Sebagaimana diketahui tahun 2023, target pengumpulan itu 6,5 milyar. Alhamdulillah kita secara maksimal berusaha kita mengumpulkan 5,7 milyar,” tambah KH. Wawan.
Diketahui potensi zakat di Kabupaten Lebak mencapai 534,36 milyar. Pelaksanaan Rakorda juga merupakan salah satu bentuk upaya optimalisasi pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) kepada Unitz Pengelola Zakat (UPZ) yang ada di setiap kecamatan di Lebak.
“Kita menyelenggarakan Rakorda dalam rangka memberikan semangat kepada para UPZ, karena menjadi tangan kita dengan adanya UPZ itu,” tutur Wawan.
Diharapkan, KH. Wawan semoga untuk pelaksanaan optimalisasi pengelolaan ZIS di Kabupaten Lebak dapat berjalan dengan baik dan maksimal.
“Semoga pengumpulan kita maksimal, Insya Allah kita akan lebih di maksimalkan lagi. Memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
BERITA01/03/2024 | Iksanudin

Baznas Lebak Tetapkan besaran zakat Fitrah 1445 H
Badan amil zakat nasional Kabupaten Lebak telah menetapkan nominal zakat fitrah dalam beras sebanyak 2,5 kg atau 3,5 liter hal itu dikatakan ketua baznas Lebak KH. Wawan Gunawan usai menggelar rapat koordinasi Penentuan nilai zakat fitrah 1445 H bersama instansi pemerintah yang menjelaskan penetapan zakat fitrah dalam bentuk beras karena di Kabupaten Lebak makanan pokok masyarakatnya berupa beras maka dari itu dari hasil rapat menentukan nilai zakat fitrah 1445 H dengan beras sebanyak 2,5 kg atau 3,5 liter Selain itu baznas bersama instansi terkait telah melakukan survei harga beras di pasar dengan berbagai jenis beras saat ini tercatat harga beras di pasar bervariasi ada yang harganya Rp16.000 Rp15.000, Rp12.000 Sedangkan untuk harga dari disperindag per 29 Januari 2004 yakni beras KW1 rp14.400 per kg KW 2 rp13 400 per kg dan kw 3 Rp13.000 per kg Berdasarkan hasil rapat bersama tadi akhirnya kita ambil harga beras yang Tengah yakni senilai rp14.400 kata Wawan Gunawan ia menerangkan untuk membayar zakat fitrah menggunakan uang tunai berada di angka Rp40.000 Sedangkan untuk pembayaran Fidyah senilai Rp50.000 itu untuk menggunakan uang kalau beras tadi harus menggunakan beras yang biasa dikonsumsi masyarakat khawatir Kalau yang di bawah rekomendasi atau yang murah jadi tidak bisa dimakan ujarnya Wawan juga memaparkan memang terdapat kenaikan nominal pembayaran zakat fitrah dan fidyah yang sebelumnya berada di angka Rp35.000 untuk Fitrah dan Rp45.000 untuk Fidyah namun bagi masyarakat yang biasa mengkonsumsi beras di bawah rekomendasi penetapan zakat tersebut dapat menunaikan zakat fitrah dengan menggunakan beras yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang menjelaskan pihaknya bersama tim pengumpul di masing-masing kecamatan akan mengupayakan untuk menerima pembayaran zakat baik melalui kantor Baznas Lebak maupun masing-masing Unit Pengumpul Zakat di Kecamatan untuk mengumpulkan bisa dimulai sejak awal Ramadan dan baznas menerima hingga 2 hari sebelum lebaran yang diterima baznas akan disalurkan sepenuhnya dan nanti akan kita Perlihatkan jumlah penerimaan karena agar transparan sementara itu kepala bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) membenarkan jika zakat fitrah yang disepakati dalam bentuk beras sebanyak 2,5 kg atau 3,5 liter Jika diuangkan untuk zakat fitrah sebesar Rp40.000.
BERITA02/02/2024 | Media Baznas Lebak

Membasuh Luka Palestina bersama 1000 anak PAUD dan TK
Baznas Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Solidaritas Anak Indonesia Membasuh Luka Palestina bersama 1000 anak PAUD dan TK, di Masjid Agung Al A’raaf Lebak, Kamis (7/12/2023).
Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH. Wawan Gunawan, mengatakan kegiatan hari ini adalah sebagai bentuk kepedulian masyarakat lebak terhadap saudara kita di Palestina.
Acara ini terselenggara atas kolaborasi dengan HIMPAUDI dan IGTKI untuk menghadirkan anak anak dari berbagai kecamatan,
acara ini juga di dimeriahkan dengan hadirnya pendongeng nasional Kak Nunu,
Dari penggalangan donasi tersebut terkumpul sebesar Rp.16.964.500,yang akan di salurkan untuk warga palestina.
Semoga Allah membalas segala kebaikan kita semuanya, dan semoga kegiatan positif ini memotivasi kita Semuanya untuk terus berbuat baik.
BERITA08/12/2023 | Media Baznas Lebak

Baznas Lebak Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh, Puluhan Sepeda dan Alat-alat Elektronik*
Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Badan Amil Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar Jalan Sehat Berkah, Rabu 19 Juli 2023.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Lebak Dr. Hj Iti Octavia Jayabaya S.E., M.M. dan diikuti oleh ribuan santri dan masyarakat Lebak. Tampak hadir juga Sekda Lebak, Kepala-kepala Dinas, dll.
Dalam sambutannya, Bupati berharap kegiatan ini menjadi budaya yang baik dalam memperingati Tahun Baru Islam. Ia juga mengatakan, bahwa peringatan ini sebagai refleksi untuk melakukan perubahan pada diri sendiri dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Lebak.
"Ini sebagai perwujudan bahwa umat Islam mencintai bangsa dan mari berlomba dalam kebaikan membangun Kabupaten Lebak," katanya.
Asda I sebagai Ketua PHBI Kabupaten Lebak, Al Kadri menyampaikan, bahwa sebelum kegiatan ini juga telah dilaksanakan doa akhir tahun dan awal tahun bertempat di Masjid Agung Al A'raf.
"Kegiatan ia seperti ini sangat baik dilakukan dan sebagai bahan evaluasi diri dan mengajak untuk dapat meningkatkan kualitas amal ibadah di tahun baru Islam," ujarnya.
KH. Wawawan Gunawan, selalu Ketua Baznas menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam merupakan momentum yang spesial bagi umat muslim di seluruh dunia.
"Muharram adalah awal dimulainya Tahun Baru Islam tepatnya 1445 H," katanya.
KH. Wawan menambahkan, banyak keutamaan dan keistimewaan di bulan Muharram, seperti puasa Tasu’a, Puasa Asyura’ hingga amal ibadah lainnya yang bernilai pahala berlipat ganda karena Muharram adalah syahrullah atau bulannya Allah.
"Tujuan dari acara ini karenanya adalah meningkatkan ukhuwah islamiah antar sesama muslim, menjadi sumber motivasi agar selalu memegang teguh tali agama Allah dan dapat membentengi diri dengan keimanan dan ketakwaan, juga menguatkan pemahaman dan pengetahuan tentang urgensi muhasabah diri. Dan ini menjadi sarana syiar Islam dalam rangka mengenalkan bulan Muharram serta keutamaannya," imbuhnya.
Pada kegiatan Jalan Sehat Berkah ini, kepesertaan tediri dari siswa-siswi sekolah, santri pondok pesantren, ASN Dinas dan instansi yang ada di pemerintahan Kabupaten Lebak, serta masyarakat umum, yang jumlahnya tak kurang 5000.
Selain jalan sehat, kegiatan ini juga diisi santunan untuk 200 anak yatim.
"Dana untuk anak yatim berasal dari sedekah voucher senilai Rp. 20 ribu," pungkasnya.
Dan yang menarik, kegiatan ini disempurnakan oleh pengundian doorprize berupa 1 paket umroh dan 25 sepeda atas kebaikan Bapak H. Mulyadi Jayabaya, kulkas, dan mesin cuci dari Gapensi, dan banyak lagi dari sponsor lainnya.
"Untuk itu, kami sampaikan terima kasih kepada para donatur serta sponsorship yang sudah membantu mensukseskan acara ini dengan harapan mampu menjadi perantara syiar Islam demi meraih keutamaan bulan yang mulia ini," kata Kiai Wawan menyampaikan syukurnya.[san]
BERITA19/07/2023 | Iksan

Tingkatkan Pengumpulan, Baznas Lebak Gelar Rakor Perzona
Baznas Kabupaten Lebak menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan, yang bertempat di Aula Kecamatan Warunggunung Lebak, Selasa, 13 Juni 2023 pagi.
Rakor ini dihadiri oleh Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Lebak KH. Didin Abdulatif, tokoh Masyarakat Kec. Warunggunung dan Ketua UPZ Kecamatan Warunggunung.
Dalam arahannya, KH. Didin Abdulatif menyampaikan bahwa dalam rangka membangkitkan semangat gerakan zakat di tingkat UPZ, maka perlu diadakan Rakor ini.
“Untuk mengoptimalkan pengumpulan yang ada di Baznas Kabupaten Lebak, maka perlu penguatan dari bawah melalui Unit pengumpul Zakat (UPZ),” katanya.
KH. Didin menambahkan, pelaksanaan di kecamatan ini merupakan Rakor perdana oleh Baznas Keb. Lebak dan Kecamatan Warunggunung bertindak sebagai tuan rumah.
“Semua ada 9 zona. Rakor perdana ini kita sebut sebagai Zona I. Untuk kepesertaan terdiri dari UPZ Kec. Warunggunung, UPZ Kec. Rangkasbitung, UPZ Kec. Kalanganyar, UPZ Kec. Cikulur dan UPZ Kec. Cibadak,” jelasnya.
Tujuan Rapat Koordinasi ini untuk menguatkan kinerja UPZ, terutama di bidang pengumpulan. “Harapannya agar UPZ, khususnya ditingkat kecamatan lebih maksimal lagi dalam hal pengumpulan dana-dana zakat dar para muzakki yang ada di lingkungan kecamatan,” ucapnya.
Hal senada disampaikan oleh Camat Kec. Warunggunung, Apip Saepudin, sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakor.
“Kami sangat bangga ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksana, karena Baznas ini salah satu lembaga pemerintah non-struktural yang banyak membantu masyarakat kelas bawah yang ada di kabupaten Lebak," jelasnya.
BAZNAS bersama Pemerintah bertanggungjawab mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas.
“Semoga kegiatan Rakor ini dapat menghasilkan trobosan baru untuk Baznas Lebak dan para UPZ dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan,” ucapnya.[UD]
BERITA14/06/2023 | Tim Media Baznaslebak

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lebak.
Lihat Daftar Rekening →